Raja F1 Singapura Akui Bersalah: Siapa Ong Beng Seng, Miliuner yang Runtuhkan Citra Bersih Singapura

Bangun Santoso

Senin, 04 Agustus 2025 | 13:18 WIB
Raja F1 Singapura Akui Bersalah: Siapa Ong Beng Seng, Miliuner yang Runtuhkan Citra Bersih Singapura
Pengusaha asal Singapura, Ong Beng Seng, dipotret saat hendak menjalani persidangan, Senin (04/08). (Foto: Bloomberg/Getty Images/via BBC News Indonesia)

Suara.com - Singapura, negara yang selama ini membanggakan citra bersih dan bebas korupsi, diguncang oleh skandal tingkat tinggi yang menyeret nama seorang miliuner berpengaruh. Dia adalah Ong Beng Seng, pengusaha berusia 79 tahun yang dikenal sebagai "Raja F1 Singapura".

Disitat dari laman BBC News Indonesia, Senin (4/8/2025), dalam sidang yang digelar pada Senin (04/08), Ong mengaku bersalah atas tuduhan bersekongkol dengan mantan Menteri Perhubungan, Subramaniam Iswaran, dalam kasus suap yang mengejutkan publik.

Siapa Sebenarnya Ong Beng Seng?

Lahir di Malaysia pada tahun 1946, Ong Beng Seng pindah ke Singapura di usia muda dan merintis kerajaan bisnisnya di bidang perhotelan dan properti pada tahun 1980-an. Melalui perusahaannya, Hotel Properties Limited, ia mengendalikan jaringan hotel mewah global, termasuk Four Seasons dan Hard Rock Hotel.

Namun, namanya paling dikenal publik sebagai sosok kunci yang berhasil membawa ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, Grand Prix Formula 1, ke sirkuit jalanan Singapura.

Perannya sangat vital, dan saat skandal ini terjadi, mantan Menteri Iswaran duduk di komite pengarah F1 dari sisi pemerintah, menciptakan konflik kepentingan yang fatal.

Di tengah proses hukum ini, terungkap pula bahwa Ong tengah berjuang melawan penyakit kanker sumsum tulang langka dan perusahaan telah mengumumkan rencananya untuk mundur dari posisi direktur pelaksana demi "mengatasi kondisi medisnya".

Hadiah Mewah dan Upaya Menghalangi Hukum

Jaksa penuntut umum membeberkan serangkaian gratifikasi yang diberikan Ong kepada Iswaran saat sang menteri masih aktif menjabat. Hadiah-hadiah tersebut bernilai total lebih dari S$403.000 atau sekitar Rp5 miliar, mencakup tiket menonton Grand Prix Formula 1, penginapan di hotel mewah di Qatar, dan perjalanan menggunakan jet pribadi.

baca juga

Kasus ini menjadi lebih berat karena Ong tidak hanya dituduh memberi suap, tetapi juga bersekongkol untuk menghalangi proses hukum. Menurut jaksa, Ong membantu Iswaran melakukan pembayaran tiket pesawat dari Doha ke Singapura yang sedang diselidiki.

Hakim Vincent Hoong yang memimpin sidang menyebut tindakan ini sebagai trik yang diperhitungkan dengan matang. Dengan meminta untuk ditagih dan membayar tiket, Iswaran bertindak dengan pertimbangan dan perencanaan yang matang guna menghindari penyelidikan atas pemberian hadiah tersebut.

Akhir dari Skandal: Vonis Penjara dan Reputasi yang Tercoreng

Atas perbuatannya, Ong Beng Seng kini menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Sementara itu, rekannya dalam skandal ini, Subramaniam Iswaran, telah divonis 12 bulan penjara. Hakim Vincent Hoong menekankan bahwa kejahatan Iswaran merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang mencederai kepercayaan publik.

Hakim juga menyoroti sikap Iswaran yang seolah yakin akan bebas dari jerat hukum. "Dalam suratnya kepada perdana menteri, ia menyatakan bahwa ia menolak (dakwaan) dan menyatakan keyakinannya yang kuat bahwa ia akan dibebaskan," kata Hakim Hoong. "Oleh karena itu, saya merasa sulit untuk menerima bahwa ini merupakan indikasi penyesalannya."

Skandal ini menjadi pukulan telak bagi reputasi Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, yang selama ini menjadikan gaji fantastis para menterinya sebagai dalih untuk memerangi korupsi. Seorang profesor hukum, Eugene Tan, berkomentar, "Nilai [hadiah] itu tidak signifikan mengingat dia sudah bertahun-tahun mengabdi. Namun, dengan gajinya, seharusnya dia mampu untuk tidak menerimanya [hadiah]."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Tutup Operasional, Jetstar Asia PHK 500 Karyawan

Resmi Tutup Operasional, Jetstar Asia PHK 500 Karyawan

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:13 WIB

Reino Barack Ungkap Rutinitas Syahrini di Singapura: Bangun Jam 4 Pagi dan Salat Tahajud

Reino Barack Ungkap Rutinitas Syahrini di Singapura: Bangun Jam 4 Pagi dan Salat Tahajud

Entertainment | Senin, 04 Agustus 2025 | 10:15 WIB

Setia dengan Klub Vietnam, Mano Polking Tolak Latih Timnas Singapura

Setia dengan Klub Vietnam, Mano Polking Tolak Latih Timnas Singapura

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 08:25 WIB

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Singapura Cari Cuan dari Pajak Karbon di Sektor Penerbangan, Harga Tiket Pesawat Siap-siap Naik

Singapura Cari Cuan dari Pajak Karbon di Sektor Penerbangan, Harga Tiket Pesawat Siap-siap Naik

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:20 WIB

Penyamaran Terbongkar! 2 Bumil Akting jadi Ortu Demi Jual Bayi-bayi Indonesia ke Singapura

Penyamaran Terbongkar! 2 Bumil Akting jadi Ortu Demi Jual Bayi-bayi Indonesia ke Singapura

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:21 WIB

Mobil Amblas di Singapura: Jalan Tajong Katong Lumpuh

Mobil Amblas di Singapura: Jalan Tajong Katong Lumpuh

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×