Sedang Viral! Ternyata Segini Biaya Sewa Sound Horeg Sekali Hajatan

Bella

Senin, 28 Juli 2025 | 15:48 WIB
Sedang Viral! Ternyata Segini Biaya Sewa Sound Horeg Sekali Hajatan
ilustrasi sound horeg (Google AI Studio)

Suara.com - Fenomena sound horeg yang belakangan ramai di media sosial rupanya bukan sekadar hiburan desa.

Di balik dentuman suara ekstrem yang kerap memancing kerumunan, tersimpan bisnis bernilai miliaran rupiah dengan perputaran uang cepat dan melibatkan ratusan pelaku usaha di tingkat akar rumput.

Sound horeg, yang identik dengan speaker berukuran besar dan musik remix bervolume tinggi, kini menjelma menjadi ladang usaha yang serius.

Tidak sedikit pengusaha yang rela merogoh kocek hingga lebih dari Rp 1 miliar untuk membangun sistem audio kompetitif.

Kolase sound horeg India (jordar) [Ist]
Kolase sound horeg India (jordar) [Ist]

Investasi Bisa Capai Rp 1 Miliar

Untuk bersaing dalam kompetisi battle sound maupun mengisi acara hajatan, dibutuhkan perangkat audio dengan kualitas dan daya besar.

Biaya pembangunan satu set lengkap sound horeg bisa mencapai Rp 500 juta hingga lebih dari Rp 1 miliar.

Komponen termahal biasanya terletak pada speaker jenis subwoofer dan line array yang jumlahnya bisa mencapai puluhan unit.

Selain itu, pengusaha juga perlu menyediakan power amplifier berdaya besar, genset pribadi berkapasitas tinggi, truk pengangkut, serta tim kru yang terlatih.

Tarif Sewa Mencapai Puluhan Juta

Dengan investasi sebesar itu, para pemilik sound horeg mengandalkan harga sewa tinggi untuk menutupi modal dan meraih keuntungan.

Berdasarkan penelusuran di sejumlah penyedia jasa, tarif sewa sound horeg bervariasi tergantung jenis acara dan reputasi vendor.

Untuk acara skala menengah seperti hajatan atau karnaval desa, biaya sewa berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 30 juta per hari.

Sementara untuk event besar seperti kompetisi battle sound atau panggung konser, tarif bisa melonjak hingga Rp 50 juta atau lebih dalam satu kali penampilan.

Penggerak Ekonomi Lokal

Selain mendatangkan keuntungan bagi pemilik sound, industri ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Acara battle sound atau hajatan besar biasanya menciptakan keramaian yang melibatkan pedagang kaki lima, tukang parkir, penyedia jasa panggung, lighting, bahkan keamanan lokal.

Kondisi ini menjadikan sound horeg sebagai salah satu penggerak ekonomi mikro di berbagai wilayah pedesaan dan kota kecil.

Tantangan dan Regulasi

Di tengah popularitasnya, industri sound horeg juga menghadapi tantangan.

Mulai dari risiko kerusakan alat yang mahal, biaya operasional tinggi terutama untuk bahan bakar genset, hingga keluhan masyarakat terkait gangguan suara.

Beberapa daerah mulai memberlakukan pembatasan jam tayang sound system dan bahkan muncul desakan agar aktivitas ini diatur lebih ketat.

Selain itu, fatwa dari sejumlah tokoh agama mengenai gangguan kebisingan juga menjadi tekanan tersendiri bagi pelaku usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Jangan Bikin Rusak', Ini Sikap PP Muhammadiyah Terkait Fenomena Sound Horeg

'Jangan Bikin Rusak', Ini Sikap PP Muhammadiyah Terkait Fenomena Sound Horeg

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:18 WIB

5 Fakta Panas Sound Horeg: Antara Ancaman Tuli Permanen dan Para 'Sultan' di Balik Dentuman Bass

5 Fakta Panas Sound Horeg: Antara Ancaman Tuli Permanen dan Para 'Sultan' di Balik Dentuman Bass

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:03 WIB

Apa Itu Dek Bass? Sound Horeg yang Ada di India

Apa Itu Dek Bass? Sound Horeg yang Ada di India

Entertainment | Senin, 28 Juli 2025 | 14:46 WIB

Penikmat Sound Horeg Ngumpul, Ini 5 Speaker Murah Bikin Musik Jedag-Jedug Ngebass Badak

Penikmat Sound Horeg Ngumpul, Ini 5 Speaker Murah Bikin Musik Jedag-Jedug Ngebass Badak

Lifestyle | Senin, 28 Juli 2025 | 14:24 WIB

Bongkar 'Dapur' Edi Sound Horeg: Habis Miliaran Rupiah, Ini Isi Truk Audionya

Bongkar 'Dapur' Edi Sound Horeg: Habis Miliaran Rupiah, Ini Isi Truk Audionya

News | Senin, 28 Juli 2025 | 14:05 WIB

Kreasi Edi Sound, Kisah Pelopor Sound Horeg: Kreativitas Tanpa Batas atau Kontroversi Nasional

Kreasi Edi Sound, Kisah Pelopor Sound Horeg: Kreativitas Tanpa Batas atau Kontroversi Nasional

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:48 WIB

10 Suara Paling Keras dan Mematikan di Dunia: Letusan Krakatau hingga Sound Horeg Masuk Daftar!

10 Suara Paling Keras dan Mematikan di Dunia: Letusan Krakatau hingga Sound Horeg Masuk Daftar!

Tekno | Senin, 28 Juli 2025 | 14:08 WIB

Sound Horeg Lewat, Ini 5 Mobil Bekas dengan Audio Bawaan Paling Mantap!

Sound Horeg Lewat, Ini 5 Mobil Bekas dengan Audio Bawaan Paling Mantap!

Otomotif | Senin, 28 Juli 2025 | 13:03 WIB

Bikin Kuping Pecah Hingga Retakkan Bangunan! Sound Horeg Kena Regulasi Pemerintah

Bikin Kuping Pecah Hingga Retakkan Bangunan! Sound Horeg Kena Regulasi Pemerintah

News | Senin, 28 Juli 2025 | 11:19 WIB

Hobi Mahal! Ini Rincian Biaya Bikin Sound Horeg, Si Perontok Genteng yang Lebih dari Rp100 Juta

Hobi Mahal! Ini Rincian Biaya Bikin Sound Horeg, Si Perontok Genteng yang Lebih dari Rp100 Juta

Tekno | Senin, 28 Juli 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB