Lari dari Rudal Iran, Warga Israel Disambut Seruan Pro-Palestina di Siprus

Sumarni | Suara.com

Minggu, 22 Juni 2025 | 12:12 WIB
Lari dari Rudal Iran, Warga Israel Disambut Seruan Pro-Palestina di Siprus
Warga Israel mengungsi ke Siprus menghindari serangan Iran (YouTube/Associated Press)

Suara.com - Warga Israel dilanda ketakutan usai Iran terus membombardir negara mereka dengan serangan rudal bertubi-tubi.

Berbagai cara dilakukan warga Israel untuk bertahan hidup di tengah-tengah kondisi negara yang tengah memanas.

Sebagian warga Israel memilih untuk bersembunyi di bawah bunker yang konon aman dari serangan rudal Iran, namun tak sedikit juga yang memilih untuk mengungsi ke negara lain demi mendapatkan tempat yang lebih aman.

Mengutip The New Arab, ratusan warga Israel diam-diam meninggalkan negara itu dengan kapal pesiar.

Hal itu dilakukan usai pemerintah memerintahkan maskapai penerbangan untuk tidak mengizinkan warganya pergi karena perang dengan Iran semakin memanas.

Kapal pesiar berangkat dari beberapa marina di sepanjang pantai Israel, termasuk Herzliya, Haifa, dan Ashkelon, menawarkan rute pelarian rahasia ke Siprus dan menuju Eropa.

Harian Israel Haaretz melaporkan bahwa sekelompok orang membentuk komunitas daring untuk mengoordinasikan rute pelarian alternatif melalui laut.

Inisiatif ini muncul setelah pemerintah Tel Aviv memerintahkan penghentian semua penerbangan domestik keluar, dengan alasan menghindari kepadatan di bandara.

Kehadiran warga Israel di Siprus disoraki yel-yel dukungan terhadap Palestina (Instagram/eye.on.palestine)
Kehadiran warga Israel di Siprus disoraki yel-yel dukungan terhadap Palestina (Instagram/eye.on.palestine)

Keputusan ini memicu kekhawatiran publik dan mendorong pencarian jalur evakuasi lain, termasuk jalur laut.

Banyak warga yang memilih pergi dari Israel enggan mengungkapkan identitas mereka, namun mengaku tidak memiliki pilihan lain.

Marina Herzliya kini menjadi pusat keberangkatan utama. Sejak dini hari, individu, pasangan, dan keluarga telah terlihat tiba dengan membawa koper, menaiki kapal pesiar yang menuju Siprus.

Dari sana, mereka berencana untuk melanjutkan ke tujuan sejauh Portugal dan Italia.

Sementara itu dilihat dari unggahan yang dibagikan akun Instagram @eye.on.palestine, warga Israel yang tiba di Siprus disambut oleh warga setempat dengan yel-yel dukungan terhadap Palestina.

“Orang-orang Israel yang tiba di Siprus disambut oleh nyanyian pro Palestina oleh penduduk setempat begitu mereka tiba di pantai,” tulis akun tersebut dikutip pada Minggu, 22 Juni 2025.

Palestine will be free,” demikian yel-yel yang digaungkan warga setempat terhadap warga Israel yang baru saja tiba.

Beberapa warga Israel tampak berlalu begitu saja tanpa memedulikan sorakan dari warga Siprus, namun sebagian lainnya tanpa rasa malu justru melambai-lambaikan tangan ke warga setempat.

Momen warga Israel yang disambut dengan yel-yel Palestina saat tiba di Siprus itu mendatangkan berbagai reaksi dari netizen di unggahan tersebut.

“Kami dari Siprus, kami berdiri di sini bersama Palestina,” tulis akun @kalyp***.

“Jagalah tanahmu Siprus, mungkin tanah kau akan menjadi tanah mereka selanjutnya,” ujar akun @mr.ash***.

“Harusnya orang-orang Siprus itu langsung tembak mereka,” kata akun @xaah***.

“Usir saja zionis itu ke planet lain,” komen akun @alex***.

Ancaman Serangan kepada Warga Israel di Siprus

Mengutip The New Indian Express, Israel mengklaim bahwa rencana Iran untuk menyerang warga negara Israel di Siprus telah digagalkan pada Sabtu, 21 Juni 2025, 

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan di platform X bahwa Garda Revolusi Iran berupaya menyerang warga Israel di Siprus, lokasi yang saat ini menjadi titik transit penting bagi ribuan orang yang menunggu pemulangan atau telah meninggalkan Israel.

"Berkat otoritas keamanan Siprus, bekerja sama dengan dinas keamanan Israel, serangan teror itu berhasil digagalkan," tulis Saar.

Media Siprus mengatakan tersangka yang ditangkap pada hari Sabtu adalah keturunan Azeri, yang merupakan kelompok etnis yang ada di Azerbaijan dan Iran barat laut, dan telah memasuki Siprus dengan menyamar sebagai turis.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran dan Israel Semakin Memanas, Vladimir Putin Bakal Keluarkan Sambo?

Iran dan Israel Semakin Memanas, Vladimir Putin Bakal Keluarkan Sambo?

Sport | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:41 WIB

Dunia Kolaps, Ini yang Terjadi Jika Perang Iran vs Israel Gunakan Bom Nuklir

Dunia Kolaps, Ini yang Terjadi Jika Perang Iran vs Israel Gunakan Bom Nuklir

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:16 WIB

Donald Trump Bombardir Situs Nuklir Iran, Kongres AS Murka: 'Serangan Tanpa Izin'

Donald Trump Bombardir Situs Nuklir Iran, Kongres AS Murka: 'Serangan Tanpa Izin'

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:19 WIB

Pemerintah Iran Pastikan Tak Ada Radiasi Usai Situs Nuklirnya Dibom Pesawat Tempur AS

Pemerintah Iran Pastikan Tak Ada Radiasi Usai Situs Nuklirnya Dibom Pesawat Tempur AS

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 09:31 WIB

Babak Baru Perang Iran-Israel! Jet Tempur AS Bom 3 Situs Nuklir Iran, Trump: Waktunya Perdamaian

Babak Baru Perang Iran-Israel! Jet Tempur AS Bom 3 Situs Nuklir Iran, Trump: Waktunya Perdamaian

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 08:36 WIB

Perang Iran-Israel Gunakan Teknologi Canggih, Gus Islah: Kita Masih Sibuk Latihan Memanah

Perang Iran-Israel Gunakan Teknologi Canggih, Gus Islah: Kita Masih Sibuk Latihan Memanah

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:36 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB