Jokowi Pernah Pamerkan STNK, Dokter Tifa Sentil Ijazah: Kalau Asli Pasti Bangga

Lintang Siltya Utami

Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:49 WIB
Jokowi Pernah Pamerkan STNK, Dokter Tifa Sentil Ijazah: Kalau Asli Pasti Bangga
Kolase Joko Widodo dan dokter Tifa. [tangkapan layar]

Suara.com - Dokter Tifa atau Tifauzia Tyassuma masih kerap mempertanyakan keaslian ijazah Sarjana Kehutanan milik mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi yang dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tak hanya dokter Tifa, Roy Suryo dan Rismon Sianipar pun termasuk dalam jajaran tokoh yang vokal dalam polemik ijazah palsu Jokowi. Ketiganya yang merupakan alumni UGM mempertanyakan mengapa hingga kini Jokowi enggan memperlihatkan ijazah tersebut kepada publik.

Padahal, menurut Roy Suryo, jika Jokowi langsung menunjukkan ijazah Sarjana Kehutanan miliknya kepada publik, masalah ini tidak akan berlarut-larut. Hal ini membuat dokter Tifa menyinggung momen ketika Jokowi secara sukarela menunjukkan kelengkapan surat-surat dari motor kustom miliknya.

Momen itu disinggung dokter Tifa melalui cuitan singkat di akun X miliknya @DokterTifa. Ia turut mengunggah gambar tangkapan layar sebuah pemberitaan di media online ketika Jokowi memamerkan dokumen penting tersebut, yang mencakup Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), hingga sertifikat uji.

"Kalau STNK motor asli, Jokowi bangga tunjukkan di media. Katanya waktu itu, untuk membalas pertanyaan warga atas legalitas motornya," cuit dokter Tifa.

Saat ditelusuri, momen itu terjadi ketika Jokowi melakukan riding menggunakan motor chopper miliknya pada Aprill 2018. Riding tersebut rupanya sekaligus kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat.

Ia kemudian menyinggung ijazah sarjana milik Jokowi. Bagaimana mungkin Jokowi memilih untuk menyembunyikan ijazah keluaran universitas ternama seperti UGM alih-alih bangga memamerkannya kepada publik.

"Kalau punya STNK saja bangga, kenapa Jokowi malah sembunyikan ijazah UGMnya selama 10 tahun? Kenapa menunjukkan STNK bangga tapi menunjukkan ijazah malu?" tambah dokter Tifa.

Dalam cuitan lainnya, dokter Tifa juga aktif menyoroti sikap mantan Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Sofian Effendi yang secara mendadak mencabut seluruh pernyataannya mengenai ijazah Jokowi.

baca juga

Dokter Tifa juga mengkritik Bareskrim Polri terkait prosedur gelar perkara khusus yang dinilai tidak sesuai permintaan. Menurut dokter Tifa, terdapat tiga poin di awal dalam gelar perkara khusus tersebut yang tidak sesuai.

Sesi yang disoroti merupakan sesi ketiga, yaitu tanya jawab. Padahal, pihak dokter Tifa telah menyiapkan bahan untuk disampaikan di hadapan semua pihak.

Adapun pihak-pihak yang dihadirkan pada gelar perkara khusus tersebut mencakup DPR, Kompolnas, Komnas HAM, Ombudsman, hingga saksi ahli independen. Tetapi sayangnya, Bareskrim tidak memberikan kesempatan kepada pihak TPUA untuk berdiskusi dengan stakeholder terkait.

Selain itu, Jokowi sendiri pun tidak hadir dalam gelar perkara khusus tersebut. Penegak hukum juga tidak memperlihatkan dokumen penting seperti ijazah asli Jokowi sebagai barang bukti. Hal ini tentu membuat pihak dokter Tifa merasa kecewa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Rahasia Dapur PSI: Jeffrie Geovanie Ungkap Ultimatum 'Dapatkan Jokowi atau Kubur Partai'

Bongkar Rahasia Dapur PSI: Jeffrie Geovanie Ungkap Ultimatum 'Dapatkan Jokowi atau Kubur Partai'

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:13 WIB

Diduga Ijazahnya Palsu, Jokowi Kini Jadi Olok-olok Sopir Truk

Diduga Ijazahnya Palsu, Jokowi Kini Jadi Olok-olok Sopir Truk

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:13 WIB

Kemenangan Telak 65 Persen Beri Mandat Mutlak, Tapi Sisakan Pekerjaan Rumah Bagi Kaesang

Kemenangan Telak 65 Persen Beri Mandat Mutlak, Tapi Sisakan Pekerjaan Rumah Bagi Kaesang

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 15:51 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×