Cerita Mahfud MD "Dikeroyok" di DPR

Iwan Supriyatna | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 28 Juli 2025 | 19:08 WIB
Cerita Mahfud MD "Dikeroyok" di DPR
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Suara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD tak mempersoalkan bahwa hubungan legislatif dan eksekutif terjalin seperti saudara. Paling penting ditegaskannya bahwa kerja sama antara DPR dan pemerintah bukan demi kepentingan kolusi.

"Jadi kalau pertanyaannya mengapa bersaudara? Bagus sekali, kalau bersaudara. Tapi tetap proporsional. Jangan bersaudara, lalu berkolusi untuk membuat keputusan-keputusan, kesepakatan yang menyengsarakan rakyat," kata Mahfud dikutip Suara.com dari channel YouTube Mahfud MD Official pada Senin (28/7/2025).

Mahfud lantas menceritakan beberapa pengalamannya sebagai Menko Polhukam dan harus bertentangan dengan anggota DPR.

"Menko Polhukam itu tidak punya mitra di DPR. Tapi dua kali saya diundang DPR, saya ngelawan," kata Mahfud.

Mahfud mengenang ketika dirinya diserang dalam kasus pembunuhan yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Dia bersikukuh agar keterlibatan Sambo diungkap dalam kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Saya dilecehkan, 'Anda ini menteri koordinator atau menteri provokator?.' Saya tegaskanya ini harus dibuka. Saya tidak percaya Komnas HAM, saya tidak percaya Kompolnas. Saya melawan di DPR, belakangan kan akhirnya terungkap," kata Mahfud.

Lalu kasus transaksi keuangan mencurigakan di Kementerian Keuangan sebesar Rp349 triliun yang diungkapnya pada April 2023 lalu. Dia sempat dipanggil oleh DPR karena perkara tersebut.

"Saya dikeroyok, saya digurui. 'Tidak boleh Anda ikut campur.' Kata siapa tidak boleh? Saya bilang?" kata Mahfud.

Dia mengaku saat itu juga melakukan perlawanan. Bahkan disebutnya ada anggota DPR yang memandu untuk menyerangnya.

"Saya tidak takut. Kalau saya diusir dari ruang ini. Saya keluar dan ngomong ke luar," tegasnya.

Dari beberapa pengalamannya itu Mahfud menyampaikan bahwa tak ada masalah jika DPR dan pemerintah bersaudara, tapi bukan untuk berkolusi.

"Harus bersaudara. Tapi jangan berkolusi, itu saja," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Mahfud Soal 'Operasi Busuk' di Balik Revisi UU MK, Hakim Bisa Langsung Dipecat

Cerita Mahfud Soal 'Operasi Busuk' di Balik Revisi UU MK, Hakim Bisa Langsung Dipecat

News | Senin, 28 Juli 2025 | 18:44 WIB

Cerita Mahfud MD Diminta Tolong Raja Juli karena PSI Sempat Tak Diloloskan di Pemilu 2024

Cerita Mahfud MD Diminta Tolong Raja Juli karena PSI Sempat Tak Diloloskan di Pemilu 2024

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:18 WIB

Sempat Bela Kejagung, Mahfud MD Klarifikasi Mengapa Vonis Tom Lembong Tidak Tepat!

Sempat Bela Kejagung, Mahfud MD Klarifikasi Mengapa Vonis Tom Lembong Tidak Tepat!

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras

Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:02 WIB

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:58 WIB

Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara

Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:57 WIB

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB

Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari

Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:47 WIB

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:46 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:41 WIB

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:35 WIB

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:31 WIB