Rivalitas Politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi bak Messi vs Ronaldo, Kok Bisa?

Wakos Reza Gautama

Senin, 14 Juli 2025 | 14:48 WIB
Rivalitas Politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi bak Messi vs Ronaldo, Kok Bisa?
rivalitas politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi. [kolase suara.com]

Suara.com - Pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di forum rapat koordinasi (rakor) KPK dinilai sebagai sinyalemen persaingan politik.

Di forum itu, Pramono Anung menyebut Jakarta kini bukan lagi kota termacet di Indonesia tapi sudah diambilalih Bandung.

Dedi lalu membalas dengan mengatakan biarpun Bandung macet tapi cuacanya tetap dingin tidak seperti Jakarta yang panas.

Dedi juga menuding pelaku alih fungsi lahan di wilayah Bogor yang mengakibatkan banjir adalah orang-orang dari luar Bogor. Dedi seolah ingin mengatakan orang Jakarta lah yang melakukan alih fungsi lahan itu.

Pengamat Politik Adi Prayitno mengatakan statement-statement yang disampaikan Pramono Anung di acara rakor KPK bukan hanya menyindir halus Jawa Barat, tapi juga menyinggung secara terang-benderang.

Sementara itu Adi Prayitno menilai pernyataan Dedi Mulyadi setelahnya semacam serangan balik terhadap Pramono Anung.

Jadi secara tidak langsung inilah yang kita sebut sebagai balas pantun politik, sindir-menyindir dan bahkan bisa disebut sebagai perang terbuka antara dua gubernur," papar Adi dikutip dari Youtube Adi Prayitno Official.

Menurutnya rivalitas dalam politik itu menjadi penting. Yang paling penting kata dia adalah rivalitas ini diwujudkan dan didesain sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan, untuk menciptakan bagaimana kebijakan-kebijakannya itu semakin populer dan pro rakyat dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

"Bagi saya ketika ada saling sindir antara Pramono Anung dengan Kang Dedi Mulyadi tentu di hari-hari berikutnya sampai 5 tahun yang akan datang, baik Kang Dedi Mulyadi ataupun Pramono Anung di daerahnya masing-masing tinggal pamer tunjukkan kepada publik apa solusi-solusi konkrit yang sudah diperbuat untuk daerahnya masing-masing terkait dengan kemiskinan, pengangguran dan seterusnya dan seterusnya," beber Adi.

Termasuk menurutnya soal macet, banjir, pengangguran, yang harus dijadikan sebagai kompetisi untuk melahirkan kualitas kepemimpinan yang semakin mantap. Sehingga pemimpin-pemimpin di daerah khususnya Jakarta dan Jawa Barat itu juga membuat persoalan di daerahnya selesai.

Adi lalu menganalogikan dengan rivalitas antara dua pesepak bola hebat, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Dalam kesempatan di banyak wawancara, Leonel Messi mengatakan bahwa dia bisa meningkatkan kualitasnya karena ada rival yang cukup luar biasa namanya Ronaldo.

"Jadi Messi selalu terprovokasi, selalu memumpuk ospotisme, selalu menimbulkan bagaimana dia berlatih sangat luar biasa dibandingkan dengan yang lain. Tujuannya adalah untuk mengalahkan Ronaldo. Begitu pun Ronaldo karena ada Lionel Messi lah. kemudian dia terus berlatih menunjukkan bahwa dia adalah pemain terbaik dan bisa melampaui Lionel Messi," ujar Adi.

Artinya tutur dia rivalitas-rivalitas semacam ini cukup luar biasa. Oleh karena itu, Adi memandang ketika ada saling sindir, publik menyebutnya semacam rivalitas ini positif dalam konteks bagaimana menciptakan dan melahirkan kualitas apa namanya kepemimpinan dan solusi-solusi yang untuk bisa menjawab persoalan-persoalan yang ada di daerah.

Menurutnya ini adalah bagian dari dinamika politik. Karena memang selama ini secara kewilayahan Jakarta dengan Jawa Barat ini bukan hanya beririsan, tapi biasanya para pemimpinnya saling berkompetisi menunjukkan citra yang positif, menunjukkan bahwa merekalah yang memiliki kinerja dan penerimaan yang cukup luar biasa.

Ini terjadi karena menurut Adi gubernur DKI dan Jabar selalu dikait-kaitkan sebagai calon pemimpin di masa-masa yang akan datang.

"Karena kita tahu siapapun yang jadi gubernur Jawa Barat, siapapun yang jadi gubernur Jakarta, biasanya kalau ada pemilu terutama Pilpres itu namanya masuk dalam bursa baik sebagai calon presiden ataupun sebagai calon wakil presiden," ucapnya.

"Meski kita tahu persoalan Pilpres ataupun wakil presiden itu tentu domainnya level-elevel elit yang ada di pusat. Tapi sekali lagi bagi saya inilah politik yang saat ini sedang terjadi," ungkapnya.

Realitas sekarang ini antara Pramono dan Dedi yang disebut sebagai perang dingin, saling sindir dan bahkan ada yang nyebut perang terbuka antara Gubernur Jakarta dengan Gubernur Jawa Barat bagi Adi hal yang positif.

"Tujuannya adalah supaya dua gubernur di daerah masing-masing ini menunjukkan bahwa mereka itu punya kualitas kepemimpinan di atas rata-rata solutif dan mampu menyelesaikan persoalan yang ada di daerahnya masing-masing," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Rusak Jadi Mulus dalam 2 Bulan: Kisah Ketua RT Muda Ini Tampar Politisi yang Cuma Janji

Jalan Rusak Jadi Mulus dalam 2 Bulan: Kisah Ketua RT Muda Ini Tampar Politisi yang Cuma Janji

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:57 WIB

Kunjungan ke New York Sepekan, Pramono Tetap Pantau Pemerintahan DKI

Kunjungan ke New York Sepekan, Pramono Tetap Pantau Pemerintahan DKI

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:42 WIB

Ini Pernyataan Saling Sindir Pramono Anung dan Dedi Mulyadi yang Bikin Panas

Ini Pernyataan Saling Sindir Pramono Anung dan Dedi Mulyadi yang Bikin Panas

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:37 WIB

Fakta di Balik Pidato Tanpa Tegur Sapa Pramono Anung dan Dedi Mulyadi, Benarkah Perang Dingin?

Fakta di Balik Pidato Tanpa Tegur Sapa Pramono Anung dan Dedi Mulyadi, Benarkah Perang Dingin?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 12:08 WIB

Hotman Paris Desak Kang Dedi Mulyadi Copot Direksi RSUD Linggajati Terkait Kasus Bayi Meninggal

Hotman Paris Desak Kang Dedi Mulyadi Copot Direksi RSUD Linggajati Terkait Kasus Bayi Meninggal

News | Senin, 14 Juli 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB