Potensi Besar Indonesia sebagai Destinasi Wellness Dunia, Dari Alam ke Jiwa

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 13:57 WIB
Potensi Besar Indonesia sebagai Destinasi Wellness Dunia, Dari Alam ke Jiwa
Dalam bahasan vokasi UI tentang wellness disebutkan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem wellness tourism Indonesia (Dok: Vokasi UI)

Suara.com - Di tengah perubahan zaman dan pola hidup modern yang serba cepat, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional semakin meningkat. Gaya hidup sehat tak lagi dianggap sebagai tren sesaat, melainkan kebutuhan yang mendesak. Fenomena ini turut mendorong pertumbuhan sektor wellness tourism, yaitu bentuk pariwisata yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh. Dari sekadar relaksasi, kini wisata kebugaran merambah pada aspek spiritual, emosional, dan sosial. Salah satu elemen paling menonjol dalam tren ini adalah yoga.

Yoga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sebuah filosofi hidup yang mengajarkan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Dengan manfaat seperti meningkatkan fleksibilitas, meredakan stres, hingga menumbuhkan ketenangan batin, yoga kini menjadi daya tarik utama dalam industri wellness global. Banyak negara telah melihat peluang besar dari hal ini. Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Malaysia telah membuktikan bahwa penggabungan yoga dengan pariwisata bisa menghasilkan sektor ekonomi yang kuat, sekaligus memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakatnya.

Vokasi UI memberikan pemaparan tentang wellness tourism sebagai wadah pertemuan antara kesehatan, ekonomi, budaya, dan pendidikan (Dok: Vokasi UI)
Vokasi UI memberikan pemaparan tentang wellness tourism sebagai wadah pertemuan antara kesehatan, ekonomi, budaya, dan pendidikan (Dok: Vokasi UI)

Namun sayangnya, Indonesia, yang memiliki alam memukau, warisan budaya spiritual, dan tradisi kesehatan lokal, belum sepenuhnya memanfaatkan peluang ini secara maksimal. Padahal, potensi kita sangat besar. Wilayah seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok menyimpan nilai-nilai yang selaras dengan praktik yoga dan kebugaran. Keindahan alam tropis Indonesia bahkan sering kali dianggap sebagai tempat ideal untuk mencari ketenangan dan penyembuhan diri.

Fakta yang cukup memprihatinkan adalah pengeluaran kebugaran per kapita di Indonesia masih jauh di bawah rata-rata negara maju, bahkan dibandingkan negara tetangga seperti Thailand. Global Wellness Institute mencatat Indonesia hanya menempati peringkat ke-18 dalam pasar wellness tourism global, dengan nilai sekitar $36 triliun. Angka ini menunjukkan adanya peluang yang belum tergarap, serta perlunya strategi nasional yang serius untuk mendorong sektor ini naik ke level selanjutnya.

Diperlukan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem wellness tourism Indonesia. Ini mencakup pembangunan infrastruktur yang memadai, peningkatan kualitas layanan, sertifikasi instruktur yoga yang profesional, serta kampanye edukatif agar masyarakat luas memahami bahwa yoga bukan hanya untuk kalangan tertentu, tapi terbuka untuk semua orang. Selain itu, promosi terintegrasi di platform digital dan internasional harus digencarkan agar Indonesia dikenal sebagai destinasi utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman kebugaran holistik.

Lebih dari sekadar sektor pariwisata, wellness tourism adalah pertemuan antara kesehatan, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Ketika dikelola dengan tepat, sektor ini dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi, sekaligus membentuk masyarakat yang lebih sehat, sadar diri, dan seimbang secara emosional. Indonesia memiliki semua modal dasar yang diperlukan, yaitu alam, budaya, dan nilai spiritual, tinggal bagaimana kita membangun strategi yang tepat dan berkolaborasi lintas sektor. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Toraja Go Internasional: UMKM BRILiaN ToRi Coffee Naik Kelas Berkat Pendampingan BRI

Dari Toraja Go Internasional: UMKM BRILiaN ToRi Coffee Naik Kelas Berkat Pendampingan BRI

Bisnis | Minggu, 29 Juni 2025 | 18:19 WIB

Lewat Dukungan BRI, Casa Grata Buktikan Camilan UMKM Bisa Mendunia

Lewat Dukungan BRI, Casa Grata Buktikan Camilan UMKM Bisa Mendunia

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2025 | 18:14 WIB

UMKM Harus Punya Cadangan Dana Sehat

UMKM Harus Punya Cadangan Dana Sehat

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2025 | 14:33 WIB

Telkom Hadirkan Harapan bagi UMKM Disabilitas Lewat Program Expandable Heroes

Telkom Hadirkan Harapan bagi UMKM Disabilitas Lewat Program Expandable Heroes

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:36 WIB

UMKM Toko Kelontong SRC Sumbang Rp 263 Triliun ke PDB Nasional

UMKM Toko Kelontong SRC Sumbang Rp 263 Triliun ke PDB Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:36 WIB

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:05 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB