Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Ungkap Fakta Ini, Desak Pengawalan Kasus

Muhammad Ilham Baktora, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 15 Juli 2025 | 12:52 WIB
Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Ungkap Fakta Ini, Desak Pengawalan Kasus
Kaka ipar Diplomat Kemlu yang tewas terlilit lakban, Meta Bagus ditemui di rumah keluarga, Banguntapan, Bantul. (dok.Istimewa)

Suara.com - Kasus kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan dengan wajah terlilit lakban masih diselidiki polisi.

Pihak keluarga meminta semua pihak mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kakak ipar Daru, Meta Bagus mengungkapkan saat ini proses penyelidikan masih berlangsung.

Pihak keluarga pun tetap mempercayakan setiap prosesnya kepada kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

"Dan tentunya kami juga mengajak teman-teman dari pers, teman-teman wartawan dan juga masyarakat pada umumnya untuk sama-sama mengawal ya, sama-sama mengawal proses ini," kata Bagus saat ditemui di kediamannya, Selasa (15/7/2025).

Saat ini, disampaikan Bagus, pihak keluarga pun masih tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian serta Kementerian Luar Negeri.

Dia percaya bahwa seluruh pihak berwajib sedang melajukan pemeriksaan-pemeriksaan sesuai dengan kaidah yang ada.

"Kita menghormati segala macam proses yang sedang dilaksanakan oleh pihak berwajib. Kalau kami dari keluarga sekali lagi menegaskan kami menyerahkan proses penyelidikan ini kepada yang berwajib," tegasnya.

Bagus bilang keluarga hanya menginginkan semua proses penyelidikan terkait kematian Arya Daru bisa berjalan dengan lancar.

baca juga

"Ya, kami menginginkan proses ini berjalan dengan baik itu aja mas intinya," ucap dia.

Terkait sejumlah pihak termasuk beberapa rekan-rekan SMA Arya Daru yang meyakini kasus ini merupakan pembunuhan, dari pihak keluarga, kata Bagus, tetap mempercayakan semua kepada kepolisian.

"Ini kan proses penyelidikan kan belum selesai. Nah, kami dari keluarga kan juga mengikuti ya proses penyelidikan kegiatan dari pihak yang berwajib," ujarnya.

Dia kembali meminta semua pihak untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

"Makanya berulang kali saya sampaikan kepada teman-teman mari yuk kita sama-sama mengawal, mari kita sama-sama melihat. Saya yakin juga polisi sudah, sedang, sedang bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kaedah-kaedah pekerjaan kepolisian gitu," imbuhnya.

Tagar Justice for Daru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan Berlalu, Ini 4 Teka-teki Kematian Arya Daru yang Masih Misterius

Sepekan Berlalu, Ini 4 Teka-teki Kematian Arya Daru yang Masih Misterius

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:25 WIB

5 Misi Kemanusiaan dan Tugas Sensitif Arya Daru Sebelum Wafat Secara Misterius

5 Misi Kemanusiaan dan Tugas Sensitif Arya Daru Sebelum Wafat Secara Misterius

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 11:01 WIB

Usut Kematian Misterius Arya Daru Diplomat Kemlu, Polisi Pakai Metode Scientific Investigation

Usut Kematian Misterius Arya Daru Diplomat Kemlu, Polisi Pakai Metode Scientific Investigation

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:26 WIB

Terkini

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

×