Netanyahu Sebut Keluarganya Pahlawan Gegara Tunda Pesta Nikah, Rakyat Israel Murka

Bernadette Sariyem | Suara.com

Sabtu, 21 Juni 2025 | 17:47 WIB
Netanyahu Sebut Keluarganya Pahlawan Gegara Tunda Pesta Nikah, Rakyat Israel Murka
PM Israel Benjamin Netanyahu disumpahi warganya sendiri, karena bilang keluarganya sudah banyak berkorban, termasuk menunda pesta mewah pernikahan anaknya. [X]

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disumpahi warganya sendiri, dan menjadi tertawaan karena narsistik, menganggap dirinya dan keluarganya pahlawan.

Dalam salah satu wawancara ketika melihat daerah-daerah yang dibombardir, Netanyahu mengklaim keluarganya sudah banyak berkorban untuk keselamatan masyarakat ketika digempur Iran.

Salah satu pengorbanan terbesar keluarganya adalah terpaksa menunda menggelar pesta pernikahan mewah putranya, Avner Netanyahu.

Klaim yang dimaksudkan untuk meraih simpati ini justru meledak di wajahnya.

Kontan saja pernyataan publik Netanyahu itu memicu badai cemoohan dan menelanjangi sifat narsistiknya yang tak terbatas.

Pernyataan tersebut dilontarkan Netanyahu kepada wartawan saat meninjau daerah Rumah Sakit Soroka.

Berdiri dengan khidmat di depan Soroka Medical Center—rumah sakit yang baru saja rusak oleh serangan rudal Iran—Netanyahu mencoba tampil sebagai pemimpin perang yang tegar.

Tanpa tedeng aling-aling, ia menyamakan krisis Israel saat ini dengan pengeboman London pada Perang Dunia II.

"Ini mengingatkan saya pada orang Inggris selama Blitz. Kita sedang mengalami Blitz," katanya, mencoba membajak sejarah untuk agenda pribadinya.

Blitz sendiri merujuk pada serangan kilat (blitzkrieg) NAZI Jerman yang membombardir Inggris saat Perang Dunia II.

Namun, puncak omongannya yang menjadi olok-olok adalah ketika ia menjadikan keluarganya sebagai contoh pahlawan.

Ia menunjuk penundaan pernikahan putranya sebagai bukti "pengorbanan pribadi" yang luar biasa.

"Kita masing-masing menanggung biaya pribadi, dan keluarga saya tidak terkecuali," ujarnya.

Netanyahu bahkan tak lupa menyebut istrinya, Sara Netanyahu, sebagai "pahlawan" karena harus menanggung kekecewaan atas penundaan pesta tersebut.

Tamparan Keras dari Keluarga Korban

Komentar absurd Netanyahu, yang disampaikan di lokasi penderitaan nyata, langsung disambut cemoohan.

Bagi rakyat yang benar-benar berkorban, klaim Netanyahu adalah sebuah lelucon pahit.

Anat Angrest, yang putranya telah disandera Hamas di Gaza selama ratusan hari, memberikan respons yang menusuk jantung.

"Anak saya telah berada di ruang bawah tanah Gaza yang mengerikan selama 622 hari sekarang," tulis Angrest di akun X miliknya.

Satu kalimat darinya cukup untuk meruntuhkan seluruh narasi pengorbanan palsu keluarga Netanyahu.

Kemarahan publik semakin menjadi-jadi setelah terungkap bahwa Netanyahu awalnya berencana mengambil cuti untuk menghadiri pernikahan putranya yang dijadwalkan hari Senin, bahkan di tengah perang dan ancaman protes.

Narsisis Tanpa Batas

Kritik tajam juga datang dari spektrum politik oposisi. Gilad Kariv, seorang anggota Knesset, tidak menahan diri untuk menyebut Netanyahu sebagai "narsisis tanpa batas".

"Saya mengenal banyak keluarga yang tidak dipaksa untuk menunda pernikahan, tetapi sekarang tidak akan pernah merayakan pernikahan yang seharusnya dilangsungkan," kata Kariv, merujuk pada warga yang tewas dalam konflik.

Kariv kemudian membongkar definisi "pahlawan" versi Netanyahu dan menghadirkannya dengan definisi yang sesungguhnya.

"Para dokter yang meninggalkan rumah untuk shift malam adalah pahlawan. Para guru yang menjaga anak-anak kita tetap bersama melalui Zoom dan panggilan telepon adalah pahlawan," tegasnya.

Jurnalis senior Amir Tibon menyimpulkan apa yang ada di benak banyak orang: ini adalah perilaku khas Netanyahu.

"Tetapi tidak ada yang mengejutkan dengan Netanyahu. Bahkan di saat-saat ketika contoh pribadi sangat dibutuhkan, dia pertama-tama dan terutama peduli dengan dirinya sendiri," tulis Tibon.

Sementara Netanyahu meratapi pesta yang tertunda, data menunjukkan 24 warga sipil Israel tewas.

Di sisi lain, serangan balasan Israel yang membabi buta diperkirakan telah menewaskan sedikitnya 263 warga sipil Iran.

Untuk diketahui, Iran membombardir daerah-daerah vital Israel sebagai serangan untuk memperahankan kedaulatan negerinya.

Sebab, awal bulan Juni ini, Israel secara tiba-tiba melakukan agresi dengan melakukan pemboman ke daerah-daerah Iran termasuk ibu kota Teheran.

Serangan membabi buta Israel itu membawa kerusakan banyak fasilitas kesehatan, rumah penduduk, dan juga korban jiwa termasuk anak-anak Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Serang Rumah Sakit di Iran, 2 Tenaga Medis dan Seorang Anak Tewas

Israel Serang Rumah Sakit di Iran, 2 Tenaga Medis dan Seorang Anak Tewas

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 16:30 WIB

Serangan Iran Bikin Liga Israel Ambruk: Pemain Frustasi Musim 2025/2026 Terancam Batal

Serangan Iran Bikin Liga Israel Ambruk: Pemain Frustasi Musim 2025/2026 Terancam Batal

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 16:12 WIB

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:45 WIB

Ngeri dengan Rudal Iran, Pemain Klub Israel Ngungsi ke Polandia

Ngeri dengan Rudal Iran, Pemain Klub Israel Ngungsi ke Polandia

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:23 WIB

Netanyahu Curhat RS Israel Dirudal Iran, Erdogan: Kalian Mengebom 35 RS Gaza Palestina!

Netanyahu Curhat RS Israel Dirudal Iran, Erdogan: Kalian Mengebom 35 RS Gaza Palestina!

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:13 WIB

Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!

Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:57 WIB

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:56 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB