Prabowo, Hasto, dan Dinasti Jokowi: Narasi Balas Dendam atau Demokrasi?

Denada S Putri

Senin, 04 Agustus 2025 | 16:32 WIB
Prabowo, Hasto, dan Dinasti Jokowi: Narasi Balas Dendam atau Demokrasi?
Kolase foto Prabowo dan Jokowi. [Ist]

Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan pengampunan hukum kepada dua tokoh kontroversial—mantan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan eks Menperin Tom Lembong—membuka babak baru ketegangan di lingkar kekuasaan.

Langkah ini, menurut pengamat politik Rocky Gerung, berpotensi memantik gelombang ‘serangan balik’ dari kubu Presiden Jokowi, yang disebutnya merasa dikhianati oleh tindakan Prabowo.

Pasalnya, baik Hasto maupun Lembong selama ini kerap diposisikan sebagai oposisi aktif terhadap kebijakan atau manuver politik yang berkaitan dengan Jokowi.

Hal itu dikatakan Rocky dalam analisis dikutip dari kanal YouTubenya, Senin, 4 Agustus 2025.

"Kita akan lihat babak berikutnya, sebut saja upaya untuk membalas. Sebut saja ini kekalahan bagi kubu Pak Jokowi. Tentu akan ada balasan," kata Rocky.

Hubungan Politik Memburuk?

Rocky menilai bahwa keputusan Prabowo tidak hanya menciptakan jarak politik antara dirinya dan Jokowi, tapi juga memperlihatkan gesekan yang makin nyata di internal koalisi pasca-Pilpres.

Ia menyebut, reaksi negatif yang muncul dari barisan pendukung Jokowi di media sosial menjadi tanda awal dari potensi konflik politik yang lebih besar.

"Yang sekarang jadi ribut adalah, yah semacam ancaman dari buzzer Jokowi untuk melengserkan Presiden Prabowo karena kecewa dengan keputusan itu," ujarnya.

baca juga

Loyalitas Gibran Diungkit

Lebih jauh, Rocky menyoroti manuver sebagian pendukung Gibran yang tampak mulai menjaga jarak dari Prabowo. Menurutnya, itu adalah refleksi dari loyalitas yang sesungguhnya.

"Jadi justru ketika para pendukung Prabowo-Gibran ini menyesalkan keputusan Prabowo, itu artinya mereka sebetulnya hanya pura-pura mendukung Prabowo dong. Berarti Gibran yang hendak diunggulkan," ungkap Rocky.

Amnesti Sebagai Koreksi Politik

Namun bagi Rocky, pemberian amnesti kepada Hasto justru mencerminkan niat baik Prabowo untuk memperbaiki kerusakan demokrasi yang muncul akibat praktik politik balas dendam di masa lalu.

Ia menegaskan bahwa kasus hukum yang menjerat Hasto adalah imbas dari intervensi politik yang dilakukan oleh Jokowi selama menjabat.

"Hasto itu adalah korban dari cawe-cawe Jokowi. Maka amnesti pada Hasto itu adalah semacam wisdom yang di akhirnya dipahami oleh Presiden bahwa demokrasi memang harus diselamatkan dari kelakuan-kelakuan politik yang sifatnya dendam," tegasnya.

Dinasti Politik Jadi Sorotan

Di ujung analisanya, Rocky tak hanya berbicara soal PDIP, tapi mengaitkannya dengan persoalan struktural yang lebih luas: ancaman dinasti politik.

Ia mengkritik ambisi kekuasaan yang dinilainya merusak sistem demokrasi, mulai dari wacana perpanjangan masa jabatan presiden hingga rekayasa politik yang melapangkan jalan Gibran menjadi calon wakil presiden.

"Dinasti Jokowi adalah halangan bagi demokrasi. Bukan sekadar halangan bagi PDIP. Karena merusak sistem dengan berbagai ambisi, mulai dari keinginan tiga periode, sampai upaya menjadikan Gibran calon di 2029," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mural One Piece Menjamur dekat Rumah Jokowi, Dihapus Demi 'Kondusif'

Mural One Piece Menjamur dekat Rumah Jokowi, Dihapus Demi 'Kondusif'

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:26 WIB

Siapa Lebih Kaya, Tom Lembong vs Dennie Arsan Fatrika Hakim yang Dulu Kasih Vonis 4,5 Tahun Penjara

Siapa Lebih Kaya, Tom Lembong vs Dennie Arsan Fatrika Hakim yang Dulu Kasih Vonis 4,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:22 WIB

Babak Akhir Drama Ijazah Jokowi? Roy Suryo Cs Terancam Hukum Setelah Upaya Mereka Kandas

Babak Akhir Drama Ijazah Jokowi? Roy Suryo Cs Terancam Hukum Setelah Upaya Mereka Kandas

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×