Tim INAFIS Datangi TKP Penemuan Jenazah Staf Kemlu, Fokus di Kamar

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 09 Juli 2025 | 15:51 WIB
Tim INAFIS Datangi TKP Penemuan Jenazah Staf Kemlu, Fokus di Kamar
Tim INAFIS gabungan yang terdiri dari Mabes Polri hingga Polda Metro Jaya mendatangi lokasi penemuan jenazah Arya Daru Pangayunan di sebuah kosan di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 9 Juli 2025. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Tim INAFIS gabungan yang terdiri dari Mabes Polri hingga Polda Metro Jaya mendatangi lokasi penemuan jenazah Arya Daru Pangayunan di sebuah kosan di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 9 Juli 2025.

Tim INAFIS yang terdiri dari belasan orang tiba di lokasi sekitar pukul 14.24 WIB. Sebelum memasuki area kosan para petugas mengenakan sarung tangan karet.

Mereka kemudian memeriksa sejumlah titik CCTV yang berada di sekitar lokasi kosan. Kemudian memasuki kamar korban yang yang sebelumnya masih terpasang gari polisi.

Hingga pukul 15.00 WIB, tim INAFIS masih berada di dalam kamar korban, dan sejumlah petugas memeriksa sekitar lokasi.

Arya merupakan seorang diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Jenazahnya ditemukan dalam keadaan yang tak wajar dalam posisi di atas tempat tidur pada Selasa (8/7) pagi. Bagian kepala korban hingga wajahnya terlilit lakban.

Sampai saat ini kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab meninggalnya korban.

Guna menyelidiki meninggalnya Arya, Polsek Menteng telah memeriksa empat orang saksi. Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandi merinci keempat saksi itu terdiri dari pemilik kosan, istri korban, hingga tetangga kosan korban. Terbaru, Rezha menyebut pihaknya akan memeriksa rekan kerja Arya.

"Nanti kami mau periksa lagi mungkin teman atau rekan kerja korban. Kami lagi susun untuk materinya," kata Rezha saat dihubungi wartawan, Rabu (9/7/2025).

baca juga

Jenazah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk di autapsi. Namun hasilnya masih dalam tahap penalaan. Selain itu pihak kepolisian sudah mengumpulkan sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi, dan sampai saat ini masih berproses di laboratorium forensik Polda Metro Jaya.

Penemuan jenazah Arya berawal dari kecurigaan pemilik kosan, karena korban lama tidak terlihat. Saat mengecek ke dalam kamar, jenazah Arya pun ditemukan dalam kondisi yang tak wajar, kepalanya terbalut lakban.

Meninggalnya Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) masih menyisakan teka-teki. (Suara.com/Kolase)
Meninggalnya Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) masih menyisakan teka-teki. (Suara.com/Kolase)

Lokasi kosan korban berada di samping belakang toko rokok elektrik atau vape. Kosan tersebut terdiri dari sekitar 10 kamar. Akses masuk ke dalam kosan tidak menggunakan kunci manual, melainkan smart lock.

Salah satu seorang penjaga toko vape bernama Rifqi mengaku bertemu korban terakhir pada Jumat 4 Juli lalu. Semenjak saat itu dirinya tak pernah lagi melihat korban.

"Saya dari hari Jumat belum ketemu lagi," kata Rifqi kepada wartawan ditemui di lokasi Rabu 9 Juli 2025.

Rifqi menyebut biasanya bertemu korban pada pagi dan sore hari. Pagi ketika korban sedang membersihkan mobilnya, dan sore hari ketika pulang kerja.

"Setiap saya ketemu dia masuk, datang, parkir mobil, terus langsung masuk aja. Tanpa ada kata-kata apapun. Mungkin saya cuma tegur sapa," ujar Rifqi.

Senin (7/7) malam, sehari sebelum penemuan jenazah Arya, kata Rifqi saat itu sedang gerimis. Dan dia pun mengaku tidak mendapat hal yang janggal.

"Kalau untuk terakhir malam itu, beneran enggak ada apa-apa sama sekali. Terakhir saya closing (tutup), pokoknya saya pulang, kan rintik-rintik hujan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Ungkap Kebiasaan Diplomat Arya Daru di Kosan yang Ditemukan Tewas Dilakban

Saksi Ungkap Kebiasaan Diplomat Arya Daru di Kosan yang Ditemukan Tewas Dilakban

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 15:41 WIB

Bagaimana Posisi Diplomat Arya Daru Pangayunan saat Kali Pertama Ditemukan Tewas?

Bagaimana Posisi Diplomat Arya Daru Pangayunan saat Kali Pertama Ditemukan Tewas?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 15:26 WIB

Teka-Teki Kematian Diplomat Arya, Polsek Menteng Akan Periksa Rekan Kerja, CCTV Jadi Kunci?

Teka-Teki Kematian Diplomat Arya, Polsek Menteng Akan Periksa Rekan Kerja, CCTV Jadi Kunci?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 15:01 WIB

7 Fakta Diplomat Kemenlu Tewas Mengenaskan di Kamar Kos

7 Fakta Diplomat Kemenlu Tewas Mengenaskan di Kamar Kos

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:34 WIB

Istri Disebut Jadi Satu-satunya Pengunjung, Siapa Pembunuh Diplomat Arya di Kamar Kosnya?

Istri Disebut Jadi Satu-satunya Pengunjung, Siapa Pembunuh Diplomat Arya di Kamar Kosnya?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:23 WIB

Terkini

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:48 WIB

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22 WIB

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 06:46 WIB

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

×