BP2MI Gandeng 4 Kementerian, Pekerja Migran Diberi Pelatihan hingga Jaminan Pensiun

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 14 Juli 2025 | 16:38 WIB
BP2MI Gandeng 4 Kementerian, Pekerja Migran Diberi Pelatihan hingga Jaminan Pensiun
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang juga Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding menggandeng 4 kementerian dalam melindungi pekerja di luar negeri. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Sebuah langkah besar untuk melindungi dan memberdayakan pekerja migran Indonesia (PMI) beserta keluarganya resmi diambil.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) secara resmi menggandeng empat lembaga negara sekaligus melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis.

Empat lembaga tersebut adalah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan langsung oleh para pimpinan lembaga di Kantor BP2MI, Jakarta, pada Senin (14/7/2025).

Mereka yang hadir adalah Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, dan Wakil Ketua KPAI Jasa Putra.

Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding, memaparkan bahwa kolaborasi ini menyentuh berbagai aspek krusial, dari hulu hingga hilir, dalam siklus kehidupan pekerja migran.

"Sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, misalnya, akan fokus pada penuntasan beberapa urusan ketenagakerjaan yang masih dalam masa transisi. Ini akan kami selesaikan dalam waktu dekat," ujar Karding.

Lebih lanjut, BP2MI akan memanfaatkan balai-balai latihan kerja milik Kemenaker untuk meningkatkan kompetensi calon pekerja migran sebelum berangkat.

"Kemenaker memiliki banyak balai dan sumber daya yang mumpuni. Kami menargetkan setidaknya 100 ribu calon pekerja migran bisa dilatih secara khusus oleh mereka sebelum berangkat ke luar negeri," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, sinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM menyasar kesejahteraan para purnakerja migran.

Karding menyebut banyak desa kantong pekerja migran yang potensial untuk dikembangkan.

Melalui kerja sama ini, KemenKopUKM diharapkan dapat mendorong lahirnya koperasi-koperasi yang dikelola oleh para purnakerja migran.

"Kerja sama ini mencakup pendampingan hingga koperasi tersebut dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan," tambahnya.

Di sektor pariwisata, kerja sama dengan Kemenparekraf terbagi menjadi dua pilar utama. Pertama, penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang andal di bidang perhotelan.

"Permintaan untuk tenaga kerja di sektor hospitality, spa, dan sejenisnya di luar negeri sangat besar. Tentu setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi, kita akan siapkan SDM untuk pasar global," kata Karding.

Pilar kedua adalah pengembangan desa wisata yang sering kali bersinggungan dengan program desa migran emas—desa yang dimotori oleh para pekerja migran.

"Ini menjadi titik temu program pemberdayaan kami," tegasnya.

Aspek yang tak kalah penting adalah perlindungan anak-anak pekerja migran, yang menjadi fokus kerja sama dengan KPAI.

Karding menyoroti banyaknya anak yang harus terpisah dari orang tua mereka.

KPAI diharapkan dapat memastikan tumbuh kembang mereka tetap terjaga melalui program parenting dan pemberdayaan.

Sorotan utama lainnya adalah nasib anak-anak yang lahir di luar negeri dan tidak memiliki dokumen kewarganegaraan saat kembali ke Indonesia.

"Ini masalah serius. Bersama KPAI, kami akan memastikan anak-anak Indonesia ini mendapatkan hak mereka atas dokumen kependudukan, seperti akta lahir," ungkap Karding.

"Setelah itu, kami siapkan masa depan mereka, apakah ingin kembali bekerja di luar negeri saat dewasa atau berkarier di dalam negeri. Mereka bisa terserap melalui koperasi atau program pelatihan yang ada."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Anggaran KemenP2MI Ditambah, DPR: Demi Lindungi Jutaan Buruh Migran

Dukung Anggaran KemenP2MI Ditambah, DPR: Demi Lindungi Jutaan Buruh Migran

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 13:27 WIB

KP2MI Gelar Lokakarya untuk Keluarga dan Anak Pekerja Migran: Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak

KP2MI Gelar Lokakarya untuk Keluarga dan Anak Pekerja Migran: Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:19 WIB

Bukan Tak Ada Lapangan Kerja, PCO Jelaskan Maksud Menteri Karding Sarankan Cari Kerja di Luar Negeri

Bukan Tak Ada Lapangan Kerja, PCO Jelaskan Maksud Menteri Karding Sarankan Cari Kerja di Luar Negeri

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 07:34 WIB

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 07:31 WIB

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

×