2 Hari Pencarian Oden Sumantri, Pegawai Kemendagri Hilang Ditelan Longsor Puncak Bogor

Andi Ahmad S

Senin, 07 Juli 2025 | 21:52 WIB
2 Hari Pencarian Oden Sumantri, Pegawai Kemendagri Hilang Ditelan Longsor Puncak Bogor
Petugas SAR gabungan mencari korban tanah longsor di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (7/7/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym.

Suara.com - Sudah memasuki hari kedua pencarian korban longsor di Puncak Bogor, Jawa Barat yang merupakan pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Oden Sumantri (47) terus dilakukan.

Diketahui, Oden Sumantri (47) hilang akibat longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Hingga kini proses pencarian masih dilakukan tim gabungan, Senin 7 Juli 2025.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jakarta Akhmad Rizkiansyah mengatakan pencarian korban dilakukan dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

"SRU pertama fokus melakukan pembersihan dan pencarian di lokasi longsor, sedangkan SRU kedua menyisir aliran Sungai Ciesek, karena ada dugaan korban terbawa arus sungai," katanya.

Ia menjelaskan proses pencarian pada hari kedua ini menghadapi kendala berupa cuaca buruk. Hujan deras sejak Sabtu (5/7) membuat debit air sungai meningkat sehingga membahayakan tim pencari, terutama di sekitar aliran Sungai Ciesek.

"Kondisi lokasi kejadian sangat dekat dengan sungai sehingga kemungkinan korban terbawa arus cukup besar, apalagi saat kejadian debit airnya sangat tinggi," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat menjelaskan longsor terjadi di area pemancingan Gang Dolar, Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Sabtu (5/7), sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, korban yang warga Kampung Kelapa RT04/RW04, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, sedang memancing di lokasi tersebut.

Pengelola pemancingan sempat memperingatkan korban agar berpindah tempat karena debit Sungai Ciesek meningkat, namun korban tetap berada di lokasi hingga longsor terjadi.

baca juga

"Korban diduga tertimbun material longsor atau terbawa arus Sungai Ciesek," kata dia.

Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pemadam kebakaran, aparatur desa, relawan, Brimob SAR, dan masyarakat setempat. Pencarian sempat dihentikan sementara pada Minggu (6/7) sore akibat cuaca buruk dan dilanjutkan kembali pada Senin pagi.

Kepala Biro Umum Kemendagri Asmawa Tosepu mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban yang berada di lokasi pencarian.

"Beliau adalah tenaga pengemudi kami di Biro Umum Kemendagri. Kami sudah berkomunikasi langsung dengan keluarga korban dan memastikan ada perhatian serta dukungan penuh," kata dia.

Oden Sumantri menjadi salah satu di antara empat korban longsor di tiga lokasi berbeda di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Sebanyak tiga korban lainnya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Bencana di 18 Kecamatan Kabupaten Bogor

Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang akibat hujan deras pada akhir pekan, Sabtu 5 Juli 2025 malam.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, 18 kecamatan yang terdampak bencana itu adalah;

  1. Kecamatan Megamendung
  2. Kecamatan Leuwisadeng
  3. Kecamatan Tamansari
  4. Kecamatan Cisarua
  5. Kecamatan Dramaga
  6. Kecamatan Kemang
  7. Kecamatan Tenjolaya
  8. Kecamatan Cijeruk
  9. Kecamatan Caringin
  10. Kecamatan Cibungbulang
  11. Kecamatan Ciomas
  12. Kecamatan Ciampea
  13. Kecamatan Ciawi
  14. Kecamatan Cigombong
  15. Kecamatan Sukamakmur
  16. Kecamatan Rancabungur
  17. Kecamatan Cigudeg
  18. Kecamatan Babakan Madang

“Data sementara dari BPBD, total 18 kecamatan dan 33 desa terdampak. Longsor terjadi di 21 titik, sementara banjir dilaporkan di tujuh titik. Kami terus bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan,” kata Rudy Susmanto.

Bencana tersebut juga mengakibatkan tiga warga dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah infrastruktur dan rumah warga mengalami kerusakan.

Adapun tiga korban jiwa masing-masing berasal dari Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua.

“Di Megamendung, seorang santri berusia 22 tahun sempat dilaporkan hilang akibat longsor dan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Di Cisarua, dua warga ditemukan meninggal dunia akibat bencana longsor yang terjadi di wilayah itu,” ujar Rudy.

Selain itu, sejumlah warga di Kecamatan Babakan Madang sempat dilaporkan terjebak di jalur pendakian akibat banjir. Seluruhnya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Rudy menegaskan, Pemkab Bogor bersama TNI, Polri, relawan, dan unsur masyarakat terus melakukan upaya penanganan bencana, termasuk evakuasi, pendataan, penyaluran bantuan logistik, dan penyediaan layanan kesehatan bagi warga terdampak.

“Penanganan darurat kita lakukan secepat mungkin. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk logistik, pengungsian, dan pemulihan pascabencana,” tegas Rudy.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir, serta segera melaporkan potensi bencana ke layanan darurat 112.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu penanganan bencana ini. Sinergi semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi cepat pulih,” ujar Rudy. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur Puncak II Lumpuh Sehari Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Dua Arah

Jalur Puncak II Lumpuh Sehari Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Dua Arah

News | Senin, 07 Juli 2025 | 21:44 WIB

Banjir dan Tanah Longsor di Puncak Bogor, 3 Orang Meninggal Dunia

Banjir dan Tanah Longsor di Puncak Bogor, 3 Orang Meninggal Dunia

Foto | Senin, 07 Juli 2025 | 19:09 WIB

Kronologi Hilangnya Sopir Kemendagri di Longsor Puncak Bogor: Diperingatkan, Tetap Memancing

Kronologi Hilangnya Sopir Kemendagri di Longsor Puncak Bogor: Diperingatkan, Tetap Memancing

News | Senin, 07 Juli 2025 | 16:14 WIB

Tangis di Balik Longsor Bogor: Kisah Pilu Pemancing Hilang, Ditelan Bumi di Tengah Derasnya Hujan

Tangis di Balik Longsor Bogor: Kisah Pilu Pemancing Hilang, Ditelan Bumi di Tengah Derasnya Hujan

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 20:48 WIB

Ingatkan Kepala Daerah Se-Papua, Wamendagri: Dana Otsus Harus Segera Terealisasi ke Masyarakat

Ingatkan Kepala Daerah Se-Papua, Wamendagri: Dana Otsus Harus Segera Terealisasi ke Masyarakat

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:14 WIB

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:13 WIB

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×