Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?

Yohanes Endra

Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi? (Instagram)

Suara.com - Polemik ijazah Jokowi asli atau palsu sampai hari ini masih menjadi perdebatan.

Di tengah polemik ini, kini muncul foto dokumentasi mahasiswa baru (maba) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980.

Potret itu diunggah oleh akun Instagram nusantara9798 pada 2 Agustus 2025.

Dalam narasi postingan itu, mempertanyakan wajah Presiden ke-7 RI tidak ada.

"Kenapa wajah Jokowi tidak ada?" keterangan yang dituliskan.

"Joko Widodo alias Jokowi di mana?" pertanyaan selanjutnya.

Hingga muncul sebuah pernyataan jika potret dokumentasi Maba Fakultas Kehutanan UGM 1980 itu membuka tabir kepalsuan ijazah Jokowi.

Dengan sebuah sindirian, akun itu berharap foto baru yang beredar ini tidak disalah gunakan dan diedit.

"Semoga foto ini gak disalah gunakan dengan menambahkan editan wajah Pinokio di dalamnya," tulisnya dilansir pada Senin, 4 Agustus 2025.

baca juga

Meski belum diketahui apakah foto tersebut memang benar dokumentasi Maba Fakultas Kehutanan UGM atau bukan, namun beragam reaksi netizen muncul dengan kubu yang percaya.

Menurut mereka yang percaya, bukti jika Jokowi memang tak pernah kuliah di UGM sedikit demi sedikit dikeluarkan.

"Game not over yet, satu persatu fakta dikeluarin alumni FHut UGM dalam hening. PMJ dilema," komentar netizen.

"Karena memang bukan Anggota, bukan mahasiswa UGM," celetuk netizen percaya.

"Netizen hebat kemampuan intelijen nya melampaui batas CIA dan MI6," komentar netizen lain.

"Bentar lagi muncul kok tapi editan tapi yang kelihatan cuma gundule saja," tuding netizen lainnya.

Ada netizen lain yang memberikan pendapat tentang foto ijazah Jokowi karena pakai kacamata.

"Ijazah berkacamata itu aja sudah fatal dan gak mungkin karena jaman itu jangan kan kacamata, anting-anting, jilbab aja dilarang," komentar netizen.

Reuni Jokowi dan teman seangkatan

Kalaiu itu foto saat mahasiswa baru, Jokowi belum lama ini melakukan reuni bersama teman seangkatannya di Fakultas Kehutanan UGM.

Dia bersama teman-teman angkatan 1980 tampak melepas rindu dan bernostalgia dalam acara reuni tersebut.

Sayangnya acara reuni di tengah isu ijazah palsu Jokowi itu justru mendapat banyak cibiran.

Netizen menilai reuni yang terkesan mendadak itu banyak kejanggalan terjadi.

Hingga Jokowi dituding hanya ingin membungkap publik agar percaya dirinya adalah alumni UGM.

Namun netizen terutama hatersnya menilai kalau reuni itu bebau settingan, bahkan teman-teman Jokowi banyak yang bayaran.

Yang paling bikin heboh adalah salah satu teman Jokowi bernama Mulyono disebut seorang calo bis di terminal Tirtonadi.

Pria itu disebut memiliki nama asli Wakidi bukan Mulyona.

Dalam pernyataan pria itu, dia menyebut saat kuliah seangkatan dengan Jokowi belum ada penjurusan kuliah.

Padahal saat Jokowi masuk jika melihat website Fakultas Kehutana UGM sudah memiliki 4 jurusan kuliah yang wajib diambil mahasiswanya.

"Mahasiswa diharuskan mengambil salah satu dari empat jurusan itu sejak awal. Yang tadinya jurusan di Fakultas Kehutanan itu hanya tiga tetapi pada 1978 ada lagi (tambahan jurusan)," kata mantan dosen di Fakultas Kehutanan UGM yakni Prof Mohammad Naiem.

Empat jurusan itu antara lain adalah: Silvikultur, Managemen Hutan, Teknologi Hasil Hutan dan Konservasi Sumber Daya Hutan.

Kejanggalan lain tercium netizen karena merasa aneh reuni namun memakai seragam hingga ID card.

Mereka para peserta juga datang berombongan ke tempat acara reuni dengan menaiki bus yang sama.

Hal ini terntu membuat keaslian Jokowi pernah kuliah di UGM diragukan.

Meski di kesempatan lain, Jokowi sudah membantah dan menjelaskan jika reuni itu memang satu angkatannya.

Dia menunjukkan bukti kaos dan ID Card miliknya yang memang saat reuni tak dipakai karena badannya masih sakit karena alergi yang dideritanya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan

Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 21:14 WIB

Prahara Ijazah Jokowi: 5 Fakta Terbaru yang Mengejutkan, Siapa Calon Tersangka Berikutnya?

Prahara Ijazah Jokowi: 5 Fakta Terbaru yang Mengejutkan, Siapa Calon Tersangka Berikutnya?

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:50 WIB

Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan

Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:45 WIB

'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi

'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Jokowi Tertawa Dituduh Untung dari Isu Ijazah Palsu: Kalau Mau Saya Diuntungkan, Buatlah Gaduh Terus

Jokowi Tertawa Dituduh Untung dari Isu Ijazah Palsu: Kalau Mau Saya Diuntungkan, Buatlah Gaduh Terus

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

×