Temuan Baru UGM: Potasium Bisa Jadi Kunci Prediksi Letusan Besar Gunung Api

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 Juli 2025 | 13:54 WIB
Temuan Baru UGM: Potasium Bisa Jadi Kunci Prediksi Letusan Besar Gunung Api
Seorang warga melihat erupsi dari kawah Gunung Ibu terlihat dari Desa Duono, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (15/1/2024). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc]

Suara.com - Selama ini, kadar silika dalam magma menjadi patokan utama dalam memperkirakan seberapa besar letusan gunung api.

Tapi kini, sebuah studi terbaru dari Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka babak baru: unsur potasium justru bisa menjadi indikator penting untuk mendeteksi potensi letusan besar, bahkan pembentukan kaldera.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Fakultas Geografi UGM, dipimpin oleh Dr. Indranova Suhendro. Mereka menganalisis 40 gunung api aktif di Pulau Jawa, termasuk Merapi, Ijen, dan Raung.

Dengan menggabungkan data geokimia dan morfologi permukaan gunung menggunakan citra satelit, model elevasi digital, serta perangkat lunak pemetaan, tim menemukan pola yang menarik: semakin tinggi kandungan potasium, semakin besar kemungkinan gunung tersebut membentuk kaldera.

Warga melihat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dari Pantai Wairotang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/6/2025). [ANTARA FOTO/Arnoldine Shanon/sgd/foc]
Warga melihat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dari Pantai Wairotang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/6/2025). [ANTARA FOTO/Arnoldine Shanon/sgd/foc]

Berbeda dari silika atau magnesium yang selama ini dianggap penentu, potasium ternyata menunjukkan perbedaan yang lebih tajam. Semua tipe gunung, dari stratovolcano hingga compound volcano, memiliki rentang silika yang saling tumpang tindih. Tapi kandungan potasium di gunung bertipe kaldera selalu lebih tinggi. Kaldera seperti Raung, Dieng, dan Bromo terbukti mengandung magma kaya potasium.

Fenomena ini penting karena potasium memengaruhi kemampuan magma menyimpan gas. Semakin tinggi kandungannya, semakin banyak gas yang bisa terjebak dalam tekanan tinggi. Ketika tekanan itu tiba-tiba dilepaskan, hasilnya bisa sangat eksplosif, hingga menyebabkan runtuhnya puncak gunung dan terbentuknya kaldera.

Tak hanya unsur kimia, penelitian ini juga menyentuh aspek tektonik. Di Jawa Timur, sudut subduksi lempeng Benua Australia lebih curam dibanding di Jawa Tengah atau Barat. Kondisi ini mendukung pembentukan magma yang lebih kaya potasium, dan menariknya, sebagian besar kaldera di Jawa memang ditemukan di bagian timur.

Dari temuan ini, tim UGM mengusulkan tiga jalur evolusi gunung api: pertama, stratovolcano yang langsung berubah menjadi kaldera karena lonjakan potasium; kedua, yang berubah bertahap melalui fase compound; dan ketiga, yang berhenti di tahap compound karena kadar potasiumnya rendah.

Lebih dari sekadar temuan akademis, riset ini membawa implikasi penting untuk mitigasi bencana. Selama ini, sistem peringatan dini lebih mengandalkan faktor visual atau ukuran gunung.

baca juga

Dengan pendekatan berbasis potasium, ada kemungkinan kita bisa memprediksi letusan besar dengan lebih akurat, bahkan sebelum tanda-tanda visual muncul.

Bagi masyarakat yang tinggal di dekat gunung api, terutama di Pulau Jawa, ini adalah kabar penting. Sebuah elemen kimia yang selama ini kurang diperhatikan ternyata bisa menjadi petunjuk awal untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Dr. Indranova dan tim berharap studi ini bisa menjadi dasar baru dalam kebijakan kebencanaan nasional. Lewat kerja sama antara ilmu kebumian dan lembaga mitigasi bencana, potasium bisa menjadi bagian dari sistem monitoring gunung api yang lebih cerdas dan lebih siap siaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dua Kali, Intensitas Gempa Meningkat

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dua Kali, Intensitas Gempa Meningkat

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 06:43 WIB

Detik-Detik Polisi Terluka Akibat Ledakan Gas Saat Masak Mi Instan di Gunung Sindur Bogor

Detik-Detik Polisi Terluka Akibat Ledakan Gas Saat Masak Mi Instan di Gunung Sindur Bogor

News | Senin, 07 Juli 2025 | 21:57 WIB

Gunung Lewotobi Erupsi: Ribuan Warga Mengungsi, Kemensos Salurkan Bantuan Rp5 Miliar

Gunung Lewotobi Erupsi: Ribuan Warga Mengungsi, Kemensos Salurkan Bantuan Rp5 Miliar

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:18 WIB

Terkini

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×