Hasil Autopsi Juliana Marins Bikin Medsos Panas, Netizen Internasional Saling Serang

Ferry Noviandi

Rabu, 09 Juli 2025 | 20:46 WIB
Hasil Autopsi Juliana Marins Bikin Medsos Panas, Netizen Internasional Saling Serang
Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang tewas saat terjatuh dari Gunung Rinjani. [Instagram]

"Hari pertama naik 1.500 meter, hari kedua 1.200 meter. Itu sangat menantang. Tanpa latihan berbulan-bulan atau kondisi prima, jelas sangat berisiko," sambungnya.

Ada pula komentar yang membela tim SAR Indonesia, merasa mereka sudah menjalankan tugas dengan benar.

"Kalian pikir kami senang ada orang meninggal di Rinjani? Tentu saja tidak! Operasi penyelamatan itu rumit, banyak faktor yang saling memengaruhi. Kalau helikopter kami jatuh karena cuaca buruk, apa kalian akan ganti rugi?" bunyi komentar netizen yang membela.

Sementara komentar lain menyindir polemik yang seharusnya tidak perlu diperdebatkan.

"Memangnya masih perlu diperdebatkan? Kalau seseorang jatuh 150 meter lalu 600 meter, ya wajar saja kalau akhirnya meninggal, bukan?" sahut yang lain.

Kepala Basarnas NTB, Mohammad Syafii, mengatakan bahwa tim sudah menjelaskan kendala kepada keluarga korban. Cuaca buruk membuat helikopter tak bisa digunakan.

Evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki selama enam jam menuruni medan curam. "Kami menghadapi situasi yang sangat sulit," ucapnya.

Jenazah Juliana telah dipulangkan ke Brasil pada 1 Juli dan dimakamkan di Niteroi pada 4 Juli.

Ayah mendiang, Manoel Marins, menyatakan kematian anaknya sebagai kegagalan sistem.

baca juga

"Indonesia adalah negara yang hidup dari pariwisata, tapi fasilitas daruratnya sangat buruk. Ini bentuk pengabaian terhadap nyawa manusia," ujarnya.

Tragedi ini menjadi pengingat keras akan risiko wisata ekstrem dan perlunya peningkatan infrastruktur penyelamatan di destinasi alam populer seperti Rinjani.

Namun di sisi lain, perdebatan sengit netizen juga menyoroti bagaimana tragedi bisa menjadi bahan politisasi dan saling serang antar netizen lintas negara.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ali Musthofa Pemandu Juliana Marins, Pertama Kali Mendaki Rinjani Kelas 5 SD

Profil Ali Musthofa Pemandu Juliana Marins, Pertama Kali Mendaki Rinjani Kelas 5 SD

Entertainment | Rabu, 09 Juli 2025 | 20:28 WIB

Indonesia Terancam Digugat Brasil Buntut Tragedi Rinjani, Keamanan Wisata Kita Dipertaruhkan?

Indonesia Terancam Digugat Brasil Buntut Tragedi Rinjani, Keamanan Wisata Kita Dipertaruhkan?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:26 WIB

Gugatan Keluarga Juliana Marins: Babak Baru Kasus Kematian di Rinjani dan Respons Indonesia

Gugatan Keluarga Juliana Marins: Babak Baru Kasus Kematian di Rinjani dan Respons Indonesia

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:35 WIB

Dewi Anjani: Kisah Cinta, Pertapaan, dan Kekuatan Mistis di Balik Keindahan Gunung Rinjani

Dewi Anjani: Kisah Cinta, Pertapaan, dan Kekuatan Mistis di Balik Keindahan Gunung Rinjani

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:02 WIB

Ngambek 'Dicuekin' Kepala Basarnas, Anggota Komisi V DPR Ini Pilih Diam

Ngambek 'Dicuekin' Kepala Basarnas, Anggota Komisi V DPR Ini Pilih Diam

News | Senin, 07 Juli 2025 | 20:09 WIB

Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil

Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:35 WIB

Terkini

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

×