Darurat Militer di Perbatasan Thailand, 751 Sekolah Tutup

Muhammad Yunus Suara.Com
Sabtu, 26 Juli 2025 | 07:46 WIB
Darurat Militer di Perbatasan Thailand, 751 Sekolah Tutup
Tentara Kamboja siaga di Kuil Preah yang berusia 900 tahun, dan menjadi sengketa antara Thailand dan Kamboja [Suara.com/VOA]

Suara.com - Pemerintah Thailand mengumumkan status darurat militer di delapan provinsi yang berada di perbatasan dengan Kamboja di tengah eskalasi ketegangan antara kedua negara tersebut.

Pengumuman itu disampaikan oleh Komando Pertahanan Perbatasan Thailand di Provinsi Chanthaburi dan Trat pada Jumat 25 Juli 2025.

"Komando pasukan pertahanan perbatasan di Provinsi Chanthaburi dan Trat mengumumkan darurat militer di sejumlah daerah di provinsi tersebut, yang segera berlaku setelah Kamboja menggunakan kekuatan untuk menginvasi Thailand di sepanjang perbatasan," demikian menurut pernyataan komando pertahanan, sebagaimana dikutip lembaga penyiaran PBS.

Pasukan Thailand dan Kamboja bentrok pada Kamis (24/7) dini hari waktu setempat di wilayah perbatasan yang disengketakan kedua negara.

Awalnya, terjadi baku tembak antara pasukan darat, yang kemudian meningkat intensitasnya.

751 Sekolah Ditutup

Pihak berwenang Thailand telah menutup sementara 751 sekolah di wilayah perbatasan Kamboja di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, menurut laporan media Thailand.

Sebagian besar sekolah yang ditutup terletak di provinsi perbatasan Sisaket, lapor surat kabar The Nation.

Sebelumnya di hari yang sama, surat kabar Kamboja The Khmer Times melaporkan bahwa Kamboja juga menutup sementara seluruh 260 sekolah di provinsi Oddar Meanchey.

Baca Juga: Dasco: Presiden Prabowo Bisa Jadi Juru Damai Thailand dan Kamboja

Provinsi Oddar Meanchey itu berbatasan dengan Thailand dan telah menjadi pusat konflik bersenjata selama dua hari terakhir, khususnya di wilayah kuil Prasat Ta Muen Thom dan Wat Tham Suea.

Pada Jumat pagi, militer Thailand mengatakan bahwa pertempuran antara pasukan Thailand dan Kamboja berlanjut dengan intensitas yang baru.

Kamboja kembali menggunakan sistem roket peluncur ganda BM-21 Grad untuk menyerang sasaran sipil jauh di dalam wilayah Thailand.

Pasukan Thailand merespons dengan tindakan balasan yang proporsional berdasarkan situasi taktis, kata militer.

Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja meningkat menjadi fase bersenjata pada 24 Juli, Banyak korban tewas dan banyak yang terluka di kedua pihak, termasuk warga sipil.

Ketegangan itu menyusul bentrokan pada 28 Mei antara personel militer Thailand dan Kamboja di zona netral yang disengketakan, yang mengakibatkan tewasnya seorang tentara Kamboja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI