Akibat Polemik Kenaikan PBB Bupati Pati, Mendagri Warning Kepala Daerah Lain

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:55 WIB
Akibat Polemik Kenaikan PBB Bupati Pati, Mendagri Warning Kepala Daerah Lain
Mendagri Tito Karnavian saat ditemui di Denpasar, Jumat (8/8/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Bupati Pati, Sudewo belakangan menjadi perbincangan usai menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Terbaru, Sudewo sudah membatalkan kebijakannya itu pada Jumat (8/8/2025).

Polemik tersebut juga menjadi perhatian bagi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

 Sejak kebijakan tersebut diperbincangkan, dia menyebut sudah menugaskan Direktur Jenderal (Dirjen) untuk menanyai terkait kebijakan itu. Termasuk juga soal aspek sosial dan substansinya.

Saat itu, Tito mengingatkan kepada Sudewo agar memperhatikan kemampuan rakyatnya dalam menyusun kebijakan.

Dia tidak menginginkan kebijakan yang disusun kepala daerah justru menjadi beban bagi masyarakat.

Saat itu pun, Sudewo menyebut akan melakukan evaluasi terkait kebijakannya itu sebelum akhirnya dibatalkan.

“Saya juga sampaikan ke bapak bupati dalam membuat kebijakan harus betul-betul mempertimbangkan kemampuan rakyat, jangan sampai membebankan rakyat,” ujar Tito saat ditemui di Denpasar, Jumat (8/8/2025).

“Sehingga setiap membuat kebijakan harus hati-hati, dampaknya ke rakyat kecil. Bapak bupati menyampaikan akan melakukan evaluasi,” imbuhnya.

baca juga

Kemudian, Tito juga mengaku sudah mendengar terkait pencabutan peraturan tersebut yang baru dilakukan pagi tadi.

Lantas, Tito meminta masyarakat agar kembali tenang dan melakukan aktivitasnya seperti biasa.

Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Pati sempat menyoraki Sudewo di tengah Kirab Budaya Pati pada Kamis (7/8/2025) kemarin. Para warga saat itu bahkan menuntut Sudewo agar turun dari jabatannya.

“Kemudian setelah dicabut, otomatis saya berharap masyarakat juga tenang kemudian bekerja seperti biasa. Saya kira pak bupati juga sudah mempertimbangkan semua masukan,” tuturnya.

Berkaca dari polemik tersebut, Tito mengingatkan agar kepala daerah lain dapat membuat kebijakan yang menekankan aspek sosial.

Bagaimana membuat kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Pati Sudewo Ancam yang Ganggu Pemerintahannya, Dikritik Kacang Lupa Kulit

Bupati Pati Sudewo Ancam yang Ganggu Pemerintahannya, Dikritik Kacang Lupa Kulit

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Data BPS Diragukan, CELIOS Kirim Surat Investigasi ke PBB, Ada Indikasi 'Permainan Angka'?

Data BPS Diragukan, CELIOS Kirim Surat Investigasi ke PBB, Ada Indikasi 'Permainan Angka'?

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:27 WIB

Suara Live! Bupati Sudewo Disoraki Warga, Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Pakai Uang Negara?

Suara Live! Bupati Sudewo Disoraki Warga, Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Pakai Uang Negara?

Video | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×