Jawaban Menggantung Titiek Soeharto Saat Disinggung Deal Politik di Balik Amnesti Hasto

Andi Ahmad S

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 21:37 WIB
Jawaban Menggantung Titiek Soeharto Saat Disinggung Deal Politik di Balik Amnesti Hasto
Terpidana kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) untuk anggota DPR Harun Masiku dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto (kanan) melambaikan tangan setibanya di Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jakarta, Jumat (1/8/2025). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]

Suara.com - Di antara rentetan pembelaan yang lugas, ada satu momen di mana Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memilih untuk irit bicara.
Saat dengan percaya diri ia membentengi keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti dan abolisi sebagai hak prerogatif, ada satu pertanyaan kunci yang membuatnya terdiam.

Apakah langkah ini adalah 'barter politik' untuk meluluhkan hati PDI Perjuangan agar merapat ke koalisi pemerintah?. Jawabannya singkat, padat, dan membiarkan ruang interpretasi terbuka lebar.

"Saya tidak tahu," kata putri Presiden Ke-2 RI Soeharto itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat (1/8/2025).

Jawaban tidak tahu dari seorang elite partai penguasa seperti Titiek Soeharto saat ditanya soal manuver politik tingkat tinggi seringkali bermakna lebih dari sekadar pengakuan ketidaktahuan.

Dalam bahasa politik, sikap ini bisa menjadi sebuah sinyal, sebuah strategi, atau sebuah tembok untuk menutupi negosiasi yang sesungguhnya sedang terjadi di balik layar.

Sebelum momen kunci itu, Titiek Soeharto tampil penuh percaya diri. Ia menyebut semua kritik yang dialamatkan pada Presiden Prabowo terkait amnesti Hasto Kristiyanto dan abolisi Tom Lembong sebagai hal yang lumrah dalam demokrasi.

Ia bahkan menegaskan posisi presiden yang tak bisa diganggu gugat dalam menggunakan haknya. "Kita sudah memilih beliau (Prabowo Subianto) sebagai presiden, dan presiden menggunakan hak-nya. Ya, mau apa lagi?" katanya.

Namun, tembok pertahanan yang kokoh itu seolah menemukan celah ketika pertanyaan beralih dari justifikasi hukum ke motif politik—khususnya soal 'mahar' untuk mengajak PDIP, partai yang menaungi Hasto, bergabung ke dalam pemerintahan.

Politikus Partai Gerindra Titiek Soeharto senang Megawati jadi ketua umum PDIP lagi. (Suara.com/Bagaskara)
Politikus Partai Gerindra Titiek Soeharto senang Megawati jadi ketua umum PDIP lagi. (Suara.com/Bagaskara)

Perubahan dari jawaban yang panjang dan tegas menjadi respons 'saya tidak tahu' yang singkat menciptakan sebuah kontras yang tajam dan sarat makna.

baca juga

Dalam panggung politik, sikap "no comment" atau "tidak tahu" dari seorang tokoh penting bisa ditafsirkan dalam beberapa cara:

Strategi Mengunci Informasi: Bisa jadi negosiasi memang sedang berlangsung dan masih sangat sensitif. Mengonfirmasi atau membantah akan sama-sama berisiko. Sikap bungkam adalah cara paling aman untuk tidak mengganggu proses lobi yang berjalan.

Menghindari Polemik Internal: Mengakui adanya "barter" akan memicu kritik keras, tidak hanya dari publik, tetapi juga bisa dari internal koalisi yang mungkin tidak semuanya setuju dengan langkah tersebut.

Bukan Ranah Otoritasnya: Meskipun seorang elite, bisa jadi Titiek memang tidak terlibat langsung dalam negosiasi tingkat tinggi tersebut dan memilih untuk tidak berspekulasi.

Namun, bagi publik dan analis politik, jawaban ini justru semakin menguatkan dugaan bahwa ada "sesuatu" di balik keputusan kontroversial tersebut. Diamnya seorang politisi seringkali lebih bising daripada pernyataannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Temui Megawati, Elite PDIP Kompak Tepis Ada Transaksi di Balik Amnesti Hasto: Kita Juga Kaget

Dasco Temui Megawati, Elite PDIP Kompak Tepis Ada Transaksi di Balik Amnesti Hasto: Kita Juga Kaget

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Gaduh, Titiek Soeharto: Itu Hak Presiden, Mau Apa Lagi?

Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Gaduh, Titiek Soeharto: Itu Hak Presiden, Mau Apa Lagi?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:57 WIB

Titiek Soeharto Bela Keputusan Kontroversial Prabowo: Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Demi...?

Titiek Soeharto Bela Keputusan Kontroversial Prabowo: Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Demi...?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Bukan Kaleng-kaleng, Ini Jabatan Baru Ahmad Muzani di Gerindra Usai Lengser Dari Kursi Sekjen

Bukan Kaleng-kaleng, Ini Jabatan Baru Ahmad Muzani di Gerindra Usai Lengser Dari Kursi Sekjen

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:39 WIB

PDIP Jadi Penyelamat Pemerintah Prabowo? Manuver Politik Megawati Bikin Publik Bertanya-Tanya

PDIP Jadi Penyelamat Pemerintah Prabowo? Manuver Politik Megawati Bikin Publik Bertanya-Tanya

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:16 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×