BGN Beberkan Alasan Program MBG di Papua Jauh dari Target, Begini Hambatannya

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:45 WIB
BGN Beberkan Alasan Program MBG di Papua Jauh dari Target, Begini Hambatannya
Kepala BGN Dadan Hindayana. Ia membeberkan penyebab terjadinya implementasi MBG di Papua yang jauh dari target. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menghadapi tantangan berat di wilayah Indonesia timur, khususnya Papua.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membeberkan akar masalah yang membuat penyediaan gizi bagi anak-anak di sana tersendat.

Kesenjangan antara target dan realisasi menjadi sorotan utama.

Berdasarkan perhitungan BGN, Papua idealnya memiliki 412 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur MBG untuk menjangkau seluruh provinsi.

Namun, hingga kini baru 63 unit yang berhasil didirikan.

Menurut Dadan, salah satu penyebab utamanya, yakni minimnya minat mitra swasta untuk bekerja sama di wilayah tersebut.

“Jarang ada mitra mau masuk di Papua. Kemudian kami juga belum berkoordinasi secara intens dengan pemerintah daerah,” kata Dadan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Selain minimnya mitra, Dadan juga mengakui bahwa konsolidasi dengan pemerintah daerah belum berjalan efektif.

Ia menyebut sinergi yang belum terbangun ini menjadi penghambat utama.

baca juga

"Belum terkonsolidasi secara optimal," kata Dadan kepada Suara.com, Jumat (11/7/2025).

Langkah Percepatan dan Perbedaan Pendekatan

Untuk mengatasi kebuntuan ini, BGN merencanakan langkah taktis dalam waktu dekat.

Dadan menegaskan pihaknya akan segera memanggil seluruh kepala daerah dari Papua, baik gubernur maupun bupati/wali kota, untuk melakukan konsolidasi gabungan.

"Kita akan konsolidasikan dalam dua minggu ini dengan pemda," ujar Dadan.

Pertemuan strategis yang lebih besar juga direncanakan akan digelar di Jakarta pada akhir Juli mendatang.

"Nanti kami akan menyusun strategi bagaimana percepatan makan bergizi di Papua mulai Agustus,” jelasnya.

Dadan turut menyoroti perbedaan fundamental dalam model pelaksanaan MBG antara wilayah padat penduduk seperti Jawa dengan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) seperti Papua.

Aksi ratusan pelajar di Yahukimo, Papua Pegunungan menolak makan bergizi gratis (MBG) digelar di Dekai, Senin (3/2//2025). [Ist]
Ilustrasi aksi ratusan pelajar di Yahukimo, Papua Pegunungan menolak makan bergizi gratis (MBG) digelar di Dekai, beberapa waktu lalu. [Ist]

Sementara di Jawa, pembangunan dapur MBG masih bisa mengandalkan kemitraan.

Namun, di Papua, pemerintah harus turun tangan langsung menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau di daerah, di mana ada agregasi penduduk, aglomerasi, itu pasti mitra. Tetapi di daerah-daerah terpencil, itu dana APBN yang masuk,” tuturnya.

Rendahnya minat mitra memaksa pemerintah untuk membangun sendiri fasilitas dapur di Papua demi memastikan program tetap berjalan dan menjangkau sekitar 3.000 penerima manfaat per SPPG.

Secara nasional, BGN mencatat hingga 10 Juli 2025, sudah ada 1.928 unit SPPG di seluruh Indonesia.

Targetnya, jumlah ini akan terus digenjot hingga mencapai 22.000 unit pada Oktober dan 30.000 unit pada akhir tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Makan Bergizi Gratis Terhambat di Papua, BGN Ungkap Alasan SPPG Sedikit

Program Makan Bergizi Gratis Terhambat di Papua, BGN Ungkap Alasan SPPG Sedikit

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:51 WIB

Produksi Dalam Negeri Tak Cukup, Jadi Alasan Pemerintah Buka Keran Impor Food Tray untuk MBG

Produksi Dalam Negeri Tak Cukup, Jadi Alasan Pemerintah Buka Keran Impor Food Tray untuk MBG

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:00 WIB

Rp335 Triliun untuk MBG, BGN Ungkap Rincian Anggaran Jumbo di DPR

Rp335 Triliun untuk MBG, BGN Ungkap Rincian Anggaran Jumbo di DPR

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 21:06 WIB

Terkini

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

×