Tragedi Rinjani Berbuntut Panjang, Adian Napitupulu Desak Pimpinan DPR Panggil Basarnas

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 25 Juni 2025 | 19:38 WIB
Tragedi Rinjani Berbuntut Panjang, Adian Napitupulu Desak Pimpinan DPR Panggil Basarnas
Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu, saat memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-11 untuk Suara.com. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Kabar duka dari puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, kini berbuntut panjang hingga ke kursi parlemen di Senayan. Operasi pencarian yang berakhir dengan penemuan jenazah JDSP (27), seorang warga negara Brasil, di dasar jurang yang dalam, kini memicu sorotan tajam dan pertanyaan kritis mengenai kinerja Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Reaksi keras datang dari Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa tragedi ini tidak boleh berlalu begitu saja tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Ia pun mendesak agar pimpinan Basarnas dipanggil dalam rapat dengar pendapat untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai proses evakuasi yang dianggap lambat oleh sebagian pihak.

"Harus bisa dong (dipanggil rapat), kenapa nggak. Harus bisa, kan gak boleh terulang yang kayak begitu," tegas Adian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/6/2025).

Menurut Adian, ada banyak aspek yang perlu digali lebih dalam, terutama mengenai kendala yang sebenarnya dihadapi tim di lapangan. Namun, ia menekankan sebuah prinsip yang tidak bisa ditawar: negara harus selalu hadir dan mampu dalam situasi darurat, seberat apapun medannya.

"Banyak yang harus kita dalami ya, bagaimana sih medannya, katanya medannya sangat buruk," katanya.

"Gini gini kita itu tidak boleh mengatakan negara tidak mampu, per orangan bisa tidak mampu, kalau negara harus mampu gituloh," tambah Adian.

Di sisi lain, tim SAR gabungan di lapangan berjuang melawan kondisi alam yang ekstrem. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, memaparkan kronologi penemuan yang penuh risiko.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (24/6) di kedalaman jurang yang mencapai sekitar 600 meter.

baca juga

"Setelah pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan pada korban," terang Hariyadi.

Konfirmasi ini diperkuat setelah beberapa personel berhasil turun dan memastikan kondisi korban secara langsung. Namun, proses evakuasi tidak bisa serta-merta dilakukan.

Keputusan berat untuk menunda pengangkatan jenazah harus diambil karena kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat dan visibilitas yang nyaris nol di malam hari.
"Menyusul temuan ini, tim SAR yang berada di Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban terlihat, segera menyiapkan sistem evakuasi," ujar dia.

Untuk memastikan proses berjalan, sebagian tim bahkan harus mengambil risiko dengan menginap di tebing curam.

"Tujuh orang personel melakukan flying camp atau menginap di sekitar lokasi. Dengan tiga orang di anchor point kedua dengan kedalaman 400 meter dan empat orang lainnya berada di samping korban kedalaman 600 meter," jelas Hariyadi, menggambarkan betapa berbahayanya operasi tersebut.

Proses evakuasi jenazah dilanjutkan pada Rabu (25/6) pagi. Rencananya, jenazah akan diangkat (lifting) terlebih dahulu ke titik aman di atas (LKP).

"Kemudian dievakuasi dengan ditandu menyusuri rute pendakian menuju Posko Sembalun," ucap Kepala Kantor SAR Mataram.

Tingkat kesulitan evakuasi ini juga mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi NTB. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bahkan telah memerintahkan percepatan evakuasi melalui jalur udara.

"Kesiapan ada tiga heli dengan spesifikasi airlifter (pengangkutan melalui jalur udara) untuk melakukan operasi evakuasi tersebut," katanya, Selasa (24/6). Perintah ini menegaskan bahwa lokasi korban yang berada di jurang sedalam ratusan meter memang sangat membahayakan untuk evakuasi manual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evakuasi Dramatis Pendaki Brasil di Rinjani Terhambat Kabut, 48 Personel Dikerahkan

Evakuasi Dramatis Pendaki Brasil di Rinjani Terhambat Kabut, 48 Personel Dikerahkan

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 18:45 WIB

Dramatis! Pencarian Pendaki Brasil di Rinjani Berakhir dengan Duka

Dramatis! Pencarian Pendaki Brasil di Rinjani Berakhir dengan Duka

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 17:15 WIB

Cocok Bagi Pendaki Pemula Hingga Profesional, Panduan Lengkap 6 Rute Pendakian Gunung Rinjani

Cocok Bagi Pendaki Pemula Hingga Profesional, Panduan Lengkap 6 Rute Pendakian Gunung Rinjani

Lifestyle | Rabu, 25 Juni 2025 | 16:22 WIB

Tragedi Rinjani: Di Balik Evakuasi Mustahil, Mengapa Netizen Brasil Ramai 'Mengadu' ke Prabowo?

Tragedi Rinjani: Di Balik Evakuasi Mustahil, Mengapa Netizen Brasil Ramai 'Mengadu' ke Prabowo?

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 16:02 WIB

7 Kisah Tragis Pendaki Tewas di Gunung yang Mengguncang Dunia, Terbaru Juliana Marins

7 Kisah Tragis Pendaki Tewas di Gunung yang Mengguncang Dunia, Terbaru Juliana Marins

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 15:13 WIB

Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya

Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 14:04 WIB

SUARA LIVE! Dugaan Korupsi Kuota Haji Gus Yaqut hingga Penemuan Juliana Pendaki Rinjani asal Brasil

SUARA LIVE! Dugaan Korupsi Kuota Haji Gus Yaqut hingga Penemuan Juliana Pendaki Rinjani asal Brasil

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:35 WIB

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

×