Sindir Balik Jokowi Soal Pemakzulan Gibran, FPP TNI: Tak Perlu Dijatuhkan, Reputasinya Sudah Jatuh

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:09 WIB
Sindir Balik Jokowi Soal Pemakzulan Gibran, FPP TNI: Tak Perlu Dijatuhkan, Reputasinya Sudah Jatuh
Joko Widodo atau Jokwoi bersama putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. (ANTARA News/Hanni Sofia)

Suara.com - Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI) menanggapi pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang menduga ada "agenda besar politik" di balik isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Inisiator FPPTNI, Dwi Tjahyo Soewarsono, menegaskan gerakan yang digalang para purnawirawan ini murni didasari semangat menjaga kepentingan bangsa, bukan manuver politik untuk menyerang siapa pun.

"Tujuan kami itu hanya satu, untuk menyelamatkan bangsa dan negara, untuk kepentingan bangsa dan negara. Tidak ada motivasi lain, tidak ada keinginan lain," kata Dwi kepada Suara.com, Rabu (17/7/2025).

Dwi dengan tegas membantah tudingan bahwa forum yang ia inisiasi bertujuan menjatuhkan Jokowi. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar.

"Kalau kami dituduh ingin menjatuhkan reputasi Jokowi, nggak usah dijatuhkan, reputasinya sudah jatuh sendiri. Jadi untuk apa kami jatuhkan?" sindirnya.

Dwi juga menepis anggapan bahwa gerakan pemakzulan Gibran ditunggangi kepentingan politik atau diarahkan oleh pihak tertentu. FPPTNI, kata Dwi, tidak memiliki afiliasi dengan partai politik mana pun, apalagi mencalonkan sosok pengganti Gibran.

"Tujuan kami untuk menuntut pemakzulan Gibran itu kami ingin menyelamatkan bangsa dan negara. Itu saja tujuan kami. Kami enggak punya tujuan apa-apa. Dan kami juga tidak mencalonkan siapapun atau dari partai manapun sebagai penggantinya," tegas Dwi.

Ia memastikan, gerakan tersebut murni lahir dari keprihatinan para mantan prajurit terhadap kondisi bangsa yang mereka nilai mulai menyimpang dari konstitusi.

"Jadi itu saya pastikan tidak ada yang mengorkestrasi gerakan kami menuntut pemakzulan Gibran tersebut," jelasnya.

Sebut Ada Agenda Besar

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan kecurigaan bahwa serangkaian isu yang menyerangnya belakangan ini, mulai dari tuduhan ijazah palsu hingga pemakzulan Gibran putra sulungnya, merupakan bagian dari skenario politik yang sistematis.

Presiden ke-7 Jokowi dipastikan akan hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Kota Solo pada 19-20 Juli 2025 nanti. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Presiden ke-7 Jokowi. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

"Saya berperasaan memang kelihatannya ada agenda besar politik di balik isu ijazah palsu, pemakzulan," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, tujuan dari isu-isu itu jelas: merusak reputasi politik dan menghapus jejak prestasi yang telah ia bangun selama dua periode menjabat.

"Perasaan politik saya mengatakan ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk men-downgrade," ungkap Jokowi.

Meski begitu, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengaku tidak terlalu memusingkan serangan-serangan yang diarahkan kepadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Ada Agenda Politik Besar, Dokter Tifa: Tak Usah Stres, Kami Cuma Mau Lihat Ijazah Asli

Jokowi Sebut Ada Agenda Politik Besar, Dokter Tifa: Tak Usah Stres, Kami Cuma Mau Lihat Ijazah Asli

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:34 WIB

CEK FAKTA: Presiden Prabowo Utus Gibran ke Papua untuk Misi Perdamaian, Benarkah?

CEK FAKTA: Presiden Prabowo Utus Gibran ke Papua untuk Misi Perdamaian, Benarkah?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:02 WIB

Wamen Noel Puas Banget Tertawa Lihat Wapres Ketemu Gibran KW di Tangerang

Wamen Noel Puas Banget Tertawa Lihat Wapres Ketemu Gibran KW di Tangerang

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:45 WIB

MPLS Jawa Barat Libatkan TNI/Polri, Menteri PPPA: Sebetulnya Nggak Sampai Segitu Juga!

MPLS Jawa Barat Libatkan TNI/Polri, Menteri PPPA: Sebetulnya Nggak Sampai Segitu Juga!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:54 WIB

Terkini

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB