Gegara Aturan Masuk Sekolah Jam 6.30, Dedi Mulyadi Digeruduk Warganet: Kurang Tidur!

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 25 Juli 2025 | 12:54 WIB
Gegara Aturan Masuk Sekolah Jam 6.30, Dedi Mulyadi Digeruduk Warganet: Kurang Tidur!
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. [YouTube Kang Dedi Mulyadi]

Suara.com - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menerapkan aturan jam masuk sekolah menjadi pukul 6.30 WIB untuk seluruh jenjang pendidikan menjadi sorotan publik, khususnya para orang tua murid.

Bukan tanpa sebab, Dedi Mulyadi menilai bahwa perubahan jam sekolah tersebut menjadi kompensasi waktu atas penghapusan kegiatan belajar mengajar pada Sabtu. Pasalnya, Dedi Mulyadi telah merubah jadwal pembelajaran menjadi Senin hingga Jumat.

Adapun kebijakan jam masuk sekolah tersebut tertera dalam surat edaran yang diterbitkan Gubernur Jawa Barat pada 28 Mei 2025 dengan Nomor 58/PK.03/Disdik.

Tak hanya jenjang SMP dan SMA, namun anak-anak yang masih duduk di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pun wajib masuk sekolah pada pukul 6.30 WIB dengan durasi belajar minimal 120 menit per hari pada Jumat dan minimal 195 menit per hari pada Senin hingga Kamis.

Sayangnya, kebijakan jam masuk yang diterapkan Dedi Mulyadi diprotes oleh warganet. Hal itu terlihat dalam kolom komentar di salah satu video yang diunggah oleh Dedi Mulyadi di akun TikTok miliknya @dedimulyadiofficial.

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi bertemu dengan siswi SLBN A Pajajaran Bandung yang diusir dari asrama. Namun, saat ditelusuri kolom komentarnya, mayoritas warganet justru mendesak Dedi Mulyadi untuk mengubah aturan jam masuk sekolah.

Penyebabnya pun berbagai macam. Beberapa menilai bahwa jika Dedi Mulyadi ingin para siswa masuk puku 6.30 WIB pagi, maka jam pulang sekolah seharusnya menjadi lebih awal.

Tak hanya itu, warganet lainnya pun menilai jika para siswa masih merasa mengantuk jika harus masuk sekolah pukul 6.30 WIB. Beberapa lainnya juga beranggapan tak bisa berpikir dengan jernih lantaran otak dipaksa bekerja terlalu pagi.

"Pak, saya mohon ini mah pak, cabut sistem sekolah jam 06.30 pagi karena orang tua itu nyiapin makanan lebih pagi, semisal di jam 4. Berangkat sekolah juga harus jalan kaki, nggak boleh antar jemput tapi kalau masuknya lebih pagi gimana anak itu berangkat, sedangkan sekolah saja jam 06.30," tulis akun @rha****

"Pak, saya minta tolong di SMP swasta hapus pulang jam 4 sore dikarenakan jam berangkat yang maju menjadi 6.30, saya menjadi lebih pagi berangkatnya. Walau saya tidur jam 20.30, namun besoknya saat pulang sekolah saya sangat lelah karena jam pulang yang sangat lama. Saya ingin dipulangkan jam 14.30 saja pak," komentar @spad*****

"Kang Dedi, kalau sekolah masuk jam 6.30, bukannya malah bikin anak-anak kurang tidur? Banyak yang rumahnya jauh, jadi harus bangun lebih pagi. Padahal istirahat cukup itu penting buat kesehatan dan konsentrasi belajar. Apalagi di beberapa daerah cuacanya masih gelap atau dingin di jam segitu. Takutnya malah bikin murid gampang sakit atau kurang fokus. Mungkin lebih baik dipertimbangkan lagi supaya tetap seimbang antara disiplin dan kebutuhan fisik anak-anak," sambung @gaze*******

"Pak, cabut sistem sekolah jam 6.30, nggak ngotak saya masuk sekolah jam 6.30 pulangnya jam 2. Dulu aja masuk setengah jam pulang jam 2. Ini mah bukannya menyegarkan otak malah membingungkan otak," timpal @4tak**

"Pak, kenapa Jawa Barat masuk sekolah jam 6.30, negara maju aja masuk jam 9, pulang jam 15.00, belum tambah ekskul. Soalnya masuk sekolah jam 6.30 juga nggak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan anak, makanya kebanyakan anak sekolah kekurangan tidur dan kurang fokus dalam pelajaran," tambah @natk******

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp 50 Miliar Mengalir ke 1 Lembaga: Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Dana Pesantren Jabar

Rp 50 Miliar Mengalir ke 1 Lembaga: Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Dana Pesantren Jabar

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 07:46 WIB

Ambu Anne Beri Peringatan Keras: Penyebar Fitnah Cerai Diminta Bertanggung Jawab Dunia-Akhirat

Ambu Anne Beri Peringatan Keras: Penyebar Fitnah Cerai Diminta Bertanggung Jawab Dunia-Akhirat

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:41 WIB

Anne Ratna Mustika Buka Suara, Bantah Isu Cerai dan Bongkar Fitnah di Balik Pernikahan Maulana Akbar

Anne Ratna Mustika Buka Suara, Bantah Isu Cerai dan Bongkar Fitnah di Balik Pernikahan Maulana Akbar

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

News | Senin, 27 April 2026 | 10:16 WIB

BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar

BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar

News | Senin, 27 April 2026 | 10:10 WIB

Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina

Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina

News | Senin, 27 April 2026 | 09:58 WIB

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 09:41 WIB

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

News | Senin, 27 April 2026 | 09:21 WIB

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB