Jokowi Dianggap Gagal Pimpin Indonesia, Sudirman Said: Kemunduran Demokrasi!

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 15:38 WIB
Jokowi Dianggap Gagal Pimpin Indonesia, Sudirman Said: Kemunduran Demokrasi!
Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said saat di Podcast Abraham Samad. [YouTube]

Suara.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam sebuah podcast bersama Abraham Samad yang ditayangkan di YouTube.

Dalam diskusi tersebut, Said secara lugas menyatakan bahwa Indonesia telah mengalami kemunduran signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan demokrasi selama sepuluh tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Pernyataan ini mencuatkan kembali perdebatan mengenai arah demokrasi Indonesia dan kualitas kepemimpinan nasional.

Said tidak ragu menyebut bahwa Indonesia kini berada dalam kondisi "kerusakan" yang diakibatkan oleh kebijakan dan praktik yang berjalan selama satu dekade terakhir.

"Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia mengalami kerusakan di tangan Presiden Jokowi," tegas Sudirman Said, seperti dikutip dari podcast tersebut pada.

Pernyataan ini menjadi sorotan utama, mengingat posisi Said sebagai figur yang pernah berada dalam lingkaran pemerintahan namun kini menjadi salah satu pengkritik vokal.

Salah satu poin krusial yang disoroti Sudirman Said adalah apa yang ia sebut sebagai "black hole demokrasi".

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said saat di Podcast Abraham Samad. [YouTube]
Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said saat di Podcast Abraham Samad. [YouTube]

Menurutnya, kemunduran demokrasi ini ditandai dengan serangkaian tindakan yang sistematis, termasuk pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara sengaja, pengabaian etika dalam bernegara, dan maraknya praktik nepotisme.

"Terjadi kemunduran demokrasi, pelemahan KPK secara sengaja, pengabaian etika, dan nepotisme yang merajalela," ujarnya, yang dapat didengar pada dan dalam rekaman podcast.

Pelemahan KPK menjadi isu sentral dalam kritik Said. Ia menegaskan bahwa lembaga antirasuah yang seharusnya menjadi benteng terakhir dalam memberantas korupsi justru dilumpuhkan dengan sengaja.

"KPK yang seharusnya menjadi penjaga terakhir dilumpuhkan dengan sengaja," kata Sudirman Said.

Pernyataan ini mengacu pada berbagai revisi undang-undang dan kebijakan yang dinilai melemahkan independensi dan kewenangan KPK, memicu kekhawatiran publik tentang komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Selain itu, praktik nepotisme juga menjadi perhatian serius Sudirman Said. Ia menyoroti simbol-simbol nepotisme yang kini terlihat jelas di berbagai lini pemerintahan dan publik.

"Simbol nepotisme terlihat jelas dengan adanya gambar wakil presiden di kantor-kantor dan sekolah-sekolah, yang dianggap mengganggu suasana bernegara," ungkap Said. 

Fenomena ini, menurutnya, mengikis prinsip meritokrasi dan keadilan dalam sistem pemerintahan, memberikan keuntungan tidak semestinya kepada pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudirman Said Beberkan soal KKN: Gambar Wapres di Sekolah-Kantor Itu Simbol Telanjang Nepotisme!

Sudirman Said Beberkan soal KKN: Gambar Wapres di Sekolah-Kantor Itu Simbol Telanjang Nepotisme!

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 15:05 WIB

Jelang Rebut 'Kursi' Kaesang, Calon Ketum PSI Bro Ron Nekat Curi Ilmu ke Jokowi di Solo!

Jelang Rebut 'Kursi' Kaesang, Calon Ketum PSI Bro Ron Nekat Curi Ilmu ke Jokowi di Solo!

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 14:37 WIB

Usai Akui Punya Kios di Pasar Pramuka, Roy Suryo Sebut Paiman Raharjo Jadi Kunci Ijazah Jokowi

Usai Akui Punya Kios di Pasar Pramuka, Roy Suryo Sebut Paiman Raharjo Jadi Kunci Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 14:02 WIB

Terkini

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:34 WIB

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB