Rismon Bongkar Pengakuan di Balik Layar Eks Rektor UGM: Cabut Ucapan karena Diteror Relawan Jokowi?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:38 WIB
Rismon Bongkar Pengakuan di Balik Layar Eks Rektor UGM: Cabut Ucapan karena Diteror Relawan Jokowi?
Rismon Bongkar Pengakuan di Balik Layar Eks Rektor UGM: Cabut Ucapan karena Diteror Relawan Jokowi?

Suara.com - Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiolan Sianipar mengungkap pengakuan 'di balik layar' mantan Rektor UGM, Sofian Effendi meski telah menarik ucapan soal ijazah mantan Presiden Jokowi.

Berdasar keterangannya di sebuah siniar yang tayang di Youtube, Rismon menyebut jika Sofian meminta agar perjuangannya tetap dilanjutkan.

Dalam siniar tersebut, Rismon awalnya mengungkap alasan Sofian Effendi mencabut ucapannya soal Jokowi karena diintimidasi. Dia bahkan mengungkap pihak yang mengancam akan mempolisikan Sofian Effendi itu adalah kelompok relawan Jokowi.

"Bayangkan kalau seorang rektor saja 2002 sampai 2007 bisa dengan enteng diancam. Padahal itu harusnya menjadi bukti petunjuk oleh kepolisian, malah diancam dilaporkan," ujar Rismon dalam sebuah siniar yang dipantau pada Jumat (8/8/2025).

"Tetapi di balik layar, Profesor Sofian Effendi mengatakan lanjutkan untuk menegakkan kebenaran, itu di belakang layar gitu. Bisa kita konfirmasi," sambungnya.

Ahli forensik digital Rismon Sianipar dan sejumlah alumni UGM melaporkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo beserta dengan Rektor UGM Prof Ova Emilia ke Polda DIY, Selasa (22/7/2025) kemarin. [Hiskia/Suarajogja]
Ahli forensik digital Rismon Sianipar dan sejumlah alumni UGM melaporkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo beserta dengan Rektor UGM Prof Ova Emilia ke Polda DIY, Selasa (22/7/2025) kemarin. [Hiskia/Suarajogja]

Dia pun memaklumi alasan Profesor Sofian Effendi yang mencabut pernyataannya soal ijazah Jokowi karena ditakut-takuti akan dilaporkan ke polisi.

"Oleh karena itu, ya kita maklumi aja-lah Profesor Sofian Effendi sudah usia 80 tahun ya. Apalagi diancam, dilaporkan berurusan dengan polisi, tim apanya ini? Relawan-relawannya, bayarwan-bayar Jokowi ini," bebernya.

Lebih lanjut, Rismon juga mengungkap informasi soal Sofian Effendi diperiksa selama 12 jam oleh aparat kepolisian. Namun, dia berharap Profesor Sofian tidak mengalami intimidasi ketika diperiksa oleh polisi.

"Dan info terakhir Bang Profesor Sofyan Effendi diperiksa 12 jam enggak tahu oleh Polda DIY atau Polda Metro, 12 jam. Jadi mudah-mudahan itu pemeriksaan untuk mencari bukti petunjuk bukan bukti-bukti intimidasi gitu loh," bebernya. 

Lantaran disebut-sebut menerima ancaman, Rismon mengharapkan adanya dukungan besar dari publik kepada Profesor Sofian Effendi.

"Kita berharap Profesor Sufyan Effendi tetap tegak. Oleh karena itu, civil society kita harus kuat dong, harus bisa menyuarakan juga mendukung Profesor Sufan Effendi untuk mencari kebenaran ini," mintanya.

Diketahui, Sofian Effendi sebelumnya membuat pernyataan kontroversial karena menyebut Presiden ke-7 RI, Jokowi tidak pernah lulus dari Fakultas Kehutanan UGM. Ia bahkan menyebut ijazah Jokowi palsu dan mempertanyakan keabsahan data akademik yang dimiliki mantan Wali Kota Solo itu.

Ucapan itu disampaikan langsung di depan Rismon. Namun setelah viral dan memicu polemik, Sofian mendadak mencabut seluruh pernyataannya dan menyampaikan permintaan maaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar, Hakim Vonis Aipda Robig 15 Tahun Penjara: Coreng Citra Polri!

Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar, Hakim Vonis Aipda Robig 15 Tahun Penjara: Coreng Citra Polri!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:57 WIB

Murka Difitnah Jokowi, Rismon Sianipar Tantang Kapolri: Tangkap Saya jika Terbukti Ada Bohir!

Murka Difitnah Jokowi, Rismon Sianipar Tantang Kapolri: Tangkap Saya jika Terbukti Ada Bohir!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:54 WIB

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:14 WIB

Tak Percaya Punya Ijazah Asli, Profesor Ryaas Rasyid: Jokowi Pembohong, Dia Takut Ketauan!

Tak Percaya Punya Ijazah Asli, Profesor Ryaas Rasyid: Jokowi Pembohong, Dia Takut Ketauan!

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:14 WIB

Terkini

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB