Diciduk KPK Usai Rakernas Nasdem, Karier Politik Bupati Koltim Abdul Azis Diwarnai Kontroversi

Wakos Reza Gautama

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:30 WIB
Diciduk KPK Usai Rakernas Nasdem, Karier Politik Bupati Koltim Abdul Azis Diwarnai Kontroversi
Karier politik Bupati Koltim Abdul Azis [Suara.com/Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis akhirnya diciduk juga oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah sempat membantah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Penyidik KPK menangkap Abdul Azis usai menjalani agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8/2025) malam.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan Azis langsung diperiksa penyidik KPK di Polda Sulawesi Selatan. “(OTT Bupati Koltim) setelah selesai Rakernas (NasDem)," ujarnya.

KPK sebelumnya mengungkapkan tujuh orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) sudah diamankan.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, tujuh orang yang diamankan itu terdiri dari pihak swasta dan pegawai negeri sipil (PNS). Dia juga meyakini adanya pihak dari penyelenggara negara yang terjaring OTT ini.

Karier Politik Abdul Azis

Abdul Azis lahir di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), 5 Januari 1986. Sebelum menjadi politisi, dia adalah anggota Polri yang bertugas di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan pangkat Ajun Insektur Polisi dua (Aipda).

Dia bertugas di Bintara Unit (Banit) I Subdirektorat I Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sultra sejak tahun 2004.

Sebagai polisi, dia pernah bertugas sebagai ajudan Gubernur Sultra, Ali Mazi. Inilah awal mula dirinya tertarik ke dunia politik dan mulai dikenali masyarakat. Azis lalu memutuskan pensiun dini sebagai polisi.

baca juga

Azis mendapatkan gelar sarjana hukum di Universitas Sultra lalu melanjutkan studi S2 Magister Hukum di perguruan tinggi yang sama.

Karier politiknya naik ketika terjadi kekosongan kekuasaan di Kabupaten Koltim. Awalnya Koltim dipimpin Bupati Samsul Bahri Madjid dan wakilnya Andi Merya Nur yang dilantik pada 26 Februari 2021.

Lalu 21 hari kemudian, Samsul Bahri meninggal dunia akibat serangan jantung usai bermain sepak bola pada 19 Maret 2021.

Wafatnya Samsul membuat Wakil Bupati Koltim Andi Merya Nur naik menjadi bupati pada 14 Juni 2021. Apesnya, tiga bulan kemudian, Andi Merya Nur ditangkap KPK pada 21 September 2021.

Alhasil terjadi kekosongan kekuasaan di Kabupaten Koltim. Gubernur Sultra Ali Mazi lalu menunjuk Penjabat Sekda Koltim Iqbal Tonggoasa menjadi pelaksana harian Bupati Koltim.

Di sisi lain, DPRD Koltim menggelar pemilihan Wakil Bupati Koltim. Gerindra, PAN dan Demokrat sepakat merekomendasikan Abdul Azis sedangkan PDIP mengajukan Diana Massi.

Pada pemilihan yang digelar DPRD Kolaka Timur pada Kamis (28/7/2022), Abdul Aziz memperoleh 13 suara sedangkan Diana Massi 11 suara dari 24 anggota dan pimpinan DPRD yang memilih. Satu anggota DPRD dari PBB absen.

Dengan begitu, mantan anggota kepolisian itu terpilih menjadi Wakil Bupati Kolaka Timur sisa masa jabatan 2021-2026.

Dia pun menjadi Wakil Bupati Koltim sekaligus Plt Bupati Koltim. Lalu Abdul Azis dilantik sebagai Bupati defenitif Kolaka Timur di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin 27 November 2023.

Pada Pilkada serentak 2024 lalu, Abdul Azis kembali maju berpasangan dengan Yosep Sahaka. Mereka berhasil menang.

Terseret Kasus Suap

Di saat sudah menjadi Bupati Koltim, proses pemilihan Abdul Azis sebagai wakil bupati di tahun 2022 bermasalah. Kejari Kolaka mengendus adanya dugaan penyuapan dan gratifikasi dalam proses pemilihan tersebut.

Disebut-sebut anggota DPRD Koltim yang memilih Abdul Azis sebagai wabup menerima sejumlah uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat sebagai imbalan atas dukungannya kepada Abdul Azis.

Abdul Azis sendiri sempat diperiksa penyidik Kejari Kolaka dalam perkara ini. Hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:57 WIB

Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Jadi Sorotan, Nadiem Makarim 'Sibuk' Hadapi Kejagung dan KPK

Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Jadi Sorotan, Nadiem Makarim 'Sibuk' Hadapi Kejagung dan KPK

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:54 WIB

Kasus Google Cloud Kemendikbudristek: KPK dan Kejagung Bergerak Bersama! Targetnya...

Kasus Google Cloud Kemendikbudristek: KPK dan Kejagung Bergerak Bersama! Targetnya...

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:04 WIB

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:33 WIB

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB