"Babat Aja!" 6 Fakta Mengerikan Kartel Haji yang Jadi Target Perang Prabowo

Wakos Reza Gautama

Selasa, 15 Juli 2025 | 21:28 WIB
"Babat Aja!" 6 Fakta Mengerikan Kartel Haji yang Jadi Target Perang Prabowo
fakta mengerikan tentang kartel haji di Indonesia. [suara.com/wakos gautama]

Suara.com - Ibadah haji, sebuah rukun Islam yang sakral, ternyata menyimpan sisi gelap yang telah mengakar selama bertahun-tahun di Indonesia.

Sebuah sistem busuk yang bekerja layaknya mafia, merampas hak para jemaah, dan mengeruk keuntungan haram. Kini, sebuah perintah perang telah dikumandangkan langsung dari Istana.

Presiden Prabowo Subianto, melalui Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, telah memberikan ultimatum yang tegas dan tanpa kompromi: babat habis praktik kartel dalam penyelenggaraan haji.

Perintah ini bukan sekadar wacana, melainkan genderang perang terhadap sebuah sistem korup yang telah lama menjadi benalu.

Berdasarkan pengakuan Dahnil, berikut adalah 6 fakta mengerikan tentang kartel haji yang kini menjadi target utama pemerintah dikutip dari ANTARA.

1. Perintah Perang dari Presiden: "Kau Babat Aja!"

Ini bukan sekadar arahan birokrasi, melainkan perintah perang personal. Dalam diskusi dengan Fraksi PKS, Dahnil Anzar Simanjuntak secara terbuka menceritakan dialognya dengan Presiden Prabowo.

Setelah melaporkan keberadaan kartel yang menggerogoti sistem haji, jawaban yang ia terima begitu singkat, padat, dan mengerikan bagi para pemain kotor di dalamnya.

"Saya sebutkan Pak, ini ada kartel, di perhajian kita ada kartel. Apa jawab Presiden pada saya? Udah, kau babat aja."

baca juga

Perintah ini menunjukkan tingkat kegeraman tertinggi dari kepala negara, menandakan bahwa praktik ini tidak akan lagi ditoleransi dan harus diberantas hingga ke akarnya tanpa pandang bulu.

2. Bukan Musuh Biasa, Kartel Haji Punya Kuasa 'Membabat Balik'

Jangan bayangkan kartel ini adalah sekumpulan calo amatiran. Dahnil sendiri mengakui kekuatan masif yang dimiliki oleh jaringan ini. Saat menerima perintah "babat", ia sempat mengingatkan Presiden akan risiko yang dihadapi.

"(Saya menjawab) Pak ini kartel loh, kartel itu besar, punya semua sumber daya yang ada. Bisa-bisa dibabat balik."

Pernyataan ini adalah pengakuan jujur bahwa kartel haji bukanlah musuh yang mudah. Mereka memiliki sumber daya finansial, jaringan politik, dan pengaruh yang begitu kuat sehingga mampu melawan balik aparat atau pejabat yang mencoba membongkar praktik mereka. Ini adalah pertarungan melawan sistem, bukan sekadar oknum.

3. Modus Licik Terbongkar: Kawin Palsu Demi Potong Antrean Haji

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Titah 'Babat Habis' dari Prabowo, Dahnil Anzar Siap Sikat Kartel Haji

Dapat Titah 'Babat Habis' dari Prabowo, Dahnil Anzar Siap Sikat Kartel Haji

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:20 WIB

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:01 WIB

Makan Malam Bereng, Prabowo dan Macron Bahas Solusi Soal Konflik Israel-Palestina

Makan Malam Bereng, Prabowo dan Macron Bahas Solusi Soal Konflik Israel-Palestina

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:24 WIB

Ngobrol 4 Mata dengan Macron, Prabowo Tebar Pujian: Prancis Banyak Bantu Kita di Eropa

Ngobrol 4 Mata dengan Macron, Prabowo Tebar Pujian: Prancis Banyak Bantu Kita di Eropa

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:19 WIB

Bastille Day Prancis, Presiden Prabowo Subianto Jadi Tamu Kehormatan

Bastille Day Prancis, Presiden Prabowo Subianto Jadi Tamu Kehormatan

Foto | Selasa, 15 Juli 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×