Salam Sampurasun Disinggung Habib Rizieq Usai Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan

Yohanes Endra

Selasa, 08 Juli 2025 | 12:29 WIB
Salam Sampurasun Disinggung Habib Rizieq Usai Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan
Habib Rizieq kritik kebijakan Dedi Mulyadi mengganti nama RSUD Al Ihsan jadi Welas Asih. [Kolase]

Suara.com - Habib Rizieq Shihab kembali mengangkat isu lama yang sempat menimbulkan kontroversi di Jawa Barat, yakni penggunaan salam sampurasun oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Dalam sebuah ceramah yang diunggah melalui kanal YouTube Pencinta Ulama pada 4 Juli 2025, pendiri Front Pembela Islam (FPI) ini menyoroti bahwa penggunaan salam lokal tersebut pernah digunakan untuk menggantikan ucapan assalamualaikum.

Ia membuka ceramahnya dengan mengulas soal Islamofobia yang menurutnya kian terlihat di tengah masyarakat.

Dari situ, ia kemudian menyinggung kembali pengalaman masa lalu di Purwakarta, yang kala itu dipimpin oleh Dedi Mulyadi.

“Seperti pengalaman kita dulu waktu di Purwakarta, bagaimana bupatinya dulu benci betul dengan assalamualaikum, sampai minta diganti dengan sampurasun,” kata Habib Rizieq dikutip dari kanal YouTub Pencinta Ulama pada Selasa, 8 Juli 2025.

Habib Rizieq menekankan bahwa ia tidak menyebut sampurasun itu memiliki makna yang buruk, hanya saja tidak bisa menggantikan salam pembuka bagi umat Islam.

“Kita bukan (anggap) sampurasun itu jelek, sampurasun itu bagus, tapi enggak boleh menggantikan assalamualaikum,” tegasnya.

“Silahkan setelah assalamualaikum mau pakai sampurasun enggak apa-apa, atau mau tambah selamat pagi, siang, sore, malam, silahkan,” katanya melanjutkan.

Meski arti salam itu mirip secara makna, namun menurut Habib Rizieq salam sampurasun tidak bisa menggantikan assalamualaikum.

baca juga

“Walaupun dalam pengertiannya memang sama saja, tapi jangan, enggak boleh,” tandasnya.

Dedi Mulyadi (YouTube)
Dedi Mulyadi (YouTube)

Lebih jauh, ia menyebut gejala penggantian salam tersebut sebagai bagian dari Islamofobia yang diam-diam tumbuh di masyarakat.

“Tapi bagi orang-orang yang Islamofobia benci betul kalau sudah dengar Arab, Islam benci betul. Ini berbahaya,” ujarnya.

Ia pun menyinggung bahwa Gubernur Dedi Mulyadi pernah terang-terangan menyerang Islam dalam ceramahnya.

“Karena memang beberapa waktu yang lalu sang gubernur ini terang-terangan dalam ceramahnya dia menyerang Islam, jadi Islam ini dianggapnya agama pendatang yang leluhurnya bukan leluhur Bangsa Indonesia,” kata Habib Rizieq.

Anggapan Dedi Mulyadi soal Islam itu dianggap sebagai sesuatu yang ngawur. Lebih lanjut, Habib Rizieq menilai bahwa sikap tersebut bisa menumbuhkan rasisme.

“Ini ngawur saudara, jadi dia benci dengan Islam, dengan Arab sehingga menumbuhkan sikap rasis,” katanya.

Ia pun menduga Dedi Mulyadi seolah ‘playing victim’ dengan mengatakan bahwa dirinya difitnah di berbagai kesempatan.

Padahal menurut Rizieq, semua tudingan anti-Islam yang ditujukan kepada Dedi Mulyadi tersebut berdasarkan fakta.

“Saat ini kadang-kadang dia ceramah di mana-mana (bilang) ‘saya difitnah, katanya saya benci Islam, saya dilawan’. Bukannya difitnah, fakta,” ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga sebelumnya melontarkan kritik pedas soal penggantian nama RSUD Al Ihsan oleh gubernur Jawa Barat tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih.

Keputusan tersebut sudah ditandatangani sejak 19 Juni 2025 lalu. Keputusan Dedi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih belakangan menimbulkan pro dan kontra.

Tidak sedikit yang menganggap Dedi sebagai anti- Islam atau Islamofobia.

Sementara itu melalui unggahannya, Dedi menjelaskan makna dari Welas Asih.

“Al Ihsan kalau di bahasa kita kan artinya kebaikan. Welas Asih kalau di Bahasa Arab kan Ar Rahman Ar Rahim,” katanya dalam video yang diunggah pada 4 Juli 2025.

Perubahan nama tersebut juga menurut Dedi sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Dan terutama dari jajaran manajemen rumah sakit adalah meningkatkan layanannya. Menggunakan nama-nama yang indah harus seiring dengan kualitas layanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Bogor Biang Keladi Banjir Jakarta? Pernyataan Dedi Mulyadi Tuai Kritik

Benarkah Bogor Biang Keladi Banjir Jakarta? Pernyataan Dedi Mulyadi Tuai Kritik

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 10:16 WIB

Habib Rizieq Kritik Keras Dedi Mulyadi soal Penggantian Nama RSUD Al Ihsan: Ada Urusan Apa?

Habib Rizieq Kritik Keras Dedi Mulyadi soal Penggantian Nama RSUD Al Ihsan: Ada Urusan Apa?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 20:34 WIB

Tangis Bocah SD Anak Yatim yang Digugat ke Pengadilan: Kok Kakek-Nenek Tega...

Tangis Bocah SD Anak Yatim yang Digugat ke Pengadilan: Kok Kakek-Nenek Tega...

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:14 WIB

Bocah SD Anak Yatim Digugat Kakek-Nenek, Dedi Mulyadi: Saya Bantu, Jangan Takut!

Bocah SD Anak Yatim Digugat Kakek-Nenek, Dedi Mulyadi: Saya Bantu, Jangan Takut!

News | Senin, 07 Juli 2025 | 14:50 WIB

Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah

Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah

News | Senin, 07 Juli 2025 | 14:29 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×