Titiek Soeharto Cek Harga Beras di Kampung Menteri Pertanian, Ini Hasilnya!

Muhammad Yunus

Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:34 WIB
Titiek Soeharto Cek Harga Beras di Kampung Menteri Pertanian, Ini Hasilnya!
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengunjungi gudang Bulog Makassar, Senin 11 Agustus 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Suara.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menyoroti tingginya harga beras di Sulawesi Selatan meski provinsi ini dikenal sebagai lumbung beras nasional dengan stok melimpah.

Diketahui, harga beras di pasar jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Adapun merujuk pada Peraturan Bapanas Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Bapanas Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras atau HET, beras medium di Sulsel seharusnya ada di kisaran harga Rp12.500 per kilogram. Sementara untuk beras premium Rp14.900 per kilogram.

Namun di Pasar Daya Makassar, misalnya, harga beras medium tembus hingga Rp15.700 per kilogram dan beras premium Rp17.800.

Begitu pun di Pasar Pabaeng-Baeng. Beras medium Rp15.000 dan beras premium Rp17.000 per kilogram.

Kenaikan harga diduga dipicu oleh isu beras oplosan yang menyebabkan sejumlah merek beras ditarik dari pasaran. Kondisi ini pun memicu gejolak harga.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa normal kembali. Pers juga harus menyuarakan, di sini harganya lebih mahal," ujar Titiek dalam kunjungan ke Gudang Bulog Makassar, Senin, 11 Agustus 2025.

Politisi Gerindra itu mengingatkan agar Bulog dan Badan Pangan Nasional bisa aktif melakukan intervensi pasar melalui penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Titiek menekankan jika kondisi beras naik seperti sekarang ini, maka SPHP mestinya disalurkan.

baca juga

"Kalau harganya naik, mereka harus lepas SPHP supaya normal kembali. Jangan sampai kita dipermainkan pasar dengan harga ini, sebagai rakyatnya yang kena," tegasnya.

Berdasarkan data Bulog, stok SPHP di Sulsel saat ini mencapai 1.600 ton, sementara secara nasional terdapat 1,3 juta ton yang harus dihabiskan untuk stabilisasi harga hingga Desember 2025.

Kata Titiek, Bulog juga melaporkan bahwa khusus Sulawesi Selatan, stok beras di gudang ada 500 ribu ton.

Belum lagi ada cadangan beras, termasuk sisa impor tahun lalu yang kini masih ada. Sehingga, menurutnya, harga seharusnya bisa lebih terkendali.

Titiek juga memastikan agar sisa beras impor bisa mulai disalurkan secara bertahap.

"Jadi, berapa pun yang diperlukan Sulselbar, Bulog sanggup," jelas Titiek.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV juga meninjau mesin rice to rice milik Bulog yang mampu mengolah beras berkualitas rendah menjadi beras premium tanpa mengurangi nilai gizi.

Ia berharap daerah lain bisa meniru untuk menerapkan mesin itu. Hasilnya bahkan bisa dijual di Koperasi Merah Putih.

"Ini luar biasa. Mesin ini bisa membersihkan batu, gabah, dan membuat beras lebih bening dan bersih jadi premium," kata Titiek.

Ia menegaskan, proses tersebut bukan pengoplosan beras, melainkan peningkatan kualitas agar layak jual.

"Berasnya dicantikkan, tapi gizinya tetap sama. Jadi bagus kualitasnya yang dihasilkan," tambahnya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat terjadi inflasi secara year on year (y-on-y) pada Juli 2024 sebesar 1,74 persen.

BPS mengungkap komoditas beras jadi pemicu utama inflasi.

"Juli 2024 bila dibandingkan Juli 2023 terjadi inflasi sebesar 1,74 persen atau year on year," ucapnya, baru-baru ini.

Aryanto merinci inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks kelompok pengeluaran. Utamanya kelompok makanan, minuman, dan tembakau 3,13 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 0,72 persen.

Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,44 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,82 persen.

"Terjadi inflasi selama setahun sebesar 3,13 persen dengan andil sebesar 0,96 persen. Bila kita lihat komoditas yang dominan adalah beras. Beras selama setahun terakhir mengalami inflasi dengan andil sebesar 0,43 persen," jelasnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membedakan Beras Asli dan Oplosan, Kata Mentan Tetap Aman Dimakan?

Cara Membedakan Beras Asli dan Oplosan, Kata Mentan Tetap Aman Dimakan?

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Imbas Sebut Beras Oplosan Aman Dikonsumsi, Publik Murka Tantang Mentan Andi Amran: Lu Aja Makan!

Imbas Sebut Beras Oplosan Aman Dikonsumsi, Publik Murka Tantang Mentan Andi Amran: Lu Aja Makan!

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 11:22 WIB

Kapan Harga Beras Turun? Pemerintah Gelar Operasi Pasar Besar-besaran Hingga Desember 2025

Kapan Harga Beras Turun? Pemerintah Gelar Operasi Pasar Besar-besaran Hingga Desember 2025

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:25 WIB

Terkini

3 Hari Dilanda Karhutla, Lahan Gambut Tanjab Timur Terus Diburu Api

3 Hari Dilanda Karhutla, Lahan Gambut Tanjab Timur Terus Diburu Api

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

×