Tak Kenal Libur di Hari Kemerdekaan, 'Pasukan Oranye' Maknai Merdeka di Jalanan Ibu Kota

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 17 Agustus 2025 | 08:05 WIB
Tak Kenal Libur di Hari Kemerdekaan, 'Pasukan Oranye' Maknai Merdeka di Jalanan Ibu Kota
Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye tengah mengeruk lumpur dari saluran got. (Suara.com/Maylaffayza Adinda Hollaoena)

Suara.com - Bagi sebagian besar masyarakat, Hari Kemerdekaan adalah momen untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan merayakannya dengan gegap gempita.

Namun, bagi kebanyakan para pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye, roda perjuangan tak pernah berhenti berputar.

Di saat yang lain libur, mereka tetap menyusuri jalanan, memastikan kebersihan kota sebagai wujud cinta tanah air yang nyata.

Bagi Syahril, seorang pekerja PPSU di Lenteng Agung, kemerdekaan memiliki makna yang sangat personal dan mendalam.

Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan tidak hanya terjadi pada tanggal 17 Agustus, melainkan setiap hari dalam usahanya menafkahi keluarga.

“Arti kemerdekaan itu suatu hal yang untuk diri dan keluarga,” ujar Syahril.

“Istilahnya itu kemerdekaan bukan jatuh pada tanggal 17 saja ya, itu setiap hari kita juga udah kemerdekaan, kemerdekaan dalam hal untuk mencari nafkah keluarga supaya keluarga kita jadi bahagia, senang, dan gembira,” lanjutnya.

Rasa bangga terpancar jelas saat ia menjelaskan mengapa ia dan rekan-rekannya tetap bekerja di hari libur nasional. Baginya, ini adalah sebuah panggilan tugas yang tak bisa ditinggalkan.

“Sangat bangga sebagai PPSU walaupun di hari libur dan hari kemerdekaan. Kalau kita nggak ada di jalur, siapa yang mau bersihin jalan?” kata dia.

baca juga

Pandangan serupa juga datang dari Ramdoni, rekan Syahril sesama PPSU Lenteng Agung.

Ia melihat pekerjaannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, sebuah perjuangan fundamental sebelum memikirkan perjuangan yang lebih besar.

“Pekerjaan PPSU itu suatu pekerjaan yang berguna buat masyarakat, dan tanpa PPSU juga Jakarta nggak bakal sebersih sekarang,” kata Ramdoni.

“Kita juga berjuang agar masyarakat sehat, jadi sebelum memikirkan perjuangan yang lebih, kita mengutamakan kesehatan terlebih dahulu,” lanjutnya.

Momen paling membanggakan bagi Ramdoni adalah ketika ia bisa membantu warga secara langsung, seperti saat menangani banjir akibat saluran tersumbat.

"Kita berusaha untuk membantu masyarakat biar tidak terjadi lagi," tegasnya.

Bentuk perjuangan lain dimaknai oleh Dayat. Baginya, bekerja menjaga lingkungan agar tetap nyaman adalah wujud cinta tanah air, sekalipun terkadang tidak dihargai oleh sebagian orang.

Ia percaya bahwa perjuangan sesungguhnya adalah gotong royong.

Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye tengah mengeruk sampah dan kotoran dari saluran got. (Suara.com/Maylaffayza Adinda Hollaoena)
Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye tengah mengeruk lumpur dari saluran got. (Suara.com/Maylaffayza Adinda Hollaoena)

“Berjuang itu sama-sama gotong royong untuk masyarakat dan lingkungan,” ucap Pak Dayat singkat namun penuh makna.

Di tengah pengabdian itu, terselip harapan sederhana dari Nurhidayat. Ia hanya ingin pekerjaannya lebih terjamin di segala aspek. Ia pun menitipkan pesan tulus untuk generasi penerus bangsa.

“Mereka harus tetap semangat dan mencontoh orang-orang dulu yang bekerja tanpa pamrih untuk negara kebangsaannya,” kata Nurhidayat.

Pesan semangat juga disampaikan oleh Yeyen, pekerja PPSU lainnya. Sembari berharap kebaikannya akan selalu dikenang, ia berpesan kepada anak-anak muda, “Buat generasi muda tetap semangat, jauhi narkoba.”

Di tengah hiruk pikuk perayaan, para pahlawan kebersihan ini terus bekerja dalam sunyi.

Bagi mereka, kemerdekaan bukanlah sekadar upacara, melainkan keringat yang menetes setiap hari demi keluarga, lingkungan, dan negeri yang mereka cintai.

Artikel ini khusus dibuat Redaksi Suara.com dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia

Reporter : Maylaffayza Adinda Hollaoena

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Kemerdekaan ke-80 RI: Banjir Diskon Spesial di Bulan Agustus Mulai Roti Hingga Sushi

Rayakan Kemerdekaan ke-80 RI: Banjir Diskon Spesial di Bulan Agustus Mulai Roti Hingga Sushi

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya

Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya

Tekno | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 10:25 WIB

Anti Gosong, Ini 5 Rekomendasi Body Lotion SPF 50 untuk Lindungi Kulit saat 17-an

Anti Gosong, Ini 5 Rekomendasi Body Lotion SPF 50 untuk Lindungi Kulit saat 17-an

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:25 WIB

PPSU Ditabrak di Tanjung Barat: Pengakuan Sopir Bikin Miris, Ternyata...

PPSU Ditabrak di Tanjung Barat: Pengakuan Sopir Bikin Miris, Ternyata...

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 17:36 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×