Bola Panas Ijazah Jokowi Kembali Bergulir: Seret Rektor UGM, Dugaan IPK di Bawah 2,0 Jadi Sorotan!

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 22 Juli 2025 | 16:12 WIB
Bola Panas Ijazah Jokowi Kembali Bergulir: Seret Rektor UGM, Dugaan IPK di Bawah 2,0 Jadi Sorotan!
Selamat Ginting, Analis Politik & Militer Universitas Nasional. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Suara.com - Isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat ke permukaan, menjadi sorotan panas yang tak kunjung padam. Spekulasi liar dan tanda tanya besar terus menyelimuti keabsahan dokumen pendidikan orang nomor satu di Indonesia ini.

Perdebatan ini tidak hanya melibatkan Jokowi, tetapi juga menyeret sejumlah nama penting, termasuk Rektor UGM dan bahkan dinamika politik nasional.

Jejak Keraguan pada Ijazah Presiden: Klaim Selamat Ginting 

Kecurigaan publik terhadap ijazah Jokowi semakin meruncing setelah berbagai pihak mengemukakan analisis mereka.

Salah satu yang vokal adalah Selamat Ginting, analis politik dan militer dari Universitas Nasional. Dalam sebuah podcast di Forum Keadilan TV, Ginting secara blak-blakan mengungkapkan bahwa ijazah Jokowi patut diduga palsu.

"Ijazah Jokowi patut diduga palsu karena hanya sampai sarjana muda dan IPK di bawah 2,0 yang diragukan kelulusannya," ungkap Ginting dikutip dari YouTube.

Selamat Ginting, Analis Politik & Militer Universitas Nasional. [YouTube/Forum Keadilan TV]
Selamat Ginting, Analis Politik & Militer Universitas Nasional. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Pernyataan ini sontak memicu gelombang diskusi dan menjadi bahan bakar baru dalam polemik yang sudah lama bergemuruh.

Lebih lanjut, Ginting juga menyoroti keengganan Jokowi untuk menunjukkan ijazah fisiknya secara terbuka kepada publik.

"Jokowi tidak pernah mau menunjukkan ijazah fisiknya," tegas Ginting.

baca juga

Hal ini semakin menambah daftar pertanyaan yang belum terjawab, memperkuat dugaan di kalangan sebagian masyarakat.

Keterlibatan Pihak Lain: Dari Rektor UGM hingga Foto yang Membingungkan 

Isu dugaan ijazah palsu ini tak hanya berhenti pada sosok Jokowi. Selamat Ginting turut menyeret nama-nama lain yang diduga terlibat atau tersandera dalam pusaran kontroversi ini.

Ia menyebutkan bahwa Rektor UGM saat ini, Prof. Ova Emilia, juga diduga tersandera karena kasus gagal bayar bank yang ditalangi penguasa.

Sebuah klaim serius yang menunjukkan adanya jaringan kompleks yang disebut-sebut berada di balik layar.

Ginting juga mengomentari sumpah Rektor UGM yang menyebut "memegang rahasia negara", sebuah frasa yang ia anggap janggal dalam konteks sumpah jabatan rektor.

Ini mengindikasikan bahwa dugaan keterlibatan pihak lain dalam isu ini bukan hanya sebatas opini, melainkan juga melibatkan institusi pendidikan terkemuka di Indonesia.

Selain itu, Ginting menyoroti foto yang diunggah oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait ijazah Jokowi. Menurutnya, foto tersebut justru menimbulkan pertanyaan baru karena diduga kuat adalah foto Hari Muliono, bukan Jokowi.

Kekeliruan detail ini, jika benar, tentu akan semakin memperkeruh suasana dan memicu kecurigaan publik.

Kunci Pembuktian dan Dampak Global Isu Ijazah Palsu 

Polisi menggelar rilis wartawan terkait uji lab terkait ijazah milik Presiden RI ke-7, Jokowi.
Polisi menggelar rilis wartawan terkait uji lab terkait ijazah milik Presiden RI ke-7, Jokowi.

Menurut Selamat Ginting, kunci pembuktian dugaan ijazah palsu ini sebenarnya ada pada bukti fisik yang dimiliki oleh Rismon Sianipar, salah satu penggugat yang vokal dalam kasus ini, bukan sekadar pernyataan-pernyataan.

Ini menekankan pentingnya bukti konkret dalam membongkar kebenaran di balik dugaan ini.

Ginting bahkan menyamakan kasus dugaan ijazah palsu ini dengan isu serupa yang terjadi di kancah internasional.

"Kasus ijazah palsu ini menjadi isu dunia, serupa dengan kasus Presiden Nigeria," jelas Ginting.

Ia berharap UGM dapat bertindak transparan seperti Chicago University yang membantah klaim Presiden Nigeria, demi menjaga integritas institusi pendidikan.

Polemik dugaan ijazah palsu Jokowi ini adalah ujian berat bagi transparansi dan akuntabilitas.

Masyarakat menanti kejelasan, bukan hanya untuk memenuhi rasa ingin tahu, tetapi juga untuk memastikan bahwa pemimpin tertinggi negara memiliki integritas yang tak diragukan.

Siapa yang pada akhirnya akan membongkar tabir ini? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Eks Rektor UGM Cabut Pernyataan Soal Ijazah Jokowi, Pengamat Duga Ada Tekanan Besar

Geger Eks Rektor UGM Cabut Pernyataan Soal Ijazah Jokowi, Pengamat Duga Ada Tekanan Besar

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:57 WIB

Bukan Cuma Orangnya yang Diperiksa, Flashdisk Kader PSI Pembela Jokowi Juga Disita Polisi

Bukan Cuma Orangnya yang Diperiksa, Flashdisk Kader PSI Pembela Jokowi Juga Disita Polisi

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:26 WIB

Dokter Tifa Sebut Tukang Cetak Ijazah Jokowi dan Pembakar Pasar Pramuka Sudah Ditemukan, Siapa?

Dokter Tifa Sebut Tukang Cetak Ijazah Jokowi dan Pembakar Pasar Pramuka Sudah Ditemukan, Siapa?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik

Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:18 WIB

Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan

Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:16 WIB

4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!

4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:15 WIB

5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan

5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:14 WIB

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

×