Luhut: Digitalisasi Bansos Hemat Rp500 T, Mensos Akui 45 Persen Salah Sasaran

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:04 WIB
Luhut: Digitalisasi Bansos Hemat Rp500 T, Mensos Akui 45 Persen Salah Sasaran
Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan ungkap potensi penghematan keuangan negara bila bansos disalurkan tepat sasaran. [Instagram/@luhut.pandjaitan]
Kesimpulan
  • Luhut: Digitalisasi bansos hemat Rp500 triliun dan dorong pertumbuhan ekonomi 0,4 persen.
  • Pemerintah luncurkan GovTech berbasis AI, uji coba perdana di Banyuwangi September 2025.
  • Gus Ipul: 45 persen bansos salah sasaran, digitalisasi buka partisipasi publik perbaiki data.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap potensi penghematan keuangan negara hingga Rp500 triliun melalui program digitalisasi bantuan sosial (bansos).

Angka masif ini diyakini dapat tercapai jika seluruh distribusi subsidi dan cash transfer pemerintah dilakukan secara tepat sasaran.

"Kita akan menghemat Rp500 triliun lebih, misalnya itu bansos, cash tranfer dan subsidi, dan juga nanti mungkin ada stimulus. (bila) Semua itu betul-betul targeted," kata Luhut dalam keterangannya, Selasa (26/8/2025).

Menurut Luhut, yang juga menjabat Ketua Komite Reformasi Digital, bansos yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel tidak hanya menghemat anggaran tetapi juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional hingga 0,3 sampai 0,4 persen.

45 Persen Bansos Tidak Tepat Sasaran

Urgensi program digitalisasi ini diperkuat oleh pengakuan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang menyatakan bahwa hampir setengah dari program bantuan pemerintah selama ini tidak mencapai target yang seharusnya.

"Program Kementerian Sosial itu ada 45 persen mistargeted, tidak tepat sasaran. Maka lewat berbagai upaya, atas arahan Presiden salah satu di antaranya adalah layanan pemerintah berbasis digital, yang dibangun DEN. Saya percaya kalau sistem yang dibangun ini, akan membuat program pemerintah lebih tepat sasaran," jelasnya.

Sebagai solusi, pemerintah secara resmi telah memulai implementasi Government Technology (GovTech) berbasis artificial intelligence (AI) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2025 tentang Komite Reformasi Digital Pemerintah.

Program perdana dari sistem baru ini akan diuji coba di Banyuwangi, Jawa Timur, pada pekan ketiga September mendatang.

baca juga

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir langsung untuk meninjau peluncuran inisiatif tersebut.

Gus Ipul menambahkan, keunggulan utama dari sistem digital ini adalah kemudahan bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses verifikasi data melalui mekanisme usul-sanggah.

Nantinya proses tersebut akan diseleksi secara otomatis oleh sistem.

1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (17/7/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan sistem digitalisasi akan digunakan untuk mekanisme dalam bansos. [Hiskia/Suarajogja]

“Saya ingin mengajak masyarakat, jangan hanya mengeluh, jangan hanya protes, tapi juga aktif untuk ikut memutakhirkan data,” tegasnya.

Menurutnya, partisipasi aktif publik akan menjadi kunci utama pemutakhiran data, sehingga data penerima bantuan menjadi lebih akurat dan bansos dapat disalurkan secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Kebijakan Bansos, Anies: Itu Cuma Bikin Orang Miskin Senang Demi Elektoral

Sindir Kebijakan Bansos, Anies: Itu Cuma Bikin Orang Miskin Senang Demi Elektoral

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:34 WIB

Gus Ipul Ungkap Fenomena Tak Terduga: Warga Kini Ramai-Ramai Tolak Bansos!

Gus Ipul Ungkap Fenomena Tak Terduga: Warga Kini Ramai-Ramai Tolak Bansos!

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 19:12 WIB

Korupsi Bansos Jilid II Jerat 5 Tersangka, Ultimatum Gus Ipul ke Semua Anak Buahnya di Kemensos!

Korupsi Bansos Jilid II Jerat 5 Tersangka, Ultimatum Gus Ipul ke Semua Anak Buahnya di Kemensos!

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:57 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×