Kepala Terlakban, Apakah Diplomat Kemlu Arya Daru Tewas Dibunuh? Ini Penjelasan Polisi

Dany Garjito

Rabu, 09 Juli 2025 | 12:06 WIB
Kepala Terlakban, Apakah Diplomat Kemlu Arya Daru Tewas Dibunuh? Ini Penjelasan Polisi
Ilustrasi kriminal. (Hasil rekayasa AI)

Suara.com - Sebuah misteri menyelimuti kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, setelah seorang diplomat muda dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di dalam kamar kosnya.

Korban, yang teridentifikasi bernama Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan dengan kondisi kepala terbungkus rapat oleh lakban atau isolasi, sebuah kejanggalan yang kini menjadi fokus utama penyelidikan pihak kepolisian. Apakah Arya Daru diplomat Kemlu dibunuh? Simak penjelasan kepolisian di sini.

Kecurigaan Penjaga Kos Ungkap Tragedi

Ilustrasi TKP Pembunuhan  (Pixabay)
Ilustrasi TKP Pembunuhan (Pixabay)

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap berkat kepekaan penjaga rumah kos tempat Arya tinggal. Setelah beberapa hari tidak melihat keberadaan atau aktivitas dari korban, penjaga tersebut mulai curiga dan memutuskan untuk memeriksa kamarnya.

Betapa terkejutnya ia saat menemukan Arya sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi yang mengenaskan. Tanpa menunggu lama, penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Metro Menteng.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Meskipun kondisi korban saat ditemukan sangat tidak biasa, pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.

Fakta ini menambah kerumitan kasus dan membuat polisi belum dapat menarik kesimpulan.

Polisi Tunggu Hasil Autopsi, Motif Masih Gelap

Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menegaskan bahwa pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus ini.

Ia menyatakan bahwa penyebab pasti kematian belum dapat ditentukan, dan terlalu dini untuk menyimpulkan apakah ini merupakan kasus pembunuhan.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Saya juga belum dapat menyatakan bahwa ini adalah pembunuhan," ungkap Kompol Rezha kepada wartawan, Selasa (8/7/2025).

baca juga

Penyelidik juga mengesampingkan motif perampokan, karena dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

Fokus investigasi saat ini adalah mendalami kejanggalan yang ada, terutama kondisi kepala korban.

Untuk mengungkap tabir misteri ini, jenazah Arya Daru Pangayunan telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.

Hasil dari prosedur medis tersebut diharapkan dapat memberikan jawaban pasti mengenai penyebab kematian sang diplomat dan menjadi titik terang bagi penyelidikan yang tengah berjalan intensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lakban di Wajah dan Sidik Jari: Fakta-Fakta Mencengangkan Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan

Lakban di Wajah dan Sidik Jari: Fakta-Fakta Mencengangkan Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan

Entertainment | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:42 WIB

Profil Arya Daru Pangayunan, Diplomat yang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban

Profil Arya Daru Pangayunan, Diplomat yang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban

Entertainment | Rabu, 09 Juli 2025 | 08:44 WIB

Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban

Pernyataan Kemlu atas Meninggalnya Diplomat Arya Daru Pangayunan dengan Kepala Dilakban

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 08:40 WIB

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban yang Membungkus Wajah Diplomat Kemenlu

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 07:20 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

Misteri Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos, Kemlu Tidak Ingin Berspekulasi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 23:21 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×