Menlu Sugiono: Timur Tengah Ada di Titik Krisis, Kalau Tak Dikelola Baik Bisa Memperuncing Konflik

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 30 Juni 2025 | 11:58 WIB
Menlu Sugiono: Timur Tengah Ada di Titik Krisis, Kalau Tak Dikelola Baik Bisa Memperuncing Konflik
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan kawasan Timur Tengah kekinian berada di titik krisis. (tangkap layar)

Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan kawasan Timur Tengah kekinian berada di titik krisis. Menurutnya, kalau hal tersebut tak bisa diatasi maka rivalitas geopolitik akan semakin meruncing.

Hal itu ditegaskan Sugiono dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2025).

"Timur tengah saat ini berada di titik krisis, dan kita tidak menutup mata," kata Sugiono.

Ia mengatakan, situasi krisis tersebut harus bisa teratasi, kalau tidak hanya akan membuka peluang terciptanya konflik.

"Jika situasi ini tidak dikelola dengan baik, maka rivalitas geopolitik yang semakin meruncing dan semakin membuka ruang bagi konflik terbuka di belahan dunia," katanya.

Bahkan, kata dia, ancaman konflik juga bisa tebuka peluangnya terjadi di kawasan Indo Pasifik.

"Termasuk di kawasan Indo-Pasifik, itu bisa akan semakin meningkat suhunya," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap semua bisa teratasi dan bisa diselesaikan dengan baik. Ia tak mau konflik terjadi lagi.

"Tentu saja sesuatu yang sama-sama kita tidak inginkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Sugiono menegaskan sikap Indonesia dalam menanggapi konflik antara Iran dengan Israel. Menurutnya, Indonesia akan selalu terlibat aktif dalam menciptakan perdamaian di dunia.

Hal itu ditegaskan Sugiono dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2025).

"Dalam menyikapi situasi yang terus berkembang ini Indonesia memposisikan diri jelas seperti yang tercantum di dalam konstitusi kita bahwa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia dan Indonesia akan selalu terlibat aktif dalam usaha-usaha menciptakan perdamaian dunia," kata Sugiono.

Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Ist)
Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Ist)

Ia mengatakan, hal itu sudah ditegaskan juga oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Terlebih Indonesia akan menjadi tentangga yang baik.

"Indonesia akan memposisikan diri sebagai negara tetangga yang baik dan akan menjalankan politik bertetangga baik dengan semua tetangga-tetangga baik mediate yang langsung berbatasan dengan kita intermediate ataupun Tetangga yang jauh karena ini juga merupakan bagian dari survivalbility bangsa Indonesia kita ingin menjadi bagian dari sebuah kerjasama besar di dunia ini karena kita juga punya tanggung jawab yang besar kepada masyarakat kepada rakyat Indonesia," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Kemenlu akan menjalan politik dan kebijakan luar negerinya selalu berpegang pada langkah-langkah pada prinsip-prinsip yang sudah disampaikan oleh Presiden.

"Indonesia sudah menyampaikan bahwa kita mengetuk serangan apapun yang melanggar kedaulatan negara manapun khususnya yang terjadi kemarin yang dilakukan oleh Israel yang merupakan pelanggaran terhadap wilayah dan kedaulatan suatu negara," ungkapnya.

Selain itu, kata Sugiono, Indonesia juga mengecam penyerangan yang dilakukan terhadap instalasi nuklir.

"Karena hukum internasional telah jelas-jelas mengatur bahwa instalasi nuklir tidak dapat dijadikan sasaran karena resiko terhadap keamanan manusia dan lingkungan hidup dan juga membahayakan rezim non proliferasi senjata nuklir dan traktat nonproliferasi senjata nuklir," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat Bareng Komisi I DPR, Menlu Sugiono Beberkan Sikap Indonesia Soal Konflik Iran-Israel

Rapat Bareng Komisi I DPR, Menlu Sugiono Beberkan Sikap Indonesia Soal Konflik Iran-Israel

News | Senin, 30 Juni 2025 | 11:31 WIB

Kisah Jurnalis Indonesia Ditawan Hizbullah, Ungkap Kisah Menegangkan di Lebanon

Kisah Jurnalis Indonesia Ditawan Hizbullah, Ungkap Kisah Menegangkan di Lebanon

Entertainment | Minggu, 29 Juni 2025 | 18:39 WIB

Bukannya Berharap, tapi Ketegangan di Timur Tengah Berikan Keuntungan bagi Timnas Indonesia

Bukannya Berharap, tapi Ketegangan di Timur Tengah Berikan Keuntungan bagi Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 25 Juni 2025 | 13:55 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz, Bahlil: Indonesia Siapkan Langkah Ini Demi Ketersediaan Energi

Iran Tutup Selat Hormuz, Bahlil: Indonesia Siapkan Langkah Ini Demi Ketersediaan Energi

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB