Angka PHK Melonjak! Wamenakar Tuding Perang Dagang Jadi Biang Kerok?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 28 Juli 2025 | 15:56 WIB
Angka PHK Melonjak! Wamenakar Tuding Perang Dagang Jadi Biang Kerok?
Wamenaker Immanuel Ebenezer menyampaikan keterangan bahwa angka pengangguran meningkat dibanding tahun sebelumnya. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) menerjang Indonesia secara signifikan sepanjang paruh pertama tahun 2025.

Data terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa sebanyak 42.385 pekerja telah menjadi korban PHK dalam periode Januari hingga Juni 2025.

Angka yang dipublikasikan melalui portal Satudata Kemenaker itu, mengonfirmasi tren peningkatan pemutusan kerja yang mengkhawatirkan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kondisi ini diakui langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang menyebut adanya eskalasi angka PHK pada tahun ini.

"Angka lonjakan PHK memang mungkin meningkat ya, sekian persen," kata Immanuel ditemui usai acara diskusi Dewas BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Industri Padat Karya Paling Terdampak

Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa sektor manufaktur atau industri padat karya menjadi episentrum dari gelombang PHK ini.

Menurut Immanuel, fenomena ini tidak dapat dilepaskan dari memburuknya kondisi ekonomi global serta dampak langsung dari perang dagang internasional yang berkelanjutan.

"Dampak perang global hari ini, perang tarif ini kan, kita enggak bisa menutup mata terhadap kejadian itu," ujarnya.

baca juga

Meski dihadapkan pada tantangan eksternal yang berat, Immanuel menegaskan bahwa pemerintah tidak bersikap pasif.

Ia menyoroti adanya geliat pertumbuhan di kawasan-kawasan industri baru yang diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sebagai langkah mitigasi utama.

"Kita hari ini lagi melonjak kawasan-kawasan industri yang resapan tenaga kerjanya juga banyak. Contohnya di Sultra (Sulawesi Tenggara). Kemudian ada di Kalimantan Timur, Jawa Barat juga. Artinya, ya memang kan kondisi globalnya hari ini memang tidak baik-baik aja. Kita tidak boleh juga seakan-akan bahwa pemerintah sedang tidak melakukan apa-apa," ucapnya.

Menurut dia, di tengah tekanan ekonomi, penting bagi publik untuk melihat upaya konkret yang sedang diimplementasikan.

Ia mengklaim bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah bergerak cepat untuk menekan angka pengangguran melalui berbagai skema strategis.

Salah satu intervensi kebijakan yang disiapkan adalah reformasi regulasi, termasuk merevisi atau bahkan mencabut peraturan yang dinilai menghambat iklim investasi dan pertumbuhan dunia usaha.

"Makanya ada regulasi-regulasi yang kiranya menghambat usaha, ya kita coba revisi atau kalau nggak dihapus," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya

Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:44 WIB

Perusahaan Outsourcing Kembalikan Puluhan Ijazah yang Ditahan, Wamenaker: Semoga Ini Menjadi Contoh

Perusahaan Outsourcing Kembalikan Puluhan Ijazah yang Ditahan, Wamenaker: Semoga Ini Menjadi Contoh

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 10:00 WIB

Blak-blakan! Rocky Gerung Sebut Data Pengangguran Ditutupi Demi Citra, UMKM Bukan Tanda Sukses

Blak-blakan! Rocky Gerung Sebut Data Pengangguran Ditutupi Demi Citra, UMKM Bukan Tanda Sukses

News | Senin, 14 Juli 2025 | 06:47 WIB

Terkini

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB