Rumah Mengaji Jadi Neraka, 4 Bocah Dirantai di Boyolali Berasal dari Batang dan Semarang

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 14 Juli 2025 | 13:05 WIB
Rumah Mengaji Jadi Neraka, 4 Bocah Dirantai di Boyolali Berasal dari Batang dan Semarang
Ilustrasi dipasung. 4 bocah di Boyolali dirantai (Foto: Antara/Syaiful Arif)

Suara.com - Sebuah rumah yang seharusnya menjadi tempat anak-anak menimba ilmu agama di Desa Mojo, Andong, Boyolali, justru terungkap sebagai ruang penyiksaan yang kelam.

Empat bocah laki-laki ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, menahan lapar dan ketakutan, dengan sebagian kaki mereka terpasung rantai.

Ironisnya, kedok rumah penyekapan ini terbongkar justru karena aksi nekat salah satu korbannya yang didorong oleh rasa lapar yang tak tertahankan.

Pada Minggu (13/7/2025) dini hari, seorang bocah berinisial MAF (11) tepergok warga saat mencoba mengambil uang dari kotak amal sebuah masjid.

Saat diinterogasi warga, pengakuan polos MAF menyentak nurani. Ia mengaku terpaksa mencuri demi bisa membeli makanan untuk adiknya, VMR (6), dan teman-temannya.

Mereka sudah sebulan tidak makan nasi dan hanya diberi singkong oleh pengasuhnya, seorang pria berinisial SP (65).

Warga yang tergerak hatinya lantas mendatangi rumah SP, tempat yang selama ini dipercaya sebagai lokasi anak-anak itu mengaji.

Di sanalah pemandangan yang jauh lebih mengerikan tersaji. Tiga anak lain ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dua di antaranya bahkan terikat rantai.

Keempat korban diketahui berasal dari luar Boyolali. MAF dan adiknya, VMR, berasal dari Kabupaten Batang, sementara dua lainnya, SAW (14) dan IAR (11), adalah kakak-beradik dari Kabupaten Semarang.

Mereka sengaja dititipkan oleh orang tua masing-masing kepada SP dengan harapan anak-anaknya bisa mendapatkan pendidikan agama yang baik.

Namun, harapan itu pupus. Jangankan mengaji, mereka bahkan tidak disekolahkan, dipaksa bekerja mencari pakan kambing, dan hidup di bawah bayang-bayang siksaan.

Kepala Desa Mojo, Bagus Muhammad Muksin, yang ikut menyelamatkan anak-anak itu, memberikan kesaksian pilu.

“Saat kami temukan, dua anak dirantai dan tidur di lantai tanpa alas. Mereka langsung melahap makanan yang kami berikan dalam hitungan menit,” ujarnya.

Pelaku, SP, yang selama ini dikenal sebagai tokoh religius, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, SP memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Jangan Bilang Nanti Dipukuli', Jerit Pilu 4 Bocah Dirantai di Boyolali Diduga Dieksploitasi

'Jangan Bilang Nanti Dipukuli', Jerit Pilu 4 Bocah Dirantai di Boyolali Diduga Dieksploitasi

News | Senin, 14 Juli 2025 | 12:53 WIB

4 Bocah Dirantai di Boyolali dan Dibiarkan Kelaparan, Pelakunya Ternyata Guru Ngaji

4 Bocah Dirantai di Boyolali dan Dibiarkan Kelaparan, Pelakunya Ternyata Guru Ngaji

News | Senin, 14 Juli 2025 | 12:53 WIB

4 Bocah Ditemukan Dirantai dan Kelaparan di Boyolali, Kronologi Mencengangkan Terungkap

4 Bocah Ditemukan Dirantai dan Kelaparan di Boyolali, Kronologi Mencengangkan Terungkap

News | Senin, 14 Juli 2025 | 12:53 WIB

4 Bocah Dirantai dan Kelaparan di Rumah, Terbongkar Usai Satu Anak Nekat Curi Kota Amal Masjid

4 Bocah Dirantai dan Kelaparan di Rumah, Terbongkar Usai Satu Anak Nekat Curi Kota Amal Masjid

News | Senin, 14 Juli 2025 | 11:09 WIB

Sajian Politik Mbak Ita: ASN Dipaksa Iuran Danai Lomba Nasgor dan Undang Denny Caknan

Sajian Politik Mbak Ita: ASN Dipaksa Iuran Danai Lomba Nasgor dan Undang Denny Caknan

Video | Sabtu, 12 Juli 2025 | 11:06 WIB

Penataan Tahap Pertama Rampung, ini dia Wajah Baru Benteng Pandem Ambarawa

Penataan Tahap Pertama Rampung, ini dia Wajah Baru Benteng Pandem Ambarawa

Foto | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:19 WIB

Menyusuri Sejarah Semarang dalam Novel Kebakaran Misterius di Kota Lunpia

Menyusuri Sejarah Semarang dalam Novel Kebakaran Misterius di Kota Lunpia

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:01 WIB

Terkini

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB