Tretan Muslim Blak-blakan Soal Bayaran Buzzer 02, Masa Cuma Segitu Slim?

Wakos Reza Gautama

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:36 WIB
Tretan Muslim Blak-blakan Soal Bayaran Buzzer 02, Masa Cuma Segitu Slim?
Tretan Muslim blak-blakan bayaran jadi buzzer Prabowo-Gibran. [instagram]

Suara.com - Komika Tretan Muslim blak-blakan mengenai perannya di lingkaran pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama Pilpres 2024, sebuah keterlibatan yang membuatnya lekat dengan tudingan sebagai "buzzer" Istana.

Tretan Muslim secara tegas menolak label tersebut. Ia meluruskan persepsi publik yang menganggapnya sebagai bagian dari mesin politik yang terikat kontrak miliaran dengan kewajiban unggahan yang terstruktur.

"Saya bukan bukan orang yang dikontrak untuk kamu harus ngeposting ini gini gini. Enggak. Saya bukan yang buzzer. Saya enggak tahu buzzer ada level-levelnya itu saya paketan buzer saya enggak tahu," tegasnya dikutip dari Youtube Guru Gembul.

Ia membedakan posisinya dengan para artis atau influencer lain yang mungkin memiliki ikatan lebih formal. "Karena mungkin ada artis-artis yang gitu yang harus datang kampanye, harus ngepost, harus joget-joget Oke gas. Dan saya bukan yang begitu," jelasnya lagi.

Menurutnya, keterlibatannya lebih bersifat sporadis dan berbasis undangan untuk acara-acara spesifik. Ia tidak terikat oleh Scope of Work (SOW) yang rigid, sebuah dokumen yang jamak ditemui dalam dunia pemasaran digital.

"Saya dipanggil untuk bantu support misalnya pas ke IKN terus pas debat cawapres saya suruh datang tapi saya tidak ada SOW 10 story lima pos saya enggak ada," jelasnya.

Lantas, apa yang mendorongnya berada di kubu 02? Tretan Muslim mengakui bahwa kedekatannya lebih kepada Gibran, yang ia kenal sebelum kontestasi dimulai, meski tidak terlalu akrab. Ada keyakinan personal yang mendasarinya.

"Jujur kalau Pak Prabowo waktu itu saya tidak terlalu banyak tahu soal beliau. Tapi kalau Gibran saya sudah kenal udah lama tapi bukan yang dekat banget gitu. Tapi ya saya ada keyakinanlah sama beliau gitu... kayak ini orang baik begitu dan bisa diharapkan bisa jadi perwakilan anak muda di pemerintahan begitu. Itu kan harapan," ungkapnya.

"Kayak Nge-Job, Bukan Kontrak Dukungan"

baca juga

Salah satu poin paling krusial dalam klarifikasinya adalah soal bayaran. Tanpa basa-basi, ia mengakui adanya imbalan finansial, namun membingkainya dalam konteks profesionalisme, bukan sebagai kontrak politik jangka panjang.

"Kalau saya memang sejujurnya ada uang transport gitu ada. tapi kalau dibilang kontrak miliaran tidak begitu. Ya kayak nge-job lah kalau kita bilang," ujarnya.

Seperti saat diundang ke IKN, Tretan Muslim mengaku diminta datang oleh Gibran melalui Chef Arnold. Muslim mengaku mendapatkan uang transportasi yang nilainya ia rahasiakan.

Ia mengaku nominal yang ia terima tidak sebesar para artis lain seperti Ria Ricis, Celine Evangelista, Paula Verhoeven dll, yang juga mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

"Mereka jauh lebih gede maksudnya. Kayaknya sih mereka ekstrem gede banget. Kalau aku yakin ekstrem gede banget kan mereka ya mereka di politik kagak ikut apa-apa. Tiba-tiba pas debat ada tiba-tiba joget bareng. Nah, pasti harus ada kontrak yang sangat besar," papar Muslim.

Ia ingin publik memahami bahwa setelah sebuah acara selesai, maka selesai pula "pekerjaannya". Tidak ada kewajiban untuk terus-menerus mempromosikan atau membela paslon tersebut.

"Saya sekali lagi seperti yang jelasin di awal dan kalau datang acara itu Ya, ada yang dibayar, ada yang enggak. Nah, itu saya anggap itu kayak nge-job kita QOL influencer suruh datang ke sini, memeriahkan insta-insta story dapat duit. Nah, saya menganggap seperti itu," paparnya.

Argumen terkuat yang ia sampaikan untuk membedakan dirinya dari buzzer adalah soal kebebasan pasca-pilpres.

Tretan Muslim menegaskan tidak ada perjanjian apa pun yang melarangnya untuk mengkritik pemerintah yang kini dipimpin oleh orang yang pernah ia dukung.

Baginya, kritik adalah bagian tak terpisahkan dari peran seorang warga negara, sekaligus materi utama dalam komedinya.

"Tapi maksudnya tidak boleh ngeritik Gibran tidak boleh tidak ada kontrak-kontrak seperti itu. Maka setelah pilpres, konten-konten saya juga ya lewat lewat komedi ngeritik kebijakan pemerintah," tegasnya.

Baginya, mendukung saat pemilu tidak berarti harus membela membabi buta saat berkuasa. "Kalau kita pilih kalau kita dukung salah ya tetap harus kita kritik dong," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Minta Presiden Prabowo Berantas Buzzer, Warisan Kerusakan Demokrasi 10 Tahun Jokowi?

Megawati Minta Presiden Prabowo Berantas Buzzer, Warisan Kerusakan Demokrasi 10 Tahun Jokowi?

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 16:12 WIB

APBN 2026 Banyak Dialihkan ke MBG, Padahal Tak Ada Perintah Makan Gratis dalam Konstitusi

APBN 2026 Banyak Dialihkan ke MBG, Padahal Tak Ada Perintah Makan Gratis dalam Konstitusi

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 18:36 WIB

Bantah Tudingan Penggunaan Buzzer, Dedi Mulyadi : Hasil dari Transparansi Anggaran Kepada Publik

Bantah Tudingan Penggunaan Buzzer, Dedi Mulyadi : Hasil dari Transparansi Anggaran Kepada Publik

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:23 WIB

Skenario Anies Baswedan Jika Gabung Kabinet Prabowo, Refly Harun Ungkap Misi Gantikan Gibran

Skenario Anies Baswedan Jika Gabung Kabinet Prabowo, Refly Harun Ungkap Misi Gantikan Gibran

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:56 WIB

Suara-Suara Kritis Ramai Dibungkam Buzzer, Najwa Shihab: Pertajam Nurani dan Empati

Suara-Suara Kritis Ramai Dibungkam Buzzer, Najwa Shihab: Pertajam Nurani dan Empati

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:54 WIB

Terkini

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Kronologis Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi karena Narkoba

Kronologis Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi karena Narkoba

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:04 WIB

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:53 WIB

×