Peran Orang Dekat dalam Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Kata Ahli Kriminologi

Tasmalinda

Senin, 14 Juli 2025 | 15:50 WIB
Peran Orang Dekat dalam Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Kata Ahli Kriminologi
Fakta baru terungkap di balik kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39).

Suara.com - Dalam setiap kasus kematian yang tidak wajar, sorotan investigasi seringkali mengarah pada lingkaran terdekat korban. Teori ini kembali mengemuka dalam kasus kematian misterius diplomat muda, Arya Daru Pangayunan.

Mantan Wakabareskrim Polri, Irjen Pol (Purn) Bekto Suprapto, secara implisit menggarisbawahi pentingnya menelusuri jejak orang-orang terdekat korban untuk menemukan titik terang.

"Bisa masalah pribadi atau orang terdekat," ujar Bekto, mengindikasikan bahwa motif di balik kematian tragis ini bisa berasal dari konflik personal yang intim.

Pernyataan ini membuka spektrum penyelidikan yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada apakah ini bunuh diri atau pembunuhan oleh orang asing, tetapi juga kemungkinan adanya "musuh dalam selimut".

Dalam kriminologi, statistik menunjukkan bahwa pelaku kekerasan fatal seringkali adalah orang yang dikenal oleh korban, baik itu anggota keluarga, pasangan, teman, maupun rekan kerja.

Motifnya pun beragam, mulai dari masalah asmara, utang-piutang, persaingan bisnis atau karir, hingga dendam pribadi yang terpendam lama.

Bekto Suprapto menekankan beberapa metode investigasi yang sangat relevan untuk menguji hipotesis keterlibatan orang dekat ini. Pertama, pemeriksaan forensik digital pada ponsel korban.

"Polisi sangat paham mengecek telepon itu, incoming call, outgoing call, SMS, WA, kemudian lokasi dan sebagainya," jelasnya saat di acara petang sore, TVone.

Komunikasi terakhir korban dengan orang-orang terdekatnya bisa mengungkap adanya pertengkaran, ancaman, atau pembicaraan janggal yang dapat menjadi motif.

baca juga

Kedua, pemeriksaan keterangan saksi dari lingkaran pertemanan dan keluarga. Siapa yang terakhir bersama korban? Adakah perubahan perilaku korban beberapa hari sebelum kejadian? Apakah korban pernah bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya dengan seseorang? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini sangat krusial.

Ketiga, analisis CCTV tidak hanya untuk mengidentifikasi orang asing, tetapi juga untuk melacak pergerakan orang-orang yang dikenal korban di sekitar lokasi kejadian pada rentang waktu kematian. Apakah ada orang dekat yang terekam berada di lokasi namun tidak mengakui keberadaannya?

Dalam kasus diplomat seperti Arya, faktor pekerjaan juga tidak bisa diabaikan. Apakah ada kasus atau informasi sensitif yang sedang ditanganinya yang mungkin membuat seseorang dari lingkungan profesionalnya merasa terancam? Ini menambah lapisan kompleksitas pada penyelidikan.

Dugaan bunuh diri yang terlihat "direkayasa" juga bisa menjadi taktik pelaku dari kalangan terdekat untuk mengaburkan jejak.

Pelaku yang mengenal kebiasaan dan kondisi psikologis korban mungkin lebih mampu menciptakan skenario yang seolah-olah meyakinkan sebagai tindakan bunuh diri.

Oleh karena itu, fokus penyidik saat ini tidak hanya pada "bagaimana" korban meninggal, tetapi juga "siapa" yang memiliki motif terkuat untuk menginginkan kematiannya. Seperti yang disiratkan oleh Bekto, jawaban atas misteri kematian diplomat muda ini mungkin tidak berada jauh, melainkan tersembunyi di antara orang-orang yang setiap hari menyapanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Arya Daru Gampang Diusut, Kata Bekto Suprapto: Tapi Ada Syaratnya

Kasus Arya Daru Gampang Diusut, Kata Bekto Suprapto: Tapi Ada Syaratnya

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:30 WIB

Eks Wabareskrim: Periksa Arya Daru Pangayunan Kidal Atau Tidak!

Eks Wabareskrim: Periksa Arya Daru Pangayunan Kidal Atau Tidak!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:26 WIB

Kenapa Penjaga Kos Celingak-celinguk ke Kamar Arya Daru Pangayunan?

Kenapa Penjaga Kos Celingak-celinguk ke Kamar Arya Daru Pangayunan?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:07 WIB

5 Kunci Ungkap Kematian Janggal Diplomat Muda Menurut Mantan Wakabareskrim

5 Kunci Ungkap Kematian Janggal Diplomat Muda Menurut Mantan Wakabareskrim

News | Senin, 14 Juli 2025 | 14:41 WIB

Kasus Diplomat Tewas: Bekto Suprapto Curigai Lakban di Kepala, Bunuh Diri Tak Masuk Akal?

Kasus Diplomat Tewas: Bekto Suprapto Curigai Lakban di Kepala, Bunuh Diri Tak Masuk Akal?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 14:05 WIB

Update Kasus Kematian Misterius Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan

Update Kasus Kematian Misterius Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:44 WIB

Akhirnya Terungkap! Misteri Penjaga Kos yang Intip Kamar Diplomat Arya Daru Sesaat Sebelum Tewas

Akhirnya Terungkap! Misteri Penjaga Kos yang Intip Kamar Diplomat Arya Daru Sesaat Sebelum Tewas

News | Senin, 14 Juli 2025 | 13:02 WIB

Mantan Jenderal Turun Tangan! Desak Investigasi Ilmiah Kasus Diplomat Tewas dengan Lakban

Mantan Jenderal Turun Tangan! Desak Investigasi Ilmiah Kasus Diplomat Tewas dengan Lakban

News | Senin, 14 Juli 2025 | 11:58 WIB

Terkini

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

×