Jangan Sampai Terlambat! Wamenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Gratis Sebelum Komplikasi

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:13 WIB
Jangan Sampai Terlambat! Wamenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Gratis Sebelum Komplikasi
Ilustrasi petugas tenaga medis melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada pelajar di SMPN 5, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/8/2025). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU]

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengingatkan pentingnya cek kesehatan gratis (CKG) sebagai langkah mendeteksi penyakit yang kerap tidak disadari masyarakat.

Menurutnya, banyak orang baru mengetahui dirinya sakit setelah mengalami komplikasi yang cukup parah.

"Tujuan dari pemeriksaan kesehatan ini adalah untuk mendeteksi penyakit-penyakit yang tidak diketahui sebelumnya dan tidak ada keluhannya. Karena kalau ada keluhannya sudah terlambat, sudah ada komplikasi," kata Dante usai meninjau pelaksanaan CKG di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ia mencontohkan kasus diabetes yang kini menjadi salah satu penyakit dengan angka prevalensi tinggi di Indonesia.

Data Kemenkes mencatat, sekitar 11 persen masyarakat Indonesia mengidap penyakit gula.

Namun yang menyadari kondisinya hanya seperempat dari jumlah tersebut.

"Jadi tiga perempat yang lainnya tidak diketahui (ada penyakit gula). Terus di Jakarta tadi saya laporkan ke Pak Menko, angka diabetes 1 dari 8 orang Jakarta itu diabetes. Waktu kita survei, yang ketahuan diabetes itu cuma 3 persen yang 9,8 persennya itu nggak tahu kalau dia diabetes," ungkapnya.

Dante mengingatkan, kondisi itu sangat berbahaya karena diabetes yang tidak terdiagnosis berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Terlebih, gula darah yang tinggi juga sering tidak menimbulkan gejala apa pun. 

"Hidden simptom ini tidak dideteksi, maka nanti akan berlanjut ke komplikasi yang lebih parah. Menjadi sakit jantung, ginjal, cucu darah, stroke, dan sebagainya," ucapnya.

Oleh sebab itu, Dante turut mendorong program pemeriksaan kesehatan gratis juga diadakan di kantor-kantor untuk memudahkan para karyawan.

"Maksudnya pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah momentum pribadi buat seseorang untuk mengetahui status kesehatannya" ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkes Ungkap Aturan Baru, Produk Tinggi Gula Bakal Diberi Label Lampu Merah

Wamenkes Ungkap Aturan Baru, Produk Tinggi Gula Bakal Diberi Label Lampu Merah

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:38 WIB

Menko Pratikno Minta Setiap Perusahaan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kantor untuk Karyawan

Menko Pratikno Minta Setiap Perusahaan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kantor untuk Karyawan

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:15 WIB

53 Juta Pelajar di Indonesia Jadi Target! Ada Apa dengan Cek Kesehatan Gratis Ini?

53 Juta Pelajar di Indonesia Jadi Target! Ada Apa dengan Cek Kesehatan Gratis Ini?

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 23:55 WIB

Terkini

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:35 WIB

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:10 WIB

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:49 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB