Skandal Beras Oplosan: Dirut Food Station Mundur Duluan Sebelum Jadi Tersangka

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:31 WIB
Skandal Beras Oplosan: Dirut Food Station Mundur Duluan Sebelum Jadi Tersangka
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Antara/Lia Wanadriani Santosa)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap bahwa Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Karyawan Gunarso, telah lebih dulu mengajukan pengunduran diri sebelum status tersangka dalam kasus beras oplosan diumumkan oleh Bareskrim Polri.

Tak hanya Karyawan, Direktur Operasional Food Station Ronny Lisapaly yang juga turut ditetapkan sebagai tersangka disebut melakukan hal serupa. Pramono menyebut langkah itu diambil sebelum status hukum keduanya dipublikasikan ke publik.

"Begitu sebelum diumumkan, walaupun baru rumor, mereka sudah menyampaikan pengunduran dirinya," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/8).

Ia menambahkan, sejak temuan beras oplosan pertama kali diungkap oleh Kementerian Pertanian dan Polri, dirinya telah memanggil seluruh jajaran direksi Food Station. Pramono bahkan telah memberi peringatan agar semua yang terlibat bertanggung jawab.

"Sebelum peristiwa ini meledak, pada waktu itu saya sudah panggil Dirut dan jajaran direksi. Saya sudah sampaikan, kalau ini terjadi, maka segera untuk mengambil posisi," ujar mantan Sekretaris Kabinet itu.

Setelah menerima surat pengunduran diri dari Karyawan, Pemprov langsung menunjuk Julius Sutjiadi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Umum untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama. Julius disebut satu-satunya pejabat direksi yang tidak terseret kasus hukum.

"Tinggal Direktur Keuangan maka yang menjadi plt-nya, tentunya ya Direktur Keuangan ini. Sedangkan yang menjadi plt untuk direksi itu adalah kepala-kepala divisi, karena enggak boleh operasional dari Food Station ini terganggu. Ini bersifat temporary, sampai dengan RUUPS mendatang," jelasnya.

Sementara itu, penyidikan kasus beras oplosan terus bergulir di Satgas Pangan Polri. Brigjen Helfi Assegaf selaku Kasatgas Pangan Polri menyampaikan bahwa ada tiga tersangka yang berasal dari internal Food Station, yakni Karyawan Gunarso (Dirut), RL (Direktur Operasional), dan RP (Kepala Seksi Quality Control).

“Penyidik telah melakukan gelar perkara dan menemukan dua alat bukti untuk meningkatkan status tiga orang karyawan PT FS sebagai tersangka,” ujar Helfi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/8).

baca juga

Ketiganya diduga bertanggung jawab atas praktik produksi dan distribusi beras premium yang tidak sesuai standar mutu beras SNI. Beras tersebut dipasarkan dalam berbagai merek dan ukuran kemasan.

“Pelaku usaha melakukan produksi dan memperdagangkan beras premium tidak sesuai standar mutu SNI beras premium,” katanya.

Selama proses penyidikan, polisi turut menyita barang bukti sebanyak 132,65 ton beras, terdiri dari 127,3 ton beras dalam kemasan 5 kilogram dan 5,53 ton beras dalam kemasan 2,5 kilogram yang diproduksi oleh PT Food Station.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan f UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JIS Jadi Rebutan Persija dan Konser K-Pop, Pramono Anung Blak-blakan Ada Swasta Siap Ambil Alih

JIS Jadi Rebutan Persija dan Konser K-Pop, Pramono Anung Blak-blakan Ada Swasta Siap Ambil Alih

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:23 WIB

Sita 58,9 Ton Beras Premium Oplosan PT PIM, Polri: Ada Merek Sania hingga Fortune!

Sita 58,9 Ton Beras Premium Oplosan PT PIM, Polri: Ada Merek Sania hingga Fortune!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:49 WIB

Terkuak! Ini Alasan Pramono Angkat Loyalis Anies jadi Komisaris Jakpro

Terkuak! Ini Alasan Pramono Angkat Loyalis Anies jadi Komisaris Jakpro

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×