CEPA Disepakati, Prabowo Buka Akses Bebas Tarif ke Pasar Eropa

Denada S Putri

Rabu, 16 Juli 2025 | 18:27 WIB
CEPA Disepakati, Prabowo Buka Akses Bebas Tarif ke Pasar Eropa
Presiden RI Prabowo Subianto. [ANTARA]

Suara.com - Setelah lebih dari satu dekade negosiasi yang penuh dinamika, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya mencapai titik temu dalam kesepakatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA)—sebuah pencapaian penting yang diyakini akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta perdagangan global.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan langsung kabar tersebut setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025, usai melakukan kunjungan ke Brussels dan beberapa negara sahabat lainnya.

“Di Uni Eropa, ada terobosan luar biasa, setelah 10 tahun perundingan alot, akhirnya kita mencapai kesepakatan Indonesia dan Uni Eropa akan masuk ke dalam apa yang disebut CEPA,” kata Prabowo, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.

Prabowo menjelaskan, CEPA sejatinya merupakan bentuk kemitraan ekonomi yang setara dengan perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement/FTA).

Namun, di dalamnya termuat visi jangka panjang untuk membangun hubungan saling menguntungkan yang menyeluruh.

“Jadi, barang-barang kita bisa masuk Uni Eropa 0% tarif, mereka juga, jadi kita sangat ada hubungan simbiosis,” ujarnya.

Kemitraan ini, lanjut Prabowo, menciptakan peluang besar bagi produk ekspor Indonesia agar lebih kompetitif di pasar Eropa. Ia menilai kerja sama ini menjadi titik balik dalam strategi diplomasi ekonomi nasional.

“Mereka punya teknologi yang bagus, punya sains, punya dana keuangan, kita punya mineral, kita punya komoditas, kita punya pasar, jadi ini simbiosis,” tambahnya.

Kesepakatan CEPA antara Presiden Prabowo dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga diyakini membuka lembaran baru bagi peningkatan investasi, transfer teknologi, serta diversifikasi produk ekspor.

Dengan tarif masuk 0 persen yang akan diberlakukan secara timbal balik, Indonesia tidak hanya memperluas akses ke pasar Eropa, tetapi juga berpotensi menarik lebih banyak investasi berbasis nilai tambah di dalam negeri.

Perjanjian ini juga menjadi dasar penguatan kerja sama jangka panjang, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kian kompleks.

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Dua Pekan Lawatan, Menghasilkan Apa Saja?

Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai lawatan sejumlah negara di Eropa, yakni Prancis dan Belgia.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor ekor PK-GIG yang ditumpangi kepala negara mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 14.55 WIB.

Tampak menyambut kedatangan Prabowo, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Diketahui Prabowo telah melakukan kunjungan ke sejumlah negara sahabat. Kunjungan tersebut dimulai sejak 1 Juli 2025.

Prabowo memulai kunjungan ke luar negeri dengan menyambangi Arab Saudi.

Kunjungan ke Arab Saudi dalam rangka bertemu Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman Al Saud di Jeddah. Usai pertemuan tersebut, kepala negara melaksanakan ibadah umrah di Mekkah.

Setelah dari Arab Saudi, Prabowo melakukan lawatan ke Rido de Janeiro, Brasil dalam rangka KTT BRICS 2025. Prabowo melanjutkan lawatan di Brasil dengan bertolak ke Brasilia untuk kunjungan kenagaraan dan bertemu Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Prabowo kemudian bertolak ke Eropa. Ia berkunjung ke Brussel, Belgia hingga ke Paris, Prancis.

Selain ke kedua negara tersebut, orang nomor satu di Indonesia itu turut menyambangi Inggris dan Belarusia.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo bertolak dari Paris, Prancis, kembali menuju tanah air pada Selasa, 15 Juli 2025, waktu setempat.

Keberangkatan Prabowo dari Paris menandakan berakhirnya rangkaian lawatan kepala negara ke sejumlah negara sahabat.

Melansir keterangan Sekretariat Presiden, Prabowo lepas landas dari Bandar Udara Orly menggunakan Pesawat Garuda Indonesia-1.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Prancis Muhammad Oemar serta Atase Pertahanan KBRI Paris Marsma TNI Anang Surdwiyono turut melepas keberangkatan Prabowo menuju Indonesia.

Barisan pasukan jajar kehormatan dari militer Perancis juga mengiringi Prabowo masuk ke pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump 'Klaim Kemenangan', Presiden Prabowo: Kita Terus akan Negosiasi

Donald Trump 'Klaim Kemenangan', Presiden Prabowo: Kita Terus akan Negosiasi

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:25 WIB

Tarif Trump Turun 19 Persen, Pertamina Bersiap Lakukan Impor Minyak Mentah Hingga LPG

Tarif Trump Turun 19 Persen, Pertamina Bersiap Lakukan Impor Minyak Mentah Hingga LPG

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:20 WIB

'Bukan Cocoklogi': Istana Jelaskan Penetapan Hari Kebudayaan Nasional Sama dengan Ultah Prabowo

'Bukan Cocoklogi': Istana Jelaskan Penetapan Hari Kebudayaan Nasional Sama dengan Ultah Prabowo

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:07 WIB

Terkini

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB