Dendam Bocah SD Berujung Maut di Muratara: Mengapa Kekerasan Anak Semakin Mengerikan?

Muhammad Ilham Baktora

Minggu, 10 Agustus 2025 | 20:49 WIB
Dendam Bocah SD Berujung Maut di Muratara: Mengapa Kekerasan Anak Semakin Mengerikan?
Kolase foto anak SD yang diduga membunuh teman MTs-nya di Muratara. (Instagram)

Namun, luka parah di lehernya membuat nyawa siswa MTs itu tak dapat diselamatkan.

Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.15 WIB.

Pihak kepolisian bersama perangkat desa segera mengamankan J untuk menghindari potensi amuk massa dan memulai proses hukum yang rumit, mengingat usia pelaku yang masih sangat belia.

"Dari hasil pemeriksaan, memang kebisaan pelaku selalu membawa gunting di kantongnya. Jadi dia bawa gunting itu bukan pas di hari kejadian, tapi sebelum kejadian juga sudah sering dibawanya," kata Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin.

Bukan Kasus Pertama, Puncak Gunung Es Kekerasan Anak

Tragedi di Muratara ini, sayangnya, bukanlah insiden tunggal.

Peristiwa serupa pernah terjadi di Garut pada 2018, di mana duel maut dua bocah SD juga dipicu masalah sepele dan berakhir dengan penusukan menggunakan gunting.

Berbagai kasus perundungan (bullying) yang berujung kekerasan fatal di lingkungan sekolah terus bermunculan di berbagai daerah, seolah menjadi wabah yang sulit dihentikan.

Data dari berbagai lembaga perlindungan anak menunjukkan tren peningkatan kasus kekerasan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku.

baca juga

Ini adalah lampu kuning yang menyala terang, menandakan ada sesuatu yang salah dalam cara kita mendidik dan membentuk karakter anak-anak.

Emosi yang tidak terkelola, ketidakmampuan menyelesaikan konflik secara sehat, dan minimnya rasa empati menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Sekolah dan Masyarakat: Di Mana Peran Penumbuh Empati?

Kasus ini secara brutal menyoroti kegagalan kolektif dalam menanamkan nilai-nilai dasar kemanusiaan.

Sekolah tidak boleh lagi hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan akademis.

Program anti-perundungan harus menjadi agenda wajib yang dijalankan secara serius, bukan sekadar formalitas.

Peran guru Bimbingan Konseling (BK) perlu diperkuat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menangani masalah psikologis siswa.

Pendidikan karakter dan social-emotional learning (SEL) harus menjadi bagian integral dari kurikulum.

Anak-anak perlu diajarkan cara mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka.

Mereka harus dilatih cara berempati—merasakan apa yang orang lain rasakan—dan menyelesaikan perselisihan tanpa harus menggunakan tinju atau senjata.

Di sisi lain, tanggung jawab ini tidak bisa hanya dibebankan ke pundak sekolah.

Keluarga adalah fondasi utama. Orang tua memiliki peran krusial dalam membangun kecerdasan emosional anak sejak dini.

Lingkungan masyarakat, termasuk konten yang dikonsumsi anak di media sosial dan game, juga turut membentuk persepsi mereka tentang kekerasan.

Ketika kekerasan dinormalisasi, anak-anak akan menganggapnya sebagai cara yang wajar untuk menyelesaikan masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Pemalu yang Gemetar Jika Bertemu Sir Alex Kini Calon Peraih Ballon d'Or 2025

Bocah Pemalu yang Gemetar Jika Bertemu Sir Alex Kini Calon Peraih Ballon d'Or 2025

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 14:41 WIB

4 Fakta Pilu Guru Meninggal Saat Nonton Sound Horeg Viral, Debat Panas pun Pecah

4 Fakta Pilu Guru Meninggal Saat Nonton Sound Horeg Viral, Debat Panas pun Pecah

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Ngevlog Sejak Usia 5 Tahun, Ini Cara Ryu Kintaro Bocah Perintis Bangun Personal Branding Sejak Dini

Ngevlog Sejak Usia 5 Tahun, Ini Cara Ryu Kintaro Bocah Perintis Bangun Personal Branding Sejak Dini

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:41 WIB

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:40 WIB

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:34 WIB

5 Produk Sunscreen yang Bagus untuk Mencegah Flek Hitam, Tekstur Ringan Sesuai Review

5 Produk Sunscreen yang Bagus untuk Mencegah Flek Hitam, Tekstur Ringan Sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:30 WIB

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:30 WIB

Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP

Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP

Sumbar | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:28 WIB

4 Inspo OOTD Girl Crush ala Chiquita BABYMONSTER yang Kekinian Buat Dicoba!

4 Inspo OOTD Girl Crush ala Chiquita BABYMONSTER yang Kekinian Buat Dicoba!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:25 WIB

×