Survei ISS: Ekonomi Rumah Tangga Rapuh, Tapi Kenapa Kepuasan pada Pemerintah Tetap Tinggi?

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:49 WIB
Survei ISS: Ekonomi Rumah Tangga Rapuh, Tapi Kenapa Kepuasan pada Pemerintah Tetap Tinggi?
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). [ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto/app/rwa]

Suara.com - Paradoks yang signifikan terungkap dari hasil survei terbaru Indonesian Social Survey (ISS) mengenai kualitas hidup masyarakat Indonesia. 

Pasalnya, di tengah kondisi kesejahteraan ekonomi rumah tangga yang dinilai paling rapuh, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah justru tercatat sangat tinggi.

Lembaga survei tersebut merilis temuan bahwa secara umum, kualitas hidup masyarakat Indonesia berada pada level 'cukup baik', namun dengan ketimpangan mencolok pada aspek ekonomi personal.

"Hasilnya, indeks kualitas hidup Indonesia berada di angka 65 dari 100—kategori “cukup baik," kata Direktur Eksekutif ISS, Whinda Yustisia, dalam paparan resminya di Jakarta, Kamis (20/8/2025).

Survei ini dilaksanakan secara nasional pada Juli 2025, menjangkau 2.200 responden di 38 provinsi. 

Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan confidence interval 95 persen dan margin of error (MoE) sebesar 2,5 persen.

Ekonomi Rumah Tangga Titik Terlemah

Analisis mendalam terhadap tujuh aspek kualitas hidup menunjukkan bahwa sektor ekonomi menjadi tantangan terbesar bagi masyarakat. 

Berikut rincian skor dari setiap aspek yang diukur:

  • Keamanan: 72,3
  • Rasa Percaya Sosial-Institusi: 70,2
  • Kesehatan: 70,1
  • Partisipasi Politik: 69,7
  • Kesejahteraan Psikologis: 67,3
  • Kualitas Lingkungan: 62,9
  • Kesejahteraan Ekonomi: 42,6

Skor kesejahteraan ekonomi yang hanya mencapai 42,6 menjadi yang terendah secara absolut, menandakan kerapuhan finansial di tingkat rumah tangga.

"Hasil ini menegaskan, orang Indonesia merasa cukup bahagia, aman, sehat, dan punya kepercayaan terhadap sesama maupun institusi negara. Tapi di balik itu, ekonomi rumah tangga tampak paling rapuh, skornya 42,6 terendah dari semua aspek," kata Whinda.

Ironisnya, di tengah kerapuhan ekonomi tersebut, survei ISS juga menemukan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah yang mencapai 78 persen. 

Indonesian Social Survey (ISS) memaparkan hasil survei yang menunjukan adanya paradoks antara kesejahteraan ekonomi rapuh justru kepercayaan terhadap pemerintah cenderung tinggi. [Suara.com/Yaumal]
Indonesian Social Survey (ISS) memaparkan hasil survei yang menunjukan adanya paradoks antara kesejahteraan ekonomi rapuh justru kepercayaan terhadap pemerintah cenderung tinggi. [Suara.com/Yaumal]

Angka yang tinggi ini memunculkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya menjadi pendorong utama persepsi positif publik.

Whinda menjelaskan bahwa kepuasan tersebut tidak berkorelasi langsung dengan kondisi dompet masyarakat. 

Dari 39 indikator kualitas hidup yang diuji, hanya 8 indikator yang secara signifikan menjelaskan tingginya kepuasan publik, dan sebagian besar bersifat non-ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Litbang Kompas: Dedi Mulyadi Buruk Soal Lapangan Pekerjaan di Jabar

Survei Litbang Kompas: Dedi Mulyadi Buruk Soal Lapangan Pekerjaan di Jabar

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:28 WIB

Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik

Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik

Tekno | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:34 WIB

Sentuhan Manusia Jadi Kunci Keberhasilan AI di Era Inovasi Digital

Sentuhan Manusia Jadi Kunci Keberhasilan AI di Era Inovasi Digital

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:26 WIB

Terkini

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

News | Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB