Berapa Jumlah Warga Miskin Sulawesi Selatan Tahun 2025? Ini Data Terbaru BPS

Muhammad Yunus

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:28 WIB
Berapa Jumlah Warga Miskin Sulawesi Selatan Tahun 2025? Ini Data Terbaru BPS
Persentase angka kemiskinan di Pulau Sulawesi pada Maret 2025 berdasarkan data BPS Sulsel [Suara.com/BPS]

Suara.com - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat tren positif dalam pengurangan angka kemiskinan di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data resmi yang dirilis pada Jumat, 25 Juli 2025, persentase penduduk miskin di Sulawesi Selatan menurun menjadi 7,60 persen per Maret 2025.

Angka ini turun sebesar 0,17 persen poin dibandingkan dengan September 2024.

Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengatakan, jumlah penduduk miskin di Sulsel kini tercatat sebanyak 698,13 ribu orang. Jika dibandingkan dengan data September 2024, jumlah tersebut berkurang 13,64 ribu orang.

Bahkan jika dibandingkan dengan kondisi setahun sebelumnya, yaitu Maret 2024. Jumlah penduduk miskin menurun lebih signifikan. Yakni sebanyak 38,85 ribu orang.

"Secara umum, tingkat kemiskinan di Sulawesi Selatan berfluktuasi pada periode Maret 2019 hingga Maret 2025, baik dari sisi jumlah maupun persentase. Di beberapa titik terjadi kenaikan seperti pada Maret 2020 dan September 2020. Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2020 hingga Maret 2022 disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia," ujarnya.

Namun, kata Aryanto, angka ini merupakan angka terendah sejak pandemi COVID-19 melanda.

Penurunan ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi berjalan cukup efektif meskipun tantangan masih ada.

BPS mencatat penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

Di perkotaan, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 5,14 persen pada Maret 2025, turun dari 5,21 persen pada September 2024.

Aryanto menyebut jumlah penduduk miskin di kota menurun menjadi 227,84 ribu orang.

Sementara, di perdesaan, tren serupa juga terlihat. Persentase kemiskinan menurun dari 10,11 persen menjadi 9,88 persen.

Sehingga, jumlah warga miskin di pedesaan pun berkurang dari 483,17 ribu menjadi 470,29 ribu orang atau turun sebanyak 12,88 ribu orang.

Penurunan angka kemiskinan di pedesaan menjadi perhatian khusus mengingat selama ini wilayah pedesaan cenderung menjadi kantong-kantong kemiskinan yang sulit disentuh kebijakan pemerataan.

"Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2024-Maret 2025, jumlah penduduk miskin perkotaan turun menjadi 227,84 ribu orang. Demikian halnya di perdesaan turun menjadi 470,29 ribu orang. Persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 5,21 persen menjadi 5,14 persen. Sama halnya di perdesaan yang turun dari 10,11 persen menjadi 9,88 persen," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:00 WIB

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:47 WIB

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:24 WIB

Terkini

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan

Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:32 WIB

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:19 WIB

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:03 WIB

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:01 WIB

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:55 WIB