PDIP Jadi Penyelamat Pemerintah Prabowo? Manuver Politik Megawati Bikin Publik Bertanya-Tanya

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:16 WIB
PDIP Jadi Penyelamat Pemerintah Prabowo? Manuver Politik Megawati Bikin Publik Bertanya-Tanya
Presiden Prabowo Subianto dan Ketum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Instagram)

Suara.com - Peta politik Indonesia berubah drastis pasca-Pilpres 2024.

Melalui sebuah pernyataan yang mengejutkan, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan seluruh kader untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya program-program yang berpihak pada rakyat.

Arahan penting ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus dalam rapat di Bali, Kamis (31/7/2025) kemarin.

Keputusan ini terasa ironis bagi publik yang mengikuti dinamika politik nasional.

Megawati dan Prabowo pernah menjadi duet maut pada Pilpres 2009 (Mega-Pro), namun kemudian menjadi rival sengit selama satu dekade terakhir.

PDIP adalah partai pengusung utama Joko Widodo yang dua kali mengalahkan Prabowo Subianto dalam pertarungan pemilu yang keras.

Kini, setelah kalah dalam Pilpres 2024, PDIP justru mengulurkan tangan dukungan.

Megawati menekankan pentingnya peran partai politik dalam menjaga stabilitas negara di tengah tantangan ekonomi, defisit fiskal, dan ketegangan global.

Ia juga meminta kader untuk tetap solid, aktif menyerap aspirasi masyarakat, serta memastikan pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga: Senyum dan Kepal Tinju Hasto Kristiyanto Setelah Dapat Amnesti

Menurut Deddy, Megawati ingin PDIP menjadi pilar utama demokrasi melalui konsistensi gagasan dan kekompakan internal partai.

Lalu, manuver politik apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan besar ini? Berikut adalah empat analisisnya.

1. Prioritas Stabilitas di Atas Rivalitas Politik

Gerindra Sebut Kerja Sama Pemerintah-PDIP Terbuka: Prabowo-Megawati Bakal Berkoalisi? (Ist)
Gerindra Sebut Kerja Sama Pemerintah-PDIP Terbuka: Prabowo-Megawati Bakal Berkoalisi? (Ist)

Dalam arahannya, Megawati secara spesifik menyoroti "tantangan ekonomi, defisit fiskal, dan ketegangan global."

Ini adalah sinyal jelas bahwa para elite politik, termasuk Megawati, memandang stabilitas nasional sebagai prioritas utama.

Rivalitas politik yang terus berlanjut dianggap berisiko memperburuk kondisi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI