Terancam Diblokir di Indonesia, Apa Menariknya Roblox Dibanding FF Dan Mobile Legends?

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:52 WIB
Terancam Diblokir di Indonesia, Apa Menariknya Roblox Dibanding FF Dan Mobile Legends?
Ilustrasi karakter di game Roblox. [Roblox]

Suara.com - Pemerintah pusat menyoroti popularitas game Roblox di kalangan anak-anak dan membuka kemungkinan pemblokiran jika konten di dalamnya dinilai melewati batas dan membawa pengaruh buruk.

Di tengah dominasi raksasa game mobile seperti Free Fire (FF) dan Mobile Legends (ML) yang menawarkan pertempuran kompetitif dan intens, Roblox hadir dengan konsep yang sama sekali berbeda.

Jika FF dan ML adalah sebuah "arena" dengan satu tujuan utama yaitu kemenangan maka Roblox adalah sebuah "alam semesta" yang tak terbatas, di mana pemain tidak hanya bermain, tetapi juga menciptakan, bersosialisasi, dan bereksplorasi.

Meskipun ketiganya sangat populer, daya tarik Roblox terletak pada fundamental yang membuatnya unik dan sulit dibandingkan secara langsung.

Inilah yang menjadi pembeda utama.

1. Roblox adalah Platform, Bukan Sekadar Satu Game

Perbedaan paling mendasar adalah identitasnya. Free Fire adalah game battle royale dan Mobile Legends adalah game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Keduanya menawarkan pengalaman bermain yang terdefinisi dengan baik: bertarung, menyusun strategi, dan menjadi yang terakhir bertahan atau menghancurkan markas lawan.

Sementara itu, Roblox bukanlah sebuah game, melainkan sebuah platform yang berisi jutaan game buatan pengguna (user-generated content).

Di dalamnya, Anda bisa menemukan hampir semua genre yang bisa dibayangkan:

  •     Game adopsi hewan peliharaan seperti Adopt Me!
  •     Game simulasi kerja seperti Work at a Pizza Place.
  •     Game horor yang menegangkan.
  •     Game petualangan role-playing (RPG) yang kompleks.
  •     Bahkan game balapan, shooter, hingga obby (halang rintang) yang sederhana.

Pemain tidak terikat pada satu mekanisme permainan saja. Bosan dengan satu game? Cukup keluar dan cari game lain dari katalog raksasa yang tersedia tanpa perlu mengunduh aplikasi baru.

2. Kebebasan Berekspresi dan Kreativitas Tanpa Batas

Di FF dan ML, kreativitas pemain terbatas pada strategi permainan, pilihan hero, dan kustomisasi skin atau item yang telah disediakan oleh pengembang.

Tujuan utamanya adalah menjadi yang terbaik dalam kerangka aturan yang sudah ada.

Roblox membalik konsep ini.

Daya tarik utamanya justru terletak pada kebebasan untuk mencipta. Dengan Roblox Studio, platform ini memberikan alat bagi siapa saja, bahkan anak-anak, untuk belajar dasar-dasar game development dan mempublikasikan karya mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Soroti Bahaya di Balik Game Roblox yang Digandrungi Anak

Pemerintah Soroti Bahaya di Balik Game Roblox yang Digandrungi Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:42 WIB

Mengapa Game Roblox Bakal Dilarang di Indonesia?

Mengapa Game Roblox Bakal Dilarang di Indonesia?

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 09:24 WIB

74 Kode Redeem FF Hari Ini 6 Agustus 2025: Panen Bundle Akatsuki, Skin Naga, dan Token Itachi Gratis

74 Kode Redeem FF Hari Ini 6 Agustus 2025: Panen Bundle Akatsuki, Skin Naga, dan Token Itachi Gratis

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:44 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB