Keterlaluan! Gas Air Mata Tembus ke Masjid, Massa Demo Pati Tumbang di Tempat Wudu

Tasmalinda

Rabu, 13 Agustus 2025 | 22:33 WIB
Keterlaluan! Gas Air Mata Tembus ke Masjid, Massa Demo Pati Tumbang di Tempat Wudu
masyarakat yang berujuk rasa tumbang di masjid

Suara.com - Sebuah garis merah kemanusiaan diduga telah dilanggar dalam panasnya aksi unjuk rasa di Pati hari ini, Rabu (13/8/2025).

Di tengah kekacauan, asap putih pekat yang menyesakkan napas itu tidak lagi hanya menyebar di jalanan, tetapi juga merangsek masuk hingga ke area sakral sebuah masjid.

Sebuah video yang kini viral di media sosial merekam momen mengerikan saat gas air mata ditembakkan aparat hingga ke tempat wudu, membuat para demonstran yang mencari perlindungan tumbang tak berdaya.

Dalam kolase gambar yang mengguncang emosi publik, terlihat jelas selongsong gas air mata mendarat dan melepaskan asapnya hanya beberapa meter dari plang bertuliskan "TEMPAT WUDU PRIA".

Tempat yang seharusnya menjadi sumber air untuk bersuci dan menenangkan diri, justru berubah menjadi zona berbahaya yang dipenuhi gas pedih.

Pemandangan ini sontak memicu amarah dan kecaman luas.

"Keterlaluan Bgt! Polisi Tetap Tembakan Gas Air Mata Sampai Ke Area Masjid ke Para Pendemo Pati," menyuarakan kekecewaan dan kemarahan publik.

Dampak dari tindakan tersebut terekam dengan jelas di sisi lain gambar.

Beberapa demonstran yang diduga terpapar gas di area tersebut tergeletak lemas di tanah.

baca juga

Tim medis dengan sigap memberikan pertolongan pertama, memasangkan alat bantu pernapasan pada seorang pemuda yang tampak pingsan.

Wajah-wajah panik dari rekan-rekannya dan kesigapan tim medis melukiskan betapa mencekamnya situasi saat itu.

Masjid, dan tempat ibadah pada umumnya, secara tidak tertulis dianggap sebagai zona aman atau tempat suci yang seharusnya dihormati, bahkan dalam situasi konflik sekalipun.

Banyak demonstran yang berlari ke arah masjid bukan untuk melanjutkan aksi, melainkan untuk mencari perlindungan, menyelamatkan diri dari gas air mata, atau sekadar menggunakan air wudu untuk membasuh wajah dan mata yang perih.

Tindakan menembakkan gas air mata hingga memasuki area masjid inilah yang dianggap sebagai tindakan eksesif dan tidak proporsional.

Ini bukan lagi sekadar upaya membubarkan massa, tetapi telah melukai perasaan keagamaan dan melanggar batas etika penanganan unjuk rasa.

Bagi banyak pihak, menodai kesucian tempat ibadah dengan alat pengendali massa adalah sebuah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Kericuhan ini sendiri merupakan puncak dari kemarahan warga atas kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dianggap mencekik dan sikap arogansi pemerintah daerah.

Namun, potret pendemo yang tumbang di tempat wudu kini mengalihkan fokus.

Perdebatan tidak lagi hanya soal kebijakan pajak, tetapi telah bergeser menjadi sorotan tajam terhadap metode represif aparat keamanan.

Hingga kini, klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait alasan penembakan gas air mata hingga ke area masjid masih dinantikan.

Namun, gambar-gambar ini sudah terlanjur berbicara lebih keras, memicu gelombang simpati untuk para korban dan hujatan keras terhadap aparat yang dinilai telah bertindak keterlaluan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Bupati Pati Sudewo, Warganet: Kok Baru Sekarang?

KPK Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Bupati Pati Sudewo, Warganet: Kok Baru Sekarang?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:31 WIB

Gas Air Mata Kedaluwarsa di Demo Pati? Polisi Dituding Sengaja Pakai Stok Lama

Gas Air Mata Kedaluwarsa di Demo Pati? Polisi Dituding Sengaja Pakai Stok Lama

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:45 WIB

7 Momen Saat Ruang Sidang DPRD Pati Jatuh ke Tangan Rakyat, Kursi Ketua Jadi Sandera?

7 Momen Saat Ruang Sidang DPRD Pati Jatuh ke Tangan Rakyat, Kursi Ketua Jadi Sandera?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Viral Gas Air Mata Demo Pati di Perkampungan, Nyasar atau Sengaja Ditembakkan?

Viral Gas Air Mata Demo Pati di Perkampungan, Nyasar atau Sengaja Ditembakkan?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:47 WIB

'Pati Adalah Kunci': Tesis Neneng Rosdiyana yang Getarkan Jagat Maya dan Pertaruhkan Nasib Demokrasi

'Pati Adalah Kunci': Tesis Neneng Rosdiyana yang Getarkan Jagat Maya dan Pertaruhkan Nasib Demokrasi

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:37 WIB

Penembakkan Gas Air Mata di Demo Pati Memakan Korban: Kenali Bahaya yang Mengintai

Penembakkan Gas Air Mata di Demo Pati Memakan Korban: Kenali Bahaya yang Mengintai

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:38 WIB

Demo Pati Ricuh, Gas Air Mata Kembali Makan Korban: Apa yang Harus Dilakukan Saat Terpapar?

Demo Pati Ricuh, Gas Air Mata Kembali Makan Korban: Apa yang Harus Dilakukan Saat Terpapar?

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×