Rocky Gerung: Jika Gibran Dimakzulkan Jadi Hukuman Tak Langsung untuk Jokowi

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 17 Juli 2025 | 10:59 WIB
Rocky Gerung: Jika Gibran Dimakzulkan Jadi Hukuman Tak Langsung untuk Jokowi
Kolase foto Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Skenario politik paling panas kembali memantik perdebatan publik setelah pengamat politik Rocky Gerung melontarkan analisis tajamnya.

Menurutnya, jika Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka sampai dimakzulkan dari jabatannya, maka itu bukan sekadar kejatuhan politik sang putra mahkota, melainkan sebuah hukuman tak langsung yang diterima oleh ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan keras ini diungkap Rocky dalam podcast bersama Akbar Faizal, yang kini menjadi sorotan utama di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.

Analisis ini mengaitkan erat nasib Gibran dengan pertanggungjawaban Jokowi di masa lalu, sebuah isu yang terus menggema di ruang publik.

Menurut Rocky, ada sebuah sentimen kuat yang tak bisa diabaikan, yaitu keinginan masyarakat untuk melihat adanya proses akuntabilitas terhadap kepemimpinan Jokowi.

"Publik menginginkan pengadilan terhadap Jokowi atas dugaan kejahatan di masa lalu," tegas Rocky Gerung, menegaskan adanya dahaga keadilan yang belum tuntas tersalurkan dikutip dari YouTube.

Tuntutan ini, kata Rocky, menemukan jalannya melalui posisi Gibran. Ia memaparkan bahwa dalam percaturan kekuasaan, nasib sang anak bisa menjadi medium untuk 'menghukum' sang ayah secara politik, meskipun hubungan personal di antara elite tetap terjaga.

"Jika Gibran dimakzulkan, itu dianggap sebagai hukuman juga bagi Jokowi, meskipun hubungan personal Prabowo-Jokowi mungkin tetap berjalan," ujar Rocky Gerung.

Pengamat Politik, Rocky Gerung. [YouTube/Akbar Faizal]
Pengamat Politik, Rocky Gerung. [YouTube/Akbar Faizal]

Pernyataan ini menggarisbawahi pandangan bahwa Gibran tidak dilihat sebagai entitas politik yang mandiri, melainkan perpanjangan dari pengaruh dan warisan Jokowi.

baca juga

Karenanya, setiap pukulan politik yang diterima Gibran, secara otomatis akan dirasakan sebagai kegagalan atau bahkan 'karma' bagi Jokowi. Wacana pemakzulan Gibran sendiri menguat sebagai konsekuensi dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang kontroversial terkait batas usia capres-cawapres.

Lebih dari sekadar drama politik personal, Rocky melihat momentum ini sebagai pertaruhan besar bagi masa depan bangsa Indonesia. Menurutnya, penyelesaian isu-isu masa lalu adalah syarat mutlak untuk membangun fondasi negara yang lebih sehat.

"Ada harapan bahwa bangsa ini akan memulai titik karakter dan budaya politik baru jika ada pertanggungjawaban atas masa lalu," jelasnya.

Tanpa keberanian menghadapi dan menyelesaikan 'memori masa lalu', Indonesia dinilai akan terus terjebak dalam lingkaran ketidakpercayaan dan kesulitan melangkah menuju 'harapan masa depan' yang lebih cerah.

Rocky pun menekankan pentingnya menyeimbangkan dua kutub ini. Bangsa ini perlu bergerak maju, namun tidak dengan cara melupakan atau mengubur sejarah.

"Pentingnya memisahkan persoalan agar negara bisa melihat dengan jernih dan memiliki harapan (politics of hope) dengan tidak mengabaikan memori masa lalu (politics of memory)," pungkasnya.

Analisis Rocky Gerung ini membuka babak baru dalam diskursus politik nasional, di mana nasib Gibran kini menjadi episentrum dari pertarungan narasi yang lebih besar: antara melanggengkan status quo atau menuntut sebuah pengadilan sejarah demi masa depan yang lebih berintegritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doakan Jokowi Segera Bertobat, Dokter Tifa Pede Koar-koar Ijazah Palsu: Gak Ada Pidananya!

Doakan Jokowi Segera Bertobat, Dokter Tifa Pede Koar-koar Ijazah Palsu: Gak Ada Pidananya!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 10:32 WIB

Sinyal Keras! Rocky Gerung Sebut Prabowo Mulai 'Amputasi' Warisan Jokowi

Sinyal Keras! Rocky Gerung Sebut Prabowo Mulai 'Amputasi' Warisan Jokowi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 09:38 WIB

Rocky Gerung Kuliti 'Penyakit' Politik Jokowi: Takut Dilupakan Sejarah dan Manuver Abadikan Warisan

Rocky Gerung Kuliti 'Penyakit' Politik Jokowi: Takut Dilupakan Sejarah dan Manuver Abadikan Warisan

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 09:24 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×