Megawati Merapat ke Prabowo, Kabinet Geger? Ini Kata Istana Soal Jatah Menteri

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 04 Agustus 2025 | 14:04 WIB
Megawati Merapat ke Prabowo, Kabinet Geger? Ini Kata Istana Soal Jatah Menteri
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sinyal dukungan yang dilontarkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam Kongres VI PDIP langsung disambut oleh Istana. Namun, di balik sambutan positif itu, pemerintah menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak serta-merta menjadi tiket bagi PDIP untuk masuk ke dalam kabinet.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara gamblang menyebut bahwa mendukung pemerintah tidak harus selalu berarti bergabung dalam kekuasaan.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sangat menghargai sikap PDIP. Menurutnya, pemerintah memang membutuhkan masukan dan kontrol, bahkan dari pihak di luar koalisi.

"Mendukung kan tidak selalu harus bergabung ke dalam pemerintah," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025).

"Apa yang disampaikan Ibu Ketum Megawati di dalam Kongres PDI-P itu juga sesuatu yang baik. Tidak ada salahnya. Memang pemerintah juga butuh check and balance, butuh masukan. Enggak ada masalah," sambungnya.

Pernyataan ini seolah menjadi pesan bahwa Istana membuka pintu untuk kerja sama, namun tidak secara otomatis untuk berbagi kursi kekuasaan.

Soal Jatah Kursi Menteri, Istana Tegas: Belum Ada Omongan!

Saat dicecar lebih lanjut apakah pemerintah telah menyiapkan kursi di kabinet sebagai 'hadiah' atas sinyal dukungan Megawati, Prasetyo Hadi memberikan jawaban yang sangat tegas dan singkat.

Ia mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan apa pun yang mengarah pada pembagian kursi menteri untuk PDIP.

baca juga

"Belum ada pembicaraan di sana," ucapnya.

Jawaban ini seolah menutup spekulasi liar yang berkembang di publik mengenai kemungkinan PDIP merapat ke dalam Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak akan mengambil peran sebagai oposisi, melainkan akan mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat.

"Peran kami adalah memastikan bahwa pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi," ujar Megawati dalam pidatonya.

Namun, ia juga memberikan peringatan keras. Dukungan PDIP tidak bersifat mutlak. Partainya akan tetap bersikap kritis dan bersuara lantang jika ada kebijakan yang dianggap menyimpang dari nilai Pancasila dan keadilan sosial.

“Kami akan bersuara lantang jika ada kebijakan yang tidak sesuai dengan amanat penderitaan rakyat,” tegasnya.

Sikap "abu-abu" PDIP ini menunjukkan bahwa meski tidak menjadi oposisi frontal, mereka akan tetap menjadi kekuatan penyeimbang yang vokal dari luar pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luruskan Omongan Sebelumnya, Dasco Soal Bendera One Piece: Tak Masalah, Tapi Ada yang Salahgunakan

Luruskan Omongan Sebelumnya, Dasco Soal Bendera One Piece: Tak Masalah, Tapi Ada yang Salahgunakan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Drama ODOL Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Sikat Habis Truk Kelebihan Muatan di 2027

Drama ODOL Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Sikat Habis Truk Kelebihan Muatan di 2027

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:30 WIB

Cerita 'Nekat' Kia Prabowo Kejar Presiden untuk Berikan Lukisan, Berujung Dapat Laptop

Cerita 'Nekat' Kia Prabowo Kejar Presiden untuk Berikan Lukisan, Berujung Dapat Laptop

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:09 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×