Megawati Ancam Kader Pemburu Kekayaan: Mundur Saja, Pintu Keluar Terbuka Lebar di Kongres PDIP

Andi Ahmad S, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:40 WIB
Megawati Ancam Kader Pemburu Kekayaan: Mundur Saja, Pintu Keluar Terbuka Lebar di Kongres PDIP
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri (Instagram)

Suara.com - Panggung penutupan Kongres VI PDI Perjuangan menjadi arena bagi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk melontarkan salah satu pidatonya yang paling keras dan tanpa kompromi.

Di hadapan ribuan kadernya, Megawati tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga sebuah ultimatum tegas yang menggetarkan Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025).

Pesan utamanya jelas, PDIP bukanlah kendaraan untuk memperkaya diri. Bagi mereka yang berniat demikian, pintu keluar terbuka lebar.

Di tengah sorotan kamera dan tatapan para kader, Megawati secara eksplisit menyasar mentalitas pragmatis yang mungkin telah menjangkiti sebagian kader.

Ia memperingatkan agar partai berlambang banteng ini tidak disalahgunakan menjadi alat untuk kepentingan pribadi.

"Jangan jadikan partai ini arena untuk terus-menerus mencari kekuasaan dan kekayaan pribadi,” kata Megawati.

Tak berhenti di situ, ia langsung menyodorkan konsekuensi bagi siapa pun yang merasa tidak sejalan dengan prinsip tersebut.

Dengan nada yang tidak main-main, Megawati menantang mereka yang tidak siap untuk mengabdi agar angkat kaki secara terhormat.

"Kalau tidak siap, lebih baik mundur secara kesatria,” tegasnya.

baca juga

Ultimatum ini menjadi sinyal kuat bahwa Megawati mencium adanya kader yang loyalitasnya tidak murni pada ideologi partai, melainkan pada potensi keuntungan material dan jabatan.

Selanjutnya, Megawati mendefinisikan kembali kriteria seorang kader sejati di matanya. Ia menyindir keras para politisi yang hanya piawai bermain kata-kata namun nihil dalam kerja nyata.

Menurutnya, loyalitas dan kualitas seorang kader dibuktikan oleh keringat, bukan oleh liur.

"Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,” ujarnya.

Pernyataan ini adalah sebuah kritik langsung terhadap model politik modern yang sering kali terjebak dalam pencitraan dan perdebatan elite. Megawati menuntut para kadernya untuk kembali ke basis utama kekuatan partai rakyat jelata.

Kader yang Ditolak:

  • Menjadikan partai alat cari kuasa dan kekayaan.
  • Hanya pandai beretorika dan pencitraan.
  • Tidak siap menjalankan instruksi.
  • Kader yang Dibutuhkan:
  • Siap mundur jika tak sejalan.
  • Rela turun ke akar rumput.
  • Menyatu dengan rakyat.
  • Menegakkan ideologi partai.
  • Kembali ke Ideologi, Jauhi Politik Populis

Sebagai penutup arahannya, Megawati menekankan fondasi filosofis yang harus dipegang teguh oleh partai. Ia memerintahkan agar arah konsolidasi PDIP ke depan tidak terjebak dalam jebakan politik populis yang dangkal.

“Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amnesti untuk Hasto, Kenneth PDIP Puji Prabowo: Layak Disebut Negarawan

Amnesti untuk Hasto, Kenneth PDIP Puji Prabowo: Layak Disebut Negarawan

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:05 WIB

4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP

4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:43 WIB

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:32 WIB

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×